• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Korupsi Sertifikasi K3 di Kemenaker: Wamenaker Noel Jadi Tersangka, Kronologi dan Dampaknya bagi Dunia Kerja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel (IEG) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

redaksi by redaksi
Agustus 22, 2025
in Hukum
0
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korupsi Sertifikasi K3 di Kemenaker: Wamenaker Noel Jadi Tersangka, Kronologi dan Dampaknya bagi Dunia Kerja

Gi-media.com Jakarta, 22 Agustus 2025 — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel (IEG) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penetapan tersangka ini menandai eskalasi penegakan hukum terhadap praktik korupsi yang telah berlangsung di Kementerian Ketenagakerjaan sejak 2019.

Kronologi Korupsi Sertifikasi K3
Praktik pemerasan sertifikasi K3 ini pertama kali terjadi sejak 2019, ketika sejumlah pihak di Kemenaker memanfaatkan posisi dan wewenang untuk meminta “jatah” atau uang dari perusahaan maupun peserta yang mengurus sertifikat K3. Tujuannya jelas: memperoleh keuntungan pribadi dengan mengabaikan prosedur legal yang seharusnya menjamin keselamatan pekerja.

ADVERTISEMENT

Sejak Oktober 2024, Immanuel Ebenezer menjabat sebagai Wamenaker. KPK menyatakan, meski mengetahui praktik tersebut, Noel tidak mengambil langkah pencegahan atau pemberantasan. Justru, ia disebut turut meminta jatah pemerasan yang terjadi.

BeritaTerkait

RDP di DPRD Jadi Bukti, Rukun Wargi Sumedang dan Masyarakat Adat Kompak Tolak PLTP Tampomas

10 jam ago

Bull Casino im Praxistest: Glanz, Grenzen und ein teurer Fehler

22 jam ago

NetWrix Auditor Standalone FileCR

22 jam ago

Kawal UU PPRT, Mahasiswa Hukum UNDIP Temui Kemnaker, Kemenkum dan BPHN Bawa 8 Rekomendasi

23 jam ago

“Dari peran IEG itu, ia tahu dan membiarkan, bahkan meminta,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (22/8/2025).

Daftar Tersangka dan Peran Mereka
Dalam kasus ini, total 11 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini menjalani penahanan awal selama 20 hari di Rutan KPK. Mereka antara lain:

1. Irvan Bobby Mahendro – Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 (2022–2025)

2. Gerry Aditya Herwanto Putra – Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja (2022–sekarang)

3. Subhan – Subkoordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 (2020–2025)

4. Anitasari Kusumawati – Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja (2020–sekarang)

5. Immanuel Ebenezer Gerungan – Wamenaker

6. Fahrurozi – Dirjen Binwasnaker dan K3 (Maret 2025–sekarang)

7. Hery Susanto – Direktur Bina Kelembagaan (2021–Februari 2025)

8. Sekarsari Kartika Putri – Subkoordinator

9. Supriadi – Koordinator

10. Temurila – PT KEM Indonesia

11. Miki Mahfud – PT KEM Indonesia

Dari daftar ini terlihat pola sistemik, mulai dari koordinasi internal hingga pihak swasta yang diduga ikut memfasilitasi praktik ilegal.

Dampak Korupsi K3 terhadap Dunia Kerja
Korupsi dalam sertifikasi K3 bukan sekadar pelanggaran administratif. Dampaknya langsung dirasakan oleh pekerja dan perusahaan:

Risiko keselamatan meningkat: Sertifikat K3 yang diperoleh melalui jalur pemerasan tidak menjamin standar keselamatan, sehingga pekerja berpotensi mengalami kecelakaan.

Merusak iklim usaha: Perusahaan yang patuh pada prosedur sah dirugikan oleh praktik tidak etis ini.

Menurunkan kepercayaan publik: Praktik pemerasan melemahkan citra pemerintah dan lembaga yang seharusnya menjadi pengawas dan pelindung pekerja.

Langkah KPK ke Depan
KPK menegaskan komitmen untuk menindak tegas seluruh pihak yang terlibat, tanpa pandang jabatan atau posisi. Penahanan dan proses hukum terhadap 11 tersangka adalah langkah awal untuk membongkar seluruh jaringan pemerasan dan korupsi di Kemenaker.

KPK juga mengimbau perusahaan, pekerja, dan publik untuk tetap waspada terhadap praktik ilegal dan melaporkan dugaan pelanggaran, agar sertifikasi K3 kembali berjalan sesuai regulasi yang menjamin keselamatan kerja.

Kesimpulan
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya integritas, transparansi, dan pengawasan yang ketat di sektor pelayanan publik. Korupsi sertifikasi K3 tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga membahayakan keselamatan pekerja dan reputasi dunia usaha. Penegakan hukum yang tegas oleh KPK diharapkan memulihkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat budaya kepatuhan di seluruh lapisan pemerintahan.

Previous Post

Warga Simpang Benteng Batu Bara Resah! Aparat di Harapkan Patroli Malam 

Next Post

Kapal Geomarin III: Menyibak Laut Nusantara, Merangkai Wawasan Energi dan Budaya

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Hukum

DPD PGR Sukabumi Gelar Rapat Konsolidasi, Matangkan Kebutuhan Sekretariat Legos

by Muhammad Dimas Aditya
Oktober 25, 2026
0

SUKABUMI, Gi-media.com, - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Rakyat (PGR) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat konsolidasi internal pada Sabtu (24/10/2026)...

Read more

Fakta RDPU 21 Oktober: Bupati Tak Hadir, 22.514 Hektare Gunung Tampomas Sudah Diajukan Geothermal Tanpa Kajian

Oktober 25, 2026

007: First Light Deluxe Edition Crack Fixed GOG Release

Oktober 24, 2026

DI MANA TAKDIR NEGERI NUSANTARA

Oktober 24, 2026

RDP di DPRD Jadi Bukti, Rukun Wargi Sumedang dan Masyarakat Adat Kompak Tolak PLTP Tampomas

Oktober 24, 2026

Bull Casino im Praxistest: Glanz, Grenzen und ein teurer Fehler

Oktober 24, 2026
Next Post
Kapal Geomarin III: Menyibak Laut Nusantara, Merangkai Wawasan Energi dan Budaya

Kapal Geomarin III: Menyibak Laut Nusantara, Merangkai Wawasan Energi dan Budaya

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,502)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (294)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,784)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (179)
  • Nasional (619)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,072)
  • TNI/POLRI (209)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara