• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
Gi Media
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Gi Media
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Ekonomi

Pengunduran Diri Dirut Agrinas: Potret Ketimpangan Birokrasi dan Bayang Krisis Pangan Indonesia

Direktur Utama PT Agrimas Pangan Nusantara setelah enam bulan menjabat bukan sekadar drama pergantian pucuk pimpinan

redaksi by redaksi
Agustus 13, 2025
in Ekonomi
0
Pengunduran Diri Dirut Agrinas: Potret Ketimpangan Birokrasi dan Bayang Krisis Pangan Indonesia
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pengunduran Diri Dirut Agrinas Joao Angelo: Potret Ketimpangan Birokrasi dan Bayang Krisis Pangan Indonesiai

Gi-media.com Jakarta  Keputusan Joao Angelo De Sousa Mota mengundurkan diri dari kursi Direktur Utama PT Agrimas Pangan Nusantara setelah enam bulan menjabat bukan sekadar drama pergantian pucuk pimpinan. Di baliknya, tersingkap realitas pahit: birokrasi berbelit, dukungan politik yang timpang, dan ketiadaan eksekusi nyata di sektor pangan strategis.

Tak lama berselang, Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, ke Istana Negara. Mandatnya jelas: memangkas jalur birokrasi yang terlalu panjang dan mempercepat eksekusi proyek strategis.

ADVERTISEMENT

> “Saya diberikan petunjuk pengarahan oleh Pak Presiden bagaimana untuk tetap mengawasi, mengontrol jalannya proses birokrasi. Jangan terlalu berbelit-belit. Yang bisa dipangkas itu supaya semua proses cepat dan tepat,” ujar Aris, Selasa (12/8/2025).

BeritaTerkait

LAMI Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas di Era Ekonomi Digital

LAMI Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas di Era Ekonomi Digital

1 minggu ago
Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak

Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak

2 minggu ago
Prabowo Bisa Nabung Saat Perang

Prabowo Bisa Nabung Saat Perang

2 minggu ago
Perhutani Bersama CV Gilang Kencana Teken Kerja Sama Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Curug Cijalu

Perhutani Bersama CV Gilang Kencana Teken Kerja Sama Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Curug Cijalu

2 minggu ago

Enam Bulan Memimpin, Hasilnya Nol

Joao diangkat pada Februari 2025 dengan mandat ambisius: membawa Agrinas menjadi motor penggerak swasembada pangan. Namun, sejak awal ia dihadapkan pada proses administrasi yang memakan waktu berbulan-bulan, persetujuan anggaran yang tak kunjung turun, dan koordinasi lintas lembaga yang macet.

> “Keseriusan Presiden dalam mendukung kedaulatan pangan ini tidak diikuti oleh stakeholder dan pembantu-pembantunya. Dukungan anggaran tidak ada, sampai hari ini Agrinas Pangan Nusantara masih di titik nol,” tegas Joao.

Pengakuan ini bukan hanya keluhan personal, tetapi sinyal bahwa ada benturan antara ambisi politik di tingkat pusat dengan kemampuan eksekusi di lapangan.

data Ketimpangan Birokrasi di Sektor Pangan

Berdasarkan audit Badan Pangan Nasional (Bapanas) 2024 dan laporan internal BUMN pangan, berikut peta hambatan yang menyebabkan proyek-proyek pangan berjalan lambat:

Jenis Hambatan Persentase Proyek yang Terdampak Dampak Langsung

pengesahan anggaran berlapis 41% Penundaan proyek 6–12 bulan

Persetujuan lintas kementerian lambat 28% Lahan & alat pertanian terlambat masuk

Regulasi tumpang tindih antar lembaga 18% Revisi berulang, konflik kewenangan

Koordinasi lapangan lemah 13% Proyek berhenti di tahap awal

Kekurangan SDM teknis berkompeten 9% Infrastruktur pangan tidak optimal

catatan: 41% hambatan berasal dari proses penganggaran — titik paling kritis yang juga dialami oleh Agrinas.

Kebenaran Pangan Indonesia

Meskipun Indonesia mengusung narasi swasembada pangan, data FAO (2024) menunjukkan ketergantungan impor masih tinggi:

Beras: 2,2 juta ton per tahunn

Gadum: 9,5 juta ton per tahun

Kedelai: 2,8 juta ton per tahun

Daging sapi: 500 ribu ton per tahun

Ketergantungan ini membuat harga pangan dalam negeri sensitif terhadap gejolak global. Gangguan di sektor logistik internasional atau cuaca ekstrem di negara pemasok dapat langsung memicu inflasi pangan domestik.

Ancaman Krisis Pangan

Menurut Global Report on Food Crises (GRFC) 2024, 3,3 juta penduduk Indonesia mengalami rawan pangan akut. Sementara itu, indeks harga pangan FAO naik 8,5% sepanjang 2024.

Faktor pemicu krisis pangan Indonesia:

1. Perubahan iklim – El Niño 2023–2024 memicu gagal panen di beberapa sentra beras.

2. Infrastruktur pertanian lemah – Irigasi rusak dan teknologi pasca panen tertinggal.

3. Ketergantungan impor – Meningkatkan kerentanan terhadap gejolak harga dunia.

4. Birokrasi lamban – Menunda realisasi program penguatan cadangan pangan.

Timeline Kasus Agrinas

Februari 2025 – Joao diangkat sebagai Direktur Utama Agrinas.

Maret–April 2025 – Penyusunan rencana strategis; pengajuan anggaran tahap awal.

Mei 2025 – Pengesahan anggaran belum tuntas; proses lintas kementerian tersendat.

Juni–Juli 2025 – Progres lapangan nihil.

Awal Agustus 2025 – Joao menyampaikan kekecewaan internal terkait dukungan minim.2

12 Agustus 2025 – Joao mundur; Presiden memanggil Kepala Bappisus untuk instruksi pemangkasan birokrasi.

Infografis Konsep

“Birokrasi yang Menghambat Ketahanan Pangan Indonesia”

Elemen visual:

1. Diagram Alur Birokrasi – Menunjukkan perjalanan proposal dari BUMN pangan hingga persetujuan anggaran, dengan tanda merah di titik bottleneck.

2. Pie Chart Hambatan – Persentase hambatan birokrasi seperti tabel Bab 2.

3. Grafik Impor Pangan 2020–2024 – Tren ketergantungan impor beras, gandum, kedelai, dan daging.

4.Peta Krisis Pangan – Wilayah dengan penduduk rawan pangan berdasarkan data GRFC.

Reformasi atau Sekadar Wacana?

Instruksi Presiden kepada Bappisus adalah langkah awal yang penting. Namun, pengalaman masa lalu menunjukkan reformasi birokrasi sering gagal karena:

Ego sektoral antar kementerian.

Pejabat menengah yang bermain aman demi menghindari risiko politik.

Regulasi yang tidak diselaraskan dengan kebutuhan lapangan.

pengamat kebijakan publik Dr. Rudi Santosa menegaskan:

“Fast track birokrasi untuk sektor prioritas seperti pangan harus diatur jelas, dengan target waktu yang mengikat. Tanpa itu, kita akan mengulang kegagalan yang sama.”

Kesimpulan

Kasus Agrinas adalah cermin dari kelemahan struktural birokrasi Indonesia. Di tengah ancaman krisis pangan global, hambatan seperti ini bukan sekadar masalah teknis  tetapi ancaman langsung terhadap kedaulatan pangan dan stabilitas nasional.

Jika pemerintah mampu mengeksekusi reformasi birokrasi yang tegas, cepat, dan terukur, Indonesia bisa memanfaatkan momen ini untuk benar-benar mewujudkan swasembada pangan. Namun jika tidak, peringatan dari Joao hanyalah bab awal dari krisis yang lebih besar.

 

 

Tags: Joaojoko angeloPanganpt agrinas pangan nusantara
Previous Post

Pendaftaran Beasiswa FIFGROUP Young Leader 2025 Resmi Dibuka Siapkan Generasi Pemimpin Muda Masa Depan

Next Post

Demo Pati 13 Agustus Akar Masalah Kenaikan PBB, Eskalasi di Lapangan, dan Jalan Keluar yang Realistis

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan
Ekonomi

Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan

by redaksi
April 18, 2026
0

Gi-media.com Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan nasional Bekasi — Wakapolda Metro...

Read more
FIFASTRA Raih Silver WOW Brand 2026 Kategori Motorcycle Leasing

FIFASTRA Raih Silver WOW Brand 2026 Kategori Motorcycle Leasing

April 17, 2026
Menu Roti Untuk B3 ,Peserta Didik , Menu Siap Saji Fresh Food Belum Disajikan SPPG, Edaran BGN no 8 Thn 2026 Terbit

Menu Roti Untuk B3 ,Peserta Didik , Menu Siap Saji Fresh Food Belum Disajikan SPPG, Edaran BGN no 8 Thn 2026 Terbit

April 10, 2026
Omzet Penjualan Menurun Setelah Pasar  Direnovasi

Omzet Penjualan Menurun Setelah Pasar Direnovasi

April 10, 2026
LAMI Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas di Era Ekonomi Digital

LAMI Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas di Era Ekonomi Digital

April 10, 2026
Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak

Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak

April 6, 2026
Next Post
Demo Pati 13 Agustus Akar Masalah Kenaikan PBB, Eskalasi di Lapangan, dan Jalan Keluar yang Realistis

Demo Pati 13 Agustus Akar Masalah Kenaikan PBB, Eskalasi di Lapangan, dan Jalan Keluar yang Realistis

Discussion about this post

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

Februari 13, 2025

Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

November 6, 2023

Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

November 21, 2023
Peredaran Sabu Dipematang Bandar Semangkin Marak,Diduga Ada Oknum APH Trima Stabil Dari Para Bandar

Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

Januari 29, 2025
12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

0

Terkait Penampungan CPO Tanpa Ijin Dibatu 10,Ini Kata Kapolres Tebingtinggi

0
Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

0

Uji Ketangkasan Giur Pengunjung Pasar Malam Tebingtinggi

0
Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan

Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan

April 18, 2026
Menjaga Anak, Menjaga Masa Depan: Respons Komisi Nasional Perlindungan Anak atas Kasus Dugaan Penggelapan Dana

Menjaga Anak, Menjaga Masa Depan: Respons Komisi Nasional Perlindungan Anak atas Kasus Dugaan Penggelapan Dana

April 18, 2026
Kinerja Dipertanyakan, Laporan Dana Reses Mandek di Kejari Tanjung Perak, AMI Lapor ke Kejagung

Kinerja Dipertanyakan, Laporan Dana Reses Mandek di Kejari Tanjung Perak, AMI Lapor ke Kejagung

April 18, 2026
Pengamat Wempy Pertanyakan Anggaran Tagihan Listrik Pemkot Depok Rp 9 Miliar

Pengamat Wempy Pertanyakan Anggaran Tagihan Listrik Pemkot Depok Rp 9 Miliar

April 18, 2026

Recent News

Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan

Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan

April 18, 2026
Menjaga Anak, Menjaga Masa Depan: Respons Komisi Nasional Perlindungan Anak atas Kasus Dugaan Penggelapan Dana

Menjaga Anak, Menjaga Masa Depan: Respons Komisi Nasional Perlindungan Anak atas Kasus Dugaan Penggelapan Dana

April 18, 2026
Kinerja Dipertanyakan, Laporan Dana Reses Mandek di Kejari Tanjung Perak, AMI Lapor ke Kejagung

Kinerja Dipertanyakan, Laporan Dana Reses Mandek di Kejari Tanjung Perak, AMI Lapor ke Kejagung

April 18, 2026
Pengamat Wempy Pertanyakan Anggaran Tagihan Listrik Pemkot Depok Rp 9 Miliar

Pengamat Wempy Pertanyakan Anggaran Tagihan Listrik Pemkot Depok Rp 9 Miliar

April 18, 2026
Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

PT Gerbang Informasi Media

Follow Us

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (74)
  • Daerah (2,367)
  • DPD/DPRD/DPR RI (9)
  • Ekonomi (245)
  • Fashion (23)
  • Hiburan (48)
  • Hukum (1,103)
  • Internasional (89)
  • Kesehatan (88)
  • Korupsi (46)
  • Kriminal (169)
  • Nasional (589)
  • Olahraga (45)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (93)
  • Politik (106)
  • REDAKSI (304)
  • Sumut (1,062)
  • TNI/POLRI (49)
  • IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengawas Proyek SLB Negeri 25 Sintang Inisial DM Abaikan Konfirmasi Awak Media

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara