• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Daerah

Dari Kare-Kare hingga Rumah Pintar: Tabek Talang Babungo Menjahit Harapan Bersama Astra

Semua mulai berubah ketika Tabek Talang Babungo dipilih sebagai salah satu Kampung Berseri Astra (KBA)

redaksi by redaksi
Agustus 27, 2025
in Daerah
0
Dari Kare-Kare hingga Rumah Pintar: Tabek Talang Babungo Menjahit Harapan Bersama Astra
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gi-media.com SOLOK, SUMATERA BARAT – Pagi di Kampung Tabek Talang Babungo terasa begitu sederhana: segelas minuman tebu hangat tersaji di atas meja kayu, sepiring kare-kare menemani, dan senyum tulus warga yang menyambut tamu satu per satu. Di halaman sekolah, denting musik tari piring mengalun, dimainkan anak-anak dengan gerakan penuh semangat. Gambaran kecil ini seakan menegaskan bahwa kampung di lereng Bukit Barisan ini bukan hanya menyimpan keindahan alam, tetapi juga energi kebersamaan yang jarang ditemukan di tempat lain.

Namun, kisah Tabek Talang Babungo tidak selalu seindah sekarang. Dulu, kampung ini dikenal sebagai wilayah miskin dan terisolir. Jalan terjal, minimnya akses pendidikan, serta kurangnya peluang ekonomi membuat warga kerap harus bertahan hidup dengan keterbatasan. “Kami dulu hanya bisa bermimpi. Mau sekolah tinggi susah, mau jual hasil tani terbatas,” kenang salah seorang warga.

Semua mulai berubah ketika Tabek Talang Babungo dipilih sebagai salah satu Kampung Berseri Astra (KBA). Program ini hadir bukan untuk menggantikan kearifan lokal, melainkan menjadi sahabat perjalanan yang memberi dorongan agar langkah-langkah kecil warga bisa melaju lebih jauh.

ADVERTISEMENT

 

BeritaTerkait

Buka Festival Seni Qasidah XIX, Sekda Tebing Tinggi Tekankan Penguatan Karakter Dan Pelestarian Budaya

Buka Festival Seni Qasidah XIX, Sekda Tebing Tinggi Tekankan Penguatan Karakter Dan Pelestarian Budaya

1 minggu ago
Pimpin Entry Briefing, Pangdam IV/ Diponegoro Tekankan Profesionalisme Prajurit dan Sinergi Dukung Program Pemerintah    

Pimpin Entry Briefing, Pangdam IV/ Diponegoro Tekankan Profesionalisme Prajurit dan Sinergi Dukung Program Pemerintah   

1 minggu ago
Pemko Tebing Tinggi Tegaskan Transparansi pelayanan Publik

Pemko Tebing Tinggi Tegaskan Transparansi pelayanan Publik

2 minggu ago
Kapolda Sumsel Kunjungi Kodam II/Sriwijaya, TNI-Polri Perkuat Koordinasi

Kapolda Sumsel Kunjungi Kodam II/Sriwijaya, TNI-Polri Perkuat Koordinasi

2 minggu ago

Menjahit Asa dengan Gotong Royong

Tokoh Penggerak Kampung Berseri Astra Tabek Talang Babungo, Kasri Satra, menjadi figur penting dalam transformasi ini. Ia mengajak warganya untuk menatap masa depan tanpa meninggalkan akar budaya. “Rumah Pintar dibangun dari gotong royong. Dukungan dari Astra berupa peralatan dan pendampingan, tapi semangatnya lahir dari warga sendiri,” ujar Kasri.

Dari sinilah kemudian lahir inovasi berantai: rumah produksi gula semut, rumah maggot, bank sampah, hingga kolam ikan. Setiap inisiatif terhubung satu sama lain. Limbah organik gula semut dialihkan ke rumah maggot untuk pakan ternak, sedangkan limbah anorganik masuk ke bank sampah yang dikelola ibu-ibu kampung. Hasil penjualan sampah diputar kembali untuk pendidikan dan kesehatan, bahkan untuk beasiswa pemuda Tabek Talang Babungo hingga ke Jepang.

Rumah produksi gula semut kini dikelola 20 keluarga dengan produksi mencapai 50 kilogram per hari, dipasarkan bukan hanya di Sumatra Barat, tetapi juga Jakarta dan Batam. Dari dapur sederhana di kampung, produk lokal ini menembus pasar nasional.

 

Dari Kare-Kare ke Kampung Wisata Edukasi

Kini, Tabek Talang Babungo tidak lagi identik dengan keterbatasan. Desa ini berkembang menjadi kampung wisata budaya dan edukasi, tempat orang belajar bagaimana hidup berdampingan dengan alam.

Ada 45 homestay yang siap menampung pengunjung. Dari jendela rumah kayu, wisatawan dapat menyaksikan kabut tipis yang turun di pagi hari, atau menikmati kopi tubruk sambil memandang hamparan kebun tebu. Para pengunjung bisa ikut memanen tebu, belajar membuat gula semut, hingga menyaksikan anak-anak menari piring di panggung kecil kampung.

Rumah Pintar pun menjadi magnet tersendiri. Di sana, anak-anak belajar membaca, menulis, hingga mengakses teknologi sederhana. Para ibu membagi keterampilan menganyam, memasak tradisional, hingga mengelola bank sampah. Sementara para pemuda mengelola wisata alam dan membuat jalur trekking yang menghubungkan kampung dengan hutan kecil di sekitarnya.

 

Inspirasi dari Roadshow Astra

Kisah Tabek Talang Babungo juga menjadi inspirasi dalam Roadshow Kedua Lomba Foto Astra & Anugerah Pewarta Astra 2025 yang digelar pada 3 Agustus lalu. Lebih dari 100 peserta — jurnalis, mahasiswa, komunitas fotografi, hingga warga — hadir langsung.

Mereka belajar fotografi dan menulis bersama Redaktur Pelaksana Antara Foto Prasetyo Utomo dan Redaktur Harian Haluan Afrianita, sekaligus menyimak cerita Kasri tentang bagaimana kampungnya bangkit. “Kampung ini tidak hanya menyimpan warisan, tapi juga semangat untuk mempertahankannya. Kehadiran peserta roadshow membuat kami yakin cerita ini bisa menjangkau lebih jauh,” ungkap Kasri.

 

Sejalan dengan SDGs, Menjaga Tradisi dan Lingkungan

Program Kampung Berseri Astra sejalan dengan komitmen Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Di Tabek Talang Babungo, nilai keberlanjutan tidak berhenti pada jargon. Alam dijaga lewat sistem pengelolaan sampah dan konservasi kebun, tradisi dilestarikan melalui seni tari dan kuliner, sementara ekonomi tumbuh lewat UMKM lokal yang makin percaya diri menembus pasar luar daerah.

Hasilnya adalah ekosistem mandiri: setiap keluarga memiliki peran, setiap limbah punya tujuan, dan setiap anak mendapat ruang untuk bermimpi lebih tinggi.

 

Jejak Harapan dari Bukit Barisan

Kini, Tabek Talang Babungo menjadi bukti nyata bagaimana desa yang dulu terpinggirkan bisa menjelma menjadi desa Astra sejahtera. Transformasi ini tidak lahir dari bantuan semata, tetapi dari kombinasi gotong royong warga, kepemimpinan lokal, dan dukungan mitra seperti Astra.

Dari kare-kare yang tersaji hangat, denting piring di tangan anak-anak, hingga suara mesin produksi gula semut, semuanya bercerita tentang satu hal: masa depan bisa dijahit dari tradisi, asal diberi ruang dan semangat untuk tumbuh.

Tabek Talang Babungo, desa kecil di lereng Bukit Barisan, kini berdiri sebagai contoh bagaimana kesejahteraan, budaya, dan lingkungan bisa berjalan bersama.

 

Tags: astraKampung astra berseriKampung berseri astrasatu gerakansatugerakanterusberdampak
Previous Post

Saatnya Akhiri Patriarki! Perempuan Papua Menjawab dengan Energi dari Sagu

Next Post

Gerakan Pangan Murah dan Kempling Semar, Wujud Komitmen Pemkot Semarang Jaga Stabilitas Harga

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Serahkan Bantuan Pangan,Wali Kota Tebing Tinggi Mintak Bantuan Tidak Diperjualbelikan
Daerah

Serahkan Bantuan Pangan,Wali Kota Tebing Tinggi Mintak Bantuan Tidak Diperjualbelikan

by RISS
Oktober 27, 2026
0

Gi-Media.Com [ Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menghadiri sekaligus menyerahkan bantuan pangan berupa beras bagi keluarga kurang...

Read more

Probiv test post

Oktober 26, 2026
KEJARI KOTA BOGOR TUNTASKAN PERKARA MELALUI KEADILAN RESTORATIF, TERSANGKA DISERAHKAN KEPADA KELUARGA

KEJARI KOTA BOGOR TUNTASKAN PERKARA MELALUI KEADILAN RESTORATIF, TERSANGKA DISERAHKAN KEPADA KELUARGA

Oktober 25, 2026
Serahkan Bantuan Wali Kota Tebing Tinggi Ajak ASN DAN MASYARAKAT Tingkatkan Empati Kepada Warga Kurang Mampu

Serahkan Bantuan Wali Kota Tebing Tinggi Ajak ASN DAN MASYARAKAT Tingkatkan Empati Kepada Warga Kurang Mampu

Oktober 24, 2026
Buka Festival Seni Qasidah XIX, Sekda Tebing Tinggi Tekankan Penguatan Karakter Dan Pelestarian Budaya

Buka Festival Seni Qasidah XIX, Sekda Tebing Tinggi Tekankan Penguatan Karakter Dan Pelestarian Budaya

Oktober 22, 2026
Pimpin Entry Briefing, Pangdam IV/ Diponegoro Tekankan Profesionalisme Prajurit dan Sinergi Dukung Program Pemerintah    

Pimpin Entry Briefing, Pangdam IV/ Diponegoro Tekankan Profesionalisme Prajurit dan Sinergi Dukung Program Pemerintah   

Oktober 21, 2026
Next Post
Gerakan Pangan Murah dan Kempling Semar, Wujud Komitmen Pemkot Semarang Jaga Stabilitas Harga

Gerakan Pangan Murah dan Kempling Semar, Wujud Komitmen Pemkot Semarang Jaga Stabilitas Harga

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,505)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (294)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,807)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (180)
  • Nasional (620)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,073)
  • TNI/POLRI (212)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara