• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
Gi Media
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Gi Media
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Kesehatan

BRIN Ungkap Jejak Mikroplastik dalam Darah, Solusi Inovasi dan Strategi Kesehatan Lingkungan Diperkuat

redaksi by redaksi
Desember 1, 2025
in Kesehatan
0
BRIN Ungkap Jejak Mikroplastik dalam Darah, Solusi Inovasi dan Strategi Kesehatan Lingkungan Diperkuat
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Gi-media.com,
— Ancaman mikroplastik telah resmi memasuki tahap krisis kesehatan masyarakat yang mengkhawatirkan. Kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tidak hanya mengungkap dampak lingkungan yang luas, tetapi yang lebih mengkhawatirkan, partikel mikroplastik telah terdeteksi dalam aliran darah dan organ tubuh manusia.

Merespons temuan kritis ini, pakar kesehatan lingkungan dari Universitas Airlangga (Unair), Prof. Dr. Ir. Lilis Sulistyorini, M.Kes., menegaskan bahwa temuan ini harus menjadi peringatan keras bagi semua pihak.

“Temuan mikroplastik dalam darah manusia adalah bukti nyata bahwa pencemaran lingkungan telah mencapai tahap yang sangat mengkhawatirkan bagi kesehatan masyarakat. Ini bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan krisis kesehatan masyarakat yang senyap,” ujar Prof. Lilis dalam webinar nasional yang digelar Unit Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kesehatan (UPSDMK).

ADVERTISEMENT

Guru Besar di Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair itu menjelaskan, pendekatan public health melalui pemantauan lingkungan (environmental monitoring) dan pemantauan biologis (biomonitoring) menjadi kunci untuk mendeteksi dini dampak kesehatan yang ditimbulkan.

BeritaTerkait

Kepala Desa Salogatta Paparkan Capaian Desa: Stunting Menurun, D/S Posyandu dalam 5 bulan terakhir Capai 100 Persen

Kepala Desa Salogatta Paparkan Capaian Desa: Stunting Menurun, D/S Posyandu dalam 5 bulan terakhir Capai 100 Persen

4 bulan ago
Tegas Status Relawan dan Pegawai SPPG di Lingkungan BGN

Tegas Status Relawan dan Pegawai SPPG di Lingkungan BGN

4 bulan ago
RSUD Kumpulan Pane Kedepannya Pelayanan Humanis, Luruskan MiskomunikasiTerkait Isu penolakanPasien

RSUD Kumpulan Pane Kedepannya Pelayanan Humanis, Luruskan MiskomunikasiTerkait Isu penolakanPasien

4 bulan ago
#PakeYangBening: Cara Baru Keluarga Modern Hadapi Luka Tidak Perih, Tanpa Drama dengan Betadine Bening Antiseptik

#PakeYangBening: Cara Baru Keluarga Modern Hadapi Luka Tidak Perih, Tanpa Drama dengan Betadine Bening Antiseptik

5 bulan ago

“Kita perlu memperkuat sistem pemantauan untuk memetakan sejauh mana paparan ini telah terjadi di dalam populasi dan apa implikasi kesehatan jangka panjangnya. Pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan adalah hal yang mutlak,” tegasnya.

Dari Lingkungan ke Tubuh Manusia

Senada dengan pernyataan Prof. Lilis, Peneliti BRIN Dr. Tri Martini Patria, SP., M.Si., memaparkan bahwa mikroplastik telah menjadi polutan abadi yang menginvasi setiap sudut ekosistem.

“Kita telah memasuki fase di mana mikroplastik bukan lagi soal pencemaran di piring kita, tetapi telah menjadi kontaminan dalam aliran darah kita. Riset mutakhir menunjukkan rata-rata manusia mengonsumsi hingga 5 gram mikroplastik per minggu, setara dengan menelan satu kartu kredit,” jelas Dr. Tri Martini.

Partikel mikroskopis ini, lanjutnya, memiliki kemampuan untuk bermigrasi ke sistem peredaran darah dan organ vital, membawa potensi gangguan inflamasi, toksikologi, dan penyakit degeneratif dalam jangka panjang.

Prof. Lilis menambahkan, selain melalui konsumsi makanan laut yang terkontaminasi, rute paparan mikroplastik pada manusia juga melalui inhalasi atau pernafasan.

“Partikel mikroplastik yang terhirup dari polusi udara dapat masuk langsung ke dalam sistem pernapasan dan paru-paru, berpotensi menimbulkan iritasi hingga masalah pernapasan serius. Ini memperluas jalur masuknya kontaminan ke dalam tubuh,” paparnya.

Solusi Inovatif dari Hulu: Teknologi Faspol-Petasol

Di tengah keprihatinan tersebut, dunia sains Indonesia merespons dengan terobosan Teknologi Faspol (Fast-Pirolisis) Generasi 5. Inovasi ini adalah sistem daur ulang termal yang cerdas dan adaptif, mampu mengonversi 100 kg sampah plastik campuran—tanpa pencucian dan pemilahan rumit—menjadi 90-100 liter bahan bakar cair (Petasol) per hari.

“Ini adalah teknologi yang lahir dari pemahaman mendalam terhadap masalah di lapangan. Kami merancangnya untuk bisa dioperasikan oleh komunitas bank sampah, sehingga dampaknya langsung menyentuh akar rumput,” jelas Dr. Tri Martini.

Teknologi yang telah terdaftar dalam e-katalog LKPP ini telah direplikasi di lebih dari 50 titik, membentuk jejaring budaya daur ulang yang produktif dan ekonomis.

Pentingnya Harmonisasi Kebijakan dan Edukasi Publik

Menanggapi kehadiran teknologi ini, Prof. Lilis menyambut baik inovasi yang mampu menangani sampah plastik di hilir sebelum terfragmentasi menjadi mikroplastik. Namun, ia mengingatkan bahwa solusi teknologi harus diiringi dengan kebijakan yang kuat dan edukasi berkelanjutan.

“Teknologi seperti Faspol-Petasol sangat membantu, tetapi yang tak kalah penting adalah penguatan kebijakan di hulu, seperti pembatasan penggunaan plastik sekali pakai dan mendorong ekonomi sirkular. Selain itu, edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah yang benar dan gaya hidup minim plastik adalah investasi kesehatan jangka panjang,” ujar Prof. Lilis.

Ia menekankan, sinergi antara peneliti, pemerintah, industri, dan masyarakatlah yang akan menentukan keberhasilan dalam menghadapi krisis mikroplastik ini. Dengan pendekatan yang komprehensif, diharapkan tercipta lanskap ketahanan nasional di mana kesehatan masyarakat terjaga, lingkungan pulih, dan kemandirian energi lokal menguat.

Previous Post

Cara AI Pemenang ITB Hackathon, Niriksagara Mendefinisikan Ulang Analitik Infrastruktur Jalan

Next Post

Urban Wildering dan Jakarta Bird Race 2025 Ajak Warga Temukan Kembali Alam di Tengah Kota

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Apel Pagi ASN Jaktim: Kusmanto Soroti PHBS dan Waspada Lonjakan Kasus DBD
Kesehatan

Apel Pagi ASN Jaktim: Kusmanto Soroti PHBS dan Waspada Lonjakan Kasus DBD

by redaksi
April 6, 2026
0

  Jakarta Timur, Gi-media.com, 6 April 2026 – Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, memimpin apel Senin pagi di...

Read more
Sahur Bergizi: Orek Tempe Puput Carolina – Rahasia Sehat & Nikmat Saat Ramadan,

Sahur Bergizi: Orek Tempe Puput Carolina – Rahasia Sehat & Nikmat Saat Ramadan,

Februari 20, 2026
Derita Qonita Salsabila (12), Sudah Berkali-kali Operasi, Orang Tua Harap Uluran Tangan Pemerintah dan Dermawan

Derita Qonita Salsabila (12), Sudah Berkali-kali Operasi, Orang Tua Harap Uluran Tangan Pemerintah dan Dermawan

Februari 13, 2026
Puskesmas Pallangga Tingkatkan Pelayanan Saat Cuaca Ekstrem, Pantau Warga Hingga Luar Gedung

Puskesmas Pallangga Tingkatkan Pelayanan Saat Cuaca Ekstrem, Pantau Warga Hingga Luar Gedung

Februari 9, 2026
Kepala Desa Salogatta Paparkan Capaian Desa: Stunting Menurun, D/S Posyandu dalam 5 bulan terakhir Capai 100 Persen

Kepala Desa Salogatta Paparkan Capaian Desa: Stunting Menurun, D/S Posyandu dalam 5 bulan terakhir Capai 100 Persen

Januari 23, 2026
Tegas Status Relawan dan Pegawai SPPG di Lingkungan BGN

Tegas Status Relawan dan Pegawai SPPG di Lingkungan BGN

Januari 14, 2026
Next Post
Urban Wildering dan Jakarta Bird Race 2025 Ajak Warga Temukan Kembali Alam di Tengah Kota

Urban Wildering dan Jakarta Bird Race 2025 Ajak Warga Temukan Kembali Alam di Tengah Kota

Discussion about this post

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

Februari 13, 2025

Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

November 6, 2023

Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

November 21, 2023
Peredaran Sabu Dipematang Bandar Semangkin Marak,Diduga Ada Oknum APH Trima Stabil Dari Para Bandar

Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

Januari 29, 2025
12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

0

Terkait Penampungan CPO Tanpa Ijin Dibatu 10,Ini Kata Kapolres Tebingtinggi

0
Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

0

Uji Ketangkasan Giur Pengunjung Pasar Malam Tebingtinggi

0
Sinergi Antara Pemerintah Dan Mahasiswa Dapat Berdampak Positif Bagi Perkembangan Dunia Pariwisata

Sinergi Antara Pemerintah Dan Mahasiswa Dapat Berdampak Positif Bagi Perkembangan Dunia Pariwisata

Mei 12, 2026
Indonesia Fair 2026 Hadir di Nagoya, Perkuat Hubungan Indonesia–Jepang Lewat Budaya dan Bisnis

Indonesia Fair 2026 Hadir di Nagoya, Perkuat Hubungan Indonesia–Jepang Lewat Budaya dan Bisnis

Mei 12, 2026
Apudsi Dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Mengajak Mahasiswa Jadi Motor Penggerak Pariwisata

Apudsi Dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Mengajak Mahasiswa Jadi Motor Penggerak Pariwisata

Mei 12, 2026
Netizen Harus Cerdas, Ini Perlunya Cek Fakta di Era Digital, Laporan KDRT Maia Estianty Contohnya

Netizen Harus Cerdas, Ini Perlunya Cek Fakta di Era Digital, Laporan KDRT Maia Estianty Contohnya

Mei 11, 2026

Recent News

Sinergi Antara Pemerintah Dan Mahasiswa Dapat Berdampak Positif Bagi Perkembangan Dunia Pariwisata

Sinergi Antara Pemerintah Dan Mahasiswa Dapat Berdampak Positif Bagi Perkembangan Dunia Pariwisata

Mei 12, 2026
Indonesia Fair 2026 Hadir di Nagoya, Perkuat Hubungan Indonesia–Jepang Lewat Budaya dan Bisnis

Indonesia Fair 2026 Hadir di Nagoya, Perkuat Hubungan Indonesia–Jepang Lewat Budaya dan Bisnis

Mei 12, 2026
Apudsi Dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Mengajak Mahasiswa Jadi Motor Penggerak Pariwisata

Apudsi Dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Mengajak Mahasiswa Jadi Motor Penggerak Pariwisata

Mei 12, 2026
Netizen Harus Cerdas, Ini Perlunya Cek Fakta di Era Digital, Laporan KDRT Maia Estianty Contohnya

Netizen Harus Cerdas, Ini Perlunya Cek Fakta di Era Digital, Laporan KDRT Maia Estianty Contohnya

Mei 11, 2026
Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

PT Gerbang Informasi Media

Follow Us

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (74)
  • Daerah (2,393)
  • DPD/DPRD/DPR RI (10)
  • Ekonomi (258)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (51)
  • Hukum (1,129)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (88)
  • Korupsi (47)
  • Kriminal (171)
  • Nasional (594)
  • Olahraga (46)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (102)
  • Politik (109)
  • REDAKSI (306)
  • Sumut (1,064)
  • TNI/POLRI (55)
  • IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengawas Proyek SLB Negeri 25 Sintang Inisial DM Abaikan Konfirmasi Awak Media

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara