Bupati Boven Digoel, Papua Selatan, Roni Omba mengecam tindakan penembakan terhadap pilot dan co-pilot pesawat Smart Air, kapten Ego Erawan dan kapten Baskoro Adi, oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bandara Korowai Batu pada Rabu (11/2/2026). Bupati menyebut, insiden penembakan itu merupakan kejadian menonjol dan pertama kali terjadi di wilayah Kabupaten Boven Digoel, sehingga menimbulkan keprihatinan mendalam bagi pemerintah daerah dan seluruh masyarakat.
“Kejadian ini menjadi duka bersama bagi kami di Boven Digoel. Ini adalah peristiwa yang sangat menonjol dan baru pertama kali terjadi di wilayah kami. Kami merasakan betul dampaknya, bukan hanya terhadap korban, tetapi juga terhadap rasa aman masyarakat.
“Kita harap pihak TNI dan Polri bekerja maksimal agar para pelaku bisa di tangkap dan di proses, sehingga kedepan tidak ada lagi kejadian seperti ini terulang. Dengan begitu maka kehidupan masyarakat kembali berjalan aman, tertib, dan lancar,”
Pasca-kejadian tersebut, Bupati mengimbau para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen yang memiliki pengaruh di tengah masyarakat agar turut berperan aktif menyampaikan pesan menenangkan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
“Kami berharap para tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat membantu pemerintah menenangkan warga. Sampaikan bahwa situasi sedang ditangani oleh aparat keamanan, sehingga masyarakat tidak perlu panik atau takut berlebihan,” tuturnya.





















Discussion about this post