Gi-media.com Tebing Tinggi — 500 san orang lebih kepala sekolah SD, SMP se Kabupaten Serdang Bedagai dikutip 2 juta per kepala sekolah, para kepala sekolah rogoh kocek pribadi, untuk kepentingan bimbingan teknis(Bimtek) terkait meningkatkan kompetensi kepala sekolah
Acara bimtek yang di gelar di lantai 6 Amanda hotel kota tebing tinggi selama 2 hari mulai 29 hingga 30 Agustus 2024 tersebut, terpantau dihadiri ratusan Kepala Sekolah Se Kabupaten Serdang Bedagai pada tingkat SD dan SMP negri maupun swasta pada kamis (29/08/2024)
Meski para peserta yang terlihat kamera tidak sepenuhnya mengikuti bimtek didalam ruangan yang telah disediakan sebelum nya, kehadiran para kepala sekolah dikabarkan setelah menerima undangan dari Kantor cabang dinas (KCD) kecamatan masing masing

Beberapa kepala sekolah yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kalau bimtek tersebut sangat memberatkan karena tidak menggunakan dana APBD, melainkan dana pribadi dengan jumlah yang fantastis hingga 2 juta per kepala sekolah,
Saat ditanya terkait dana pribadi beberapa peserta tidak semua yang dikonfirmasi menjawab dengan terbuka
” Ya begitu lah, kami hanya memenuhi undangan KCD bang, acara bimtek peningkatan kompetensi, seperti yang abang lihat lah, masalah bayar ya 2 jt per orang ” ucap seorang peserta yang tidak ingin di sebutkan identitas nya
Ketika awak media mengkonfirmasi beberapa kepala sekolah melalui seluler/WhatsApp mengatakan
“Sangat terbebani karna memakai dana pribadi sedangkan untuk kepentingan sekolah seharusnya bisalah dana bos di gunakan, kami menduga akal akalan aja ini untuk menarik dana bos dengan cara begini pak,”ucap salah satu kepsek yang meminta identitas sekolahnya dirahasiakan.
Lanjutnya menyampaikan “Kalau saya duga surat undangan itu tidak jelas dan stempel pun atau tanda tangan pun tidak ada tapi kami para kepala sekolah bawahan turut perintah itu lah yang di sampaikan kepala cabang dinas,” tutur kepsek
Dikutip dari pemberitaan sebelumnya Kepala cabang dinas (KCD) Teluk Mengkudu Ibu Heni di konfirmasi awak media melalui seluler mengatakan itu tidak ada kepentingan kepala cabang dinas melainkan permintaan para kepala sekolah untuk kurikulum merdeka
“Itu permintaan kelompok kerja kepala sekolah (K3S) sekolah dasar, dan musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) merupakan forum perkumpulan kepala sekolah dalam satuan gugus wilayah atau kecamatan jadi semuanya uda ada organisasi masing masing” ungkap nya
“Kalau tentang dana dua juta setiap kepala sekolah itu benar dan swasta pun bisa ikut juga tapi kalau sekolah negeri di wajibkan harus ikut serta supaya mengetahui kurikulum merdeka, “tutur bu heni sekira pukul 16: 52 Wib Rabu (28/8/2024)
Kepsek SD Neg : 101956 Misnah S.pd Naga Kisar Kecamatan Pantai Cermin ketika di konfirmasi melalui seluler mengatakan
“Memang ada surat undangan di sampaikan melalui korwil/kcd untuk peningkatan kompetensi kepala sekolah dan setahu aku cuma negeri aja untuk jelasnya ibu misnah biar seirama bapak tanya aja ketua K3S nya” dan mengakhiri pembicaraan pada awak media,” tutupnya bu misnah
Tertutup nya informasi pada acara bimtek peningkatan kompetensi kepala sekolah SD- SMP se Kabupaten Serdang Bedagai tersebut menyisakan pertanyaan bagi awak media, apakah acara tersebut sesuai regulasi atau cuman dibuat seremonial semata
(S.S)



















Discussion about this post