PASAMAN BARAT, GI-MEDIA.com – Menjelang pesta demokrasi tingkat nagari, yakni Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di Kabupaten Pasaman Barat yang akan digelar pada 17 September hingga 20 Oktober 2026, peta persaingan kandidat mulai terlihat. Di Nagari Muaro Kiawai Hilir, nama Ipendri, S.Pd.I., S.H., mencuat sebagai figur yang paling diperhitungkan karena rekam jejak pengabdiannya yang panjang dan teruji.
Ipendri bukanlah sosok asing dalam dinamika organisasi dan pemerintahan di Pasaman Barat. Ia dikenal memiliki kecakapan manajerial yang mumpuni, tercermin dari kepemimpinannya di berbagai organisasi strategis. Mulai dari Ketua GMI Muaro Kiawai, Ketua HIPMIKIMDO Kecamatan Gunung Tuleh, hingga memimpin Persatuan Perangkat Nagari Indonesia tingkat kecamatan. Kiprahnya sebagai Sekretaris Nagari Muaro Kiawai Hilir dan Ketua Pemekaran Nagari Muaro Kiawai Hilir menjadi bukti otentik pemahamannya akan tata kelola birokrasi nagari.
Tak hanya birokratis, kedekatannya dengan isu hukum dan sosial diperkuat melalui posisinya di LBH Garuda Sakti dan LBH UBK Ranting Kecamatan Gunung Tuleh. Dalam waktu dekat, ia pun akan resmi dilantik sebagai advokat, menambah kapasitas hukum yang dimilikinya. Sinergi ini dilengkapi dengan jejaring informasi yang luas sebagai Kabiro Media Sumbar LiveTV Pasaman Barat.
Visi yang diusung Ipendri berakar pada moralitas kepemimpinan. “Hari ini kita rindu seorang pemimpin yang bertahta di atas hati umat, bukan seorang pemimpin yang bertahta di atas singgasana kekuasaannya“.
“Jabatan wali nagari adalah amanah untuk melayani. Selama bertahun-tahun mengabdi di sini, saya melihat langsung kebutuhan riil masyarakat. Jika diberi kepercayaan, saya berkomitmen membawa perubahan nyata melalui tata kelola yang transparan, merangkul semua pihak, serta memprioritaskan pembangunan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan warga,” tegas Ipendri.
Dukungan nyata datang dari elemen masyarakat, salah seorangnya Yota (38). Menurutnya, Muaro Kiawai Hilir membutuhkan pemimpin yang sudah “selesai” dengan dirinya sendiri dan paham kebutuhan warga.
“Kita tidak butuh janji manis. Pak Ipendri sudah terbukti bekerja sejak dari level perangkat nagari. Jaringannya luas dan beliau paham betul ‘isi perut’ nagari ini. Beliau adalah pilihan paling logis untuk kemajuan kami,” ungkap Yota.
Kini, Ipendri berdiri sebagai kandidat yang menawarkan keberlanjutan dan perubahan progresif. Pilwana 2026 menjadi momentum krusial bagi warga Muaro Kiawai Hilir untuk memilih nakhoda yang amanah, memiliki integritas tinggi, dan dedikasi yang sudah teruji oleh waktu. ***





















Discussion about this post