BeritaTerkait
Gi-media.com Tebing Tinggi – Sumut — Tiga Program Unggulan Pemerintah Pusat Yang menjadi konsen Presiden Republik Indonesia H.Prabowo Subianto Makan bergizi Gratis (MBG) Sekolah Rakyat (S.R) dan Koprasi Merah Putih (KMP) Sudah Berjalan dan dinilai Walikota Iman Irdian Saragih konsen dalam langkah kebijakan hingga aktif berkoordinasi dalam mensukseskan Program tersebut
Abdilah warga berharap program yang sudah berjalan nanti nya sesuai harapan, dan tepat sasaran juga bermanfaat bagi masyarakat Kota Tebingtinggi ungkapnya Kamis pagi (14/08/2025) sekira pukul 10:00 WIB di gedung Asber dibilangan BP 7 kota Tebing Tinggi
Hal itu di ungkapkan Abdillah kepada wartawan menepis Isu pembertitaan sebelum nya di salah satu website online yang di lontarkan anggota DPRD Kaharuddin Nasution (Gaban) terkait Pemerintah kota Tebing Tinggi tidak mendukung program pemerintah pusat
Sebelumnya Gaban mengatakan “Pemerintah harus Hadir dalam pelaksanaan program milik Pemerintah pusat, bukan seakan membiarkan dan tidak mau tau”
Tidak masuknya Anggaran APBD kota Tebing Tinggi T.A 2025 pada program MBG, S.R dan KMP untuk dana monitoring, evaluasi program tersebut menjadi dasar Gaban menilai tidak mendukung program pemerintah pusat tersebut
“Saya berharap Pemerintah kota Tebing Tinggi juga Ikut serius menjalankan program pemerintah pusat, Karena pemerintah daerah harus sejalan sama pemerintah pusat dan apapun yang menjadi program pusat didukung bukan dibiarkan oleh pemerintah daerah” ungkap nya dalam media
Sementara Abdillah warga Kelurahan Bandar Sono yang aktif sebagai pemerhati kebijakan publik mengatakan Tudingan yang menyebut Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih tidak mendukung tiga program unggulan Presiden RI-Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih (KMP), dan Sekolah Rakyat (S.R) dianggap tidaklah benar, bahkan tudingan tersebut dianggap tidak sesuai dengan fakta dan disinyalir dapat berpotensi menyesatkan publik.
“Tudingan tersebut keliru. Pemerintah Kota Tebing Tinggi saya nilai malah sangat konsisten mendukung program pemerintah pusat, baik melalui langkah kebijakan, koordinasi, maupun kegiatan nyata di lapangan,” demikian disampaikan Abdillah, salah seorang pemerhati kebijakan publik di Kota Tebingtinggi, Rabu (13/8) di salah satu kafe di bilangan Jl. Thamrin, Kota Tebingtinggi kepada media ini.
Menurut Abdillah, Fakta di lapangan justru menunjukkan bahwa Wali Kota Tebingtinggi sangat aktif berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Program ‘3 Juta Rumah’ dan Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kemendagri—agenda nasional yang selaras dengan prioritas Presiden RI. Dukungan Pemko juga tercermin melalui kolaborasi dengan organisasi masyarakat, seperti Pengurus Daerah Wanita Islam (PDWI), untuk program kemaslahatan umat.
Selain itu, pada 11 Agustus 2025, Wali Kota meresmikan Gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr. H. Kumpulan Pane, yang menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat pelayanan kesehatan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mempercepat pencapaian target pembangunan nasional.
Menanggapi isu penganggaran MBG, KMP, dan S.R, Abdillah justru menyebutkan bahwa proses pengalokasian APBD harus mengikuti mekanisme hukum dan dibahas bersama DPRD.
“Saat ini, yang saya ketahui, Pemko Tebingtinggi sedang melakukan kajian untuk mencari skema pendanaan terpadu dengan kementerian terkait, sehingga program dapat berjalan efektif tanpa mengorbankan pos anggaran prioritas daerah”, sebutnya.
Wali Kota H. Iman Irdian Saragih sudah pernah mengatakan secara langsung, bahwa ia selalu siap bersinergi dengan pemerintah pusat. Tidak ada alasan baginya untuk menghambat program yang jelas bermanfaat bagi rakyat. Yang perlu dipahami, setiap kebijakan harus melalui prosedur dan perhitungan matang agar pelaksanaannya tepat sasaran dan berkelanjutan.” terangnya seraya mengajak kepada para media massa, untuk mengutamakan akurasi informasi dan melakukan verifikasi sebelum menyampaikan pemberitaan yang berpotensi menimbulkan persepsi keliru.
“Namanya pemerintah daerah itu, sudah pasti bekerja untuk masyarakat dan negara, bukan untuk membangun narasi yang menyesatkan,” tutup Abdillah.
(A.z)
berita dikutip dari berbagai sumber























Discussion about this post