• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Kesehatan

BRIN Ungkap Jejak Mikroplastik dalam Darah, Solusi Inovasi dan Strategi Kesehatan Lingkungan Diperkuat

redaksi by redaksi
Desember 1, 2025
in Kesehatan
0
BRIN Ungkap Jejak Mikroplastik dalam Darah, Solusi Inovasi dan Strategi Kesehatan Lingkungan Diperkuat
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Gi-media.com,
— Ancaman mikroplastik telah resmi memasuki tahap krisis kesehatan masyarakat yang mengkhawatirkan. Kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tidak hanya mengungkap dampak lingkungan yang luas, tetapi yang lebih mengkhawatirkan, partikel mikroplastik telah terdeteksi dalam aliran darah dan organ tubuh manusia.

Merespons temuan kritis ini, pakar kesehatan lingkungan dari Universitas Airlangga (Unair), Prof. Dr. Ir. Lilis Sulistyorini, M.Kes., menegaskan bahwa temuan ini harus menjadi peringatan keras bagi semua pihak.

“Temuan mikroplastik dalam darah manusia adalah bukti nyata bahwa pencemaran lingkungan telah mencapai tahap yang sangat mengkhawatirkan bagi kesehatan masyarakat. Ini bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan krisis kesehatan masyarakat yang senyap,” ujar Prof. Lilis dalam webinar nasional yang digelar Unit Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kesehatan (UPSDMK).

ADVERTISEMENT

Guru Besar di Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair itu menjelaskan, pendekatan public health melalui pemantauan lingkungan (environmental monitoring) dan pemantauan biologis (biomonitoring) menjadi kunci untuk mendeteksi dini dampak kesehatan yang ditimbulkan.

BeritaTerkait

Derita Qonita Salsabila (12), Sudah Berkali-kali Operasi, Orang Tua Harap Uluran Tangan Pemerintah dan Dermawan

Derita Qonita Salsabila (12), Sudah Berkali-kali Operasi, Orang Tua Harap Uluran Tangan Pemerintah dan Dermawan

6 bulan ago
Puskesmas Pallangga Tingkatkan Pelayanan Saat Cuaca Ekstrem, Pantau Warga Hingga Luar Gedung

Puskesmas Pallangga Tingkatkan Pelayanan Saat Cuaca Ekstrem, Pantau Warga Hingga Luar Gedung

6 bulan ago
Kepala Desa Salogatta Paparkan Capaian Desa: Stunting Menurun, D/S Posyandu dalam 5 bulan terakhir Capai 100 Persen

Kepala Desa Salogatta Paparkan Capaian Desa: Stunting Menurun, D/S Posyandu dalam 5 bulan terakhir Capai 100 Persen

7 bulan ago
Tegas Status Relawan dan Pegawai SPPG di Lingkungan BGN

Tegas Status Relawan dan Pegawai SPPG di Lingkungan BGN

7 bulan ago

“Kita perlu memperkuat sistem pemantauan untuk memetakan sejauh mana paparan ini telah terjadi di dalam populasi dan apa implikasi kesehatan jangka panjangnya. Pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan adalah hal yang mutlak,” tegasnya.

Dari Lingkungan ke Tubuh Manusia

Senada dengan pernyataan Prof. Lilis, Peneliti BRIN Dr. Tri Martini Patria, SP., M.Si., memaparkan bahwa mikroplastik telah menjadi polutan abadi yang menginvasi setiap sudut ekosistem.

“Kita telah memasuki fase di mana mikroplastik bukan lagi soal pencemaran di piring kita, tetapi telah menjadi kontaminan dalam aliran darah kita. Riset mutakhir menunjukkan rata-rata manusia mengonsumsi hingga 5 gram mikroplastik per minggu, setara dengan menelan satu kartu kredit,” jelas Dr. Tri Martini.

Partikel mikroskopis ini, lanjutnya, memiliki kemampuan untuk bermigrasi ke sistem peredaran darah dan organ vital, membawa potensi gangguan inflamasi, toksikologi, dan penyakit degeneratif dalam jangka panjang.

Prof. Lilis menambahkan, selain melalui konsumsi makanan laut yang terkontaminasi, rute paparan mikroplastik pada manusia juga melalui inhalasi atau pernafasan.

“Partikel mikroplastik yang terhirup dari polusi udara dapat masuk langsung ke dalam sistem pernapasan dan paru-paru, berpotensi menimbulkan iritasi hingga masalah pernapasan serius. Ini memperluas jalur masuknya kontaminan ke dalam tubuh,” paparnya.

Solusi Inovatif dari Hulu: Teknologi Faspol-Petasol

Di tengah keprihatinan tersebut, dunia sains Indonesia merespons dengan terobosan Teknologi Faspol (Fast-Pirolisis) Generasi 5. Inovasi ini adalah sistem daur ulang termal yang cerdas dan adaptif, mampu mengonversi 100 kg sampah plastik campuran—tanpa pencucian dan pemilahan rumit—menjadi 90-100 liter bahan bakar cair (Petasol) per hari.

“Ini adalah teknologi yang lahir dari pemahaman mendalam terhadap masalah di lapangan. Kami merancangnya untuk bisa dioperasikan oleh komunitas bank sampah, sehingga dampaknya langsung menyentuh akar rumput,” jelas Dr. Tri Martini.

Teknologi yang telah terdaftar dalam e-katalog LKPP ini telah direplikasi di lebih dari 50 titik, membentuk jejaring budaya daur ulang yang produktif dan ekonomis.

Pentingnya Harmonisasi Kebijakan dan Edukasi Publik

Menanggapi kehadiran teknologi ini, Prof. Lilis menyambut baik inovasi yang mampu menangani sampah plastik di hilir sebelum terfragmentasi menjadi mikroplastik. Namun, ia mengingatkan bahwa solusi teknologi harus diiringi dengan kebijakan yang kuat dan edukasi berkelanjutan.

“Teknologi seperti Faspol-Petasol sangat membantu, tetapi yang tak kalah penting adalah penguatan kebijakan di hulu, seperti pembatasan penggunaan plastik sekali pakai dan mendorong ekonomi sirkular. Selain itu, edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah yang benar dan gaya hidup minim plastik adalah investasi kesehatan jangka panjang,” ujar Prof. Lilis.

Ia menekankan, sinergi antara peneliti, pemerintah, industri, dan masyarakatlah yang akan menentukan keberhasilan dalam menghadapi krisis mikroplastik ini. Dengan pendekatan yang komprehensif, diharapkan tercipta lanskap ketahanan nasional di mana kesehatan masyarakat terjaga, lingkungan pulih, dan kemandirian energi lokal menguat.

Previous Post

Cara AI Pemenang ITB Hackathon, Niriksagara Mendefinisikan Ulang Analitik Infrastruktur Jalan

Next Post

Urban Wildering dan Jakarta Bird Race 2025 Ajak Warga Temukan Kembali Alam di Tengah Kota

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Wali Kota Iman  Irdian Saragih Apresiasi Penurunan Angka Stunting, di Tebing Tinggi 
Daerah

Wali Kota Iman  Irdian Saragih Apresiasi Penurunan Angka Stunting, di Tebing Tinggi 

by redaksi
Agustus 6, 2026
0

Gi-media.com | Tebing Tinggi – Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih mengapresiasi penurunan angka stunting di Kota Tebing...

Read more
Diduga Praktik Mandiri Tanpa Izin, Perawat di Sergai Disorot

Diduga Praktik Mandiri Tanpa Izin, Perawat di Sergai Disorot

Juni 11, 2026
Apel Pagi ASN Jaktim: Kusmanto Soroti PHBS dan Waspada Lonjakan Kasus DBD

Apel Pagi ASN Jaktim: Kusmanto Soroti PHBS dan Waspada Lonjakan Kasus DBD

April 6, 2026
Sahur Bergizi: Orek Tempe Puput Carolina – Rahasia Sehat & Nikmat Saat Ramadan,

Sahur Bergizi: Orek Tempe Puput Carolina – Rahasia Sehat & Nikmat Saat Ramadan,

Februari 20, 2026
Derita Qonita Salsabila (12), Sudah Berkali-kali Operasi, Orang Tua Harap Uluran Tangan Pemerintah dan Dermawan

Derita Qonita Salsabila (12), Sudah Berkali-kali Operasi, Orang Tua Harap Uluran Tangan Pemerintah dan Dermawan

Februari 13, 2026
Puskesmas Pallangga Tingkatkan Pelayanan Saat Cuaca Ekstrem, Pantau Warga Hingga Luar Gedung

Puskesmas Pallangga Tingkatkan Pelayanan Saat Cuaca Ekstrem, Pantau Warga Hingga Luar Gedung

Februari 9, 2026
Next Post
Urban Wildering dan Jakarta Bird Race 2025 Ajak Warga Temukan Kembali Alam di Tengah Kota

Urban Wildering dan Jakarta Bird Race 2025 Ajak Warga Temukan Kembali Alam di Tengah Kota

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,424)
  • DPD/DPRD/DPR RI (11)
  • Ekonomi (269)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,179)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (90)
  • Korupsi (51)
  • Kriminal (173)
  • Nasional (604)
  • Olahraga (48)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (103)
  • Politik (113)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,066)
  • TNI/POLRI (96)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara