Simalungun – Menindak lanjuti sengketa tanah antara warga Nagori Perlanaan dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), Pemerintahan Kecamatan Bandar memfasilitasi pertemuan antara warga dan PT KAI di Ruang Harongguan Kantor Camat Bandar. Senin (1/7).
Turut hadir pada acara tersebut Camat Bandar Tagon Sihotang, Danramil 06 Perdagangan Kapten Inf. Totok Ragil Saputro, Perwakilan Polsek Perdagangan Kanit Intel IPTU A.S Damanik, Manajer Aset PT KAI Sumatera Utara Dedi bersama anggota, dan seratusan warga Nagori Perlanaan.
Pada pertemuan itu Camat Bandar Tagon Sihotang mengatakan, bahwa pada pertemuan antara warga dan pihak PT KAI, Pemerintah Kecamatan Bandar memfasilitasi pertemuan untuk mencari solusi dan jalan keluar atas permasalahan tanah antara warga dengan PT KAI di Nagori Perlanaan, ucapnya.
Tagon Sihotang juga meminta pada pihak PT KAI untuk memikirkan dan menghargai hak warga Nagori Perlanaan, sebab sebagian tanah warga sudah bersertifikat,kepada warga Tagon meminta untuk dapat menyelesaikan masalah dengan kepala dingin jangan terbawa emosi atau melakukan hal anarkis,semoga adan solusi yang terbaik untuk kedua belah pihak, ucap Camat.
Menindak lanjuti pertanyaan warga, Dedi sebagai Manajer Aset PT KAI Sumatera Utara mewakili PT KAI mengatakan bahwa tidak ada niat PT KAI, untuk menimpali SHM masyarakat yang sudah ada, SHM warga yang sudah terbit tetap berlaku sampai pengadilan membatalkan.
Untuk saat ini tidak ada rencana penggusuran atau penertiban oleh PT KAI,sesuai permintaan warga dan usulan Camat Bandar, pihak PT KAI akan menghentikan pemasangan patok dan plang di daerah huta Karang Asem Nagori Perlanaan, karena masih adanya sanggahan dan gugatan dari warga, ucapnya.
Dedi juga mengatakan , dalam hal penanda tanganan berkas oleh Pangulu Nagori Perlanaan atas pengukuran aset PT KAI di Nagori Perlanaan Berkas yang sudah ditanda tangani Pangulu Nagori Perlanaan, saat ini sudah diserahkan di BPN untuk pembuatan sertifikasi aset.
Bila Pangulu Nagori Perlanaan ingin mencabut berkas yang sudah ditanda tangani, bisa berkoordinasi dengan pihak BPN atau notaris PT KAI,ucapnya.pertemuan sangat berbeda dengan pertemuan awal di Kantor Nagori Perlanaan yang berlangsung panas, pertemuan warga dengan pihak PT KAI di Kantor Camat Bandar, berjalan tertib, aman dan lancar.(*)





















Discussion about this post