PASAMAN BARAT, Gi-Media.com – Meningkatnya risiko tindak kriminalitas berupa pencurian hewan ternak menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menjadi perhatian serius Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat. Guna mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan, pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) dan mengaktifkan kembali pos ronda di setiap jorong.
Langkah ini dinilai sangat mendesak mengingat kebutuhan dan nilai ekonomis hewan kurban seperti sapi dan kambing cenderung mengalami kenaikan tajam mendekati hari raya, sehingga rawan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., melalui Kabag Ops Kompol Fahrel Haris, saat meninjau aktivitas niaga di Pasar Ternak Simpang Tiga Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Jumat (22/05/2026), menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif dari para pemilik ternak.
“Pengamanan swakarsa dari masyarakat seperti ronda malam sangat efektif untuk memantau pergerakan orang asing atau kendaraan mencurigakan yang keluar masuk pemukiman pada jam-jam rawan. Kami meminta para peternak memastikan kandang mereka kokoh dan selalu terkunci rapat saat malam hari,” ujar Kompol Fahrel Haris.
Selain sisi pengamanan kandang, Kabag Ops juga memberikan imbauan khusus kepada masyarakat yang hendak membeli hewan kurban. Konsumen diminta untuk bersikap selektif dan tidak mudah tergiur dengan tawaran harga hewan kurban yang jauh di bawah standar pasar, karena dikhawatirkan komoditas tersebut merupakan hasil dari tindak pidana pencurian.
Masyarakat disarankan untuk bertransaksi langsung di pasar ternak resmi atau membelinya dari peternak lokal yang memiliki rekam jejak dan legalitas kepemilikan yang jelas. Apabila menemukan indikasi atau gerak-gerik mencurigakan terkait jaringan pencurian hewan, warga diimbau segera menghubungi layanan aduan cepat Call Center 110 milik Polres Pasaman Barat yang bersiaga 24 jam secara gratis.
Berdasarkan hasil koordinasi berkala dengan Pemkab Pasaman Barat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan, kepolisian memastikan bahwa ketersediaan pasokan hewan kurban di wilayah hukum Tuah Basamo saat ini masih sangat mencukupi serta berada dalam kondisi sehat dan bebas dari indikasi penyakit menular.***




















Discussion about this post