Luput Dari Pengawasan, Pekerjaan Jaringan Irigasi Di Raja Humbang Dikerjakan Asal-Asalan

0 0
Read Time2 Minute, 12 Second

GI-Media.com || Simalungun Sumut – Pekerjaan jaringan irigasi di Raja Humbang Habatu kecamatan Hutabayu Raja dinilai dikerjakan asal jadi, hal itu terlihat dari mulai memasang batu padas di atas pondasi lama, sampai memasang batu padas didalam air tanpa campuran semen.

Proyek jaringan irigasi yang bertujuan untuk perbaikan irigasi tersebut, sumber dananya dari APBD – LOAN Provinsi Sumatera Utara tahun 2020, dengan hitungan satuan, Unit Price, PT Lintong BANGUN MAKMUR dipercaya melaksanakan pekerjaan proyek tersebut, dan penanggung jawabnya UPT-PI Bah Bolon, Dinas Sumber daya Air, Cipta karya dan tata ruang provinsi sumatera utara, mulai dikerjakan pada 21 April 2020 berahir 17 Nopember 2020.

Sayangnya pengerjaan proyek tersebut menimbulkan protes warga yang akan menerima manfaat irigasi tersebut, seperti dijelaskan Mar, warga sekitar proyek, pada keteranganya dia mengatakan, “pekerjaan proyek tersebut dikerjakan asal jadi, sebab pihak pemborong ada menyusun batu saja didalam air tanpa ada campuran semen, setelah sampai dipermukaan air baru dipasang pakai semen, begitu juga pihak pemborong memasang batu diatas pondasi lama, Masyarakat meyakini bangunan irigasi tersebut tidak akan bertahan lama, kita berharap pada dinas terkait agar melakukan pengawasan yang maksimal, pada pekerjaan tersebut” jelas Mar.

“Penyimpangan jumlah volume fisik bangunan bisa mengurangi kwalitas bangunan dan akan muda hancur, kasus semacam itu bukan kali pertama terjadi, berapa banyak infrastruktur yang rusak sebelum mencapai usia layak pakai, hal itu dapat dipastikan akibat dari penyelewengan pada saat proses pelaksanaan.

“Bukan tentang pengurangan kuantitas saja yang bisa merugikan keuangan Negara,namun kualitas bisa lebih dominan merugikan keuangan Negara” tegasnya Ruslan Purba.

Masi Keterangan Ruslan, “Gambar rencana termasuk bagian dari kontrak yang telah disepakati bersama antara pengguna dengan penyedia barang/jasa, hingga sekaligus sebagai acuan dalam pelaksanaan, bila dilanggar logikanya bukan hanya sanksi perdatanya saja namun, juga mengadung unsur pidana karena menyakut uang Negara yang notabennya merupakan uang Rakyat.

Bestek atau Spek dibuat oleh akhli tekhnik kontruksi yang tentunya telah memenuhi pesyaratan baik kualitas maupun kuantitas kontruksi dan itu telah disetujui kedua belah pihak, perjanjian yang telah tertuang didalam kontrak, bila diantaranya ada yang melanggar menurut hukum harus mendapat sanksi, apalagi pelanggaran tersebut dilakukan secara sengaja demi keuntungan pribadi.

Kita Berharap Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Utara dan pihak-pihak yang terkait pada pembangunan irigasi di Raja Humbang, segera turun dan cek kondisi bangunan itu, beri sangsi pada PT.Lintong Bangun Makmur yang kami nilai pekerjaan irigasi itu suda lari dari kontrak, jelas Ruslan Purba.

Sampai berita ini sampaikan pada redaksi, reporter kami belum dapat menemui Direktur PT.Lintong Bangun Makmur, sementara seseorang bermarga Tambunan yang di informasikan sebagai pelaksana,saat dihubungi nomor yang bersangkutan di pegang anaknya” ini bukan nomor bapak, ini nomor anaknya, katanya

(Rus-TS)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan