16 Bulan Kasus Perusakan Di Desa Kualatanjung Senyap ; PH, Ada Apa Dengan Penyidik?

redaksi
0 0
Read Time2 Minute, 28 Second

Gi-media.com Tebingtinggi Sumut — Tidak Kunjung Selesai ! Kasus Perusakan lahan Ponirin yang terjadi pada 12 Maret 2020 lalu di Desa Kualatanjung kecamatan Sei Suka kabupaten Batubara Masih menyisakan Tanda tanya dari Kuasa hukum pihak Ponirin, Ada Apa Dengan Penyidik Bidkrimum Polda-Sumut?.

Pasalnya Sudah sampai 16 bulan, sejak adanya laporan Perusakan oleh Ponirin ke Polres Batubara 12 Maret 2020 dengan LP 154/IV/2020/SU /Res Batubara hingga Berproses ke Bidkrimum Polda-Sumut sejak Oktober 2020 lalu masih belum mendapatkan titik terang dari Kepastian hukum nya.

Lamanya Penanganan dalam Penyelesaian Kasus Perusakan lahan Ponirin yang diduga dilakukan Oknum Polwan M.Simanjuntak, Pendamping Hukum Ponirin dari BBH Indikator M.Abdi SH Senin sore (16/08/2021) mengatakan kalau pihaknya menunggu Perkembangan kasus untuk kepastian hukum dalam Perkara Pengrusakan tersebut.

“Sampai saat ini, kita dari Pendamping Hukum masih menunggu Kabar Dari Penyidik Bidkrimum Polda-Sumut, Sudah Sejauh mana Perkembangan Kasus Perusakan Lahan Ponirin, kita tidak mengetahui apakah Marisa sudah di periksa, Mengingat Dia adalah oknum Polwan” Jelas M.Abdi

“Sudah 16 bulan bulan Laporan Perusakan lahan milik Ponirin, Belum ada kejelasan, Penyidik mengatakan Kasus tersebut memenuhi Unsur 170, Jika Penyidik Bidkrimum Polda Tidak sanggup menetapkan tersangka pada pengrusakan Lahan Ponirin, mohon penjelasan mengapa? Ungkap Abdi.

Sementara Ponirin yang di temui wartawan Senin Sore (30/08/2021) sekira pukul 16:30wib di bilangan jalan Tambrin kota Tebingtinggi menyampaikan kalau dirinya Pesimis terhadap Pihak Penyidik Bidkrimum Polda-Sumut, kepada wartawan Ponirin membeberkan kekesalannya, dan kejanggalan dalam kasus yang dialaminya.

 

“16 bulan Laporan Perusakan ini tanpa kepastian hukum, oknum Polwan Marisa Simanjuntak bersama kelompok orang suruhannya bersajam dan Membawa Alat Berat Escavator merusak lahan yang sudah saya miliki sejak 10 tahun lalu, sementara Perangkat Desa setempat menghimbau untuk menghentikan Aktivitas perusakan, namun tidak di gubris mereka ” ungkap Ponirin.

“Biar semua orang tau ya! sejarah tanah saya, yang di rusak mereka sudah 40 tahun tanpa gugatan sengketa dan bertetangga Baik dengan orang tua Marisa, masak baru Tahun 2020 keluarga mereka menguasai lahan saya dengan cara Tidak terpuji, Main Rusak begitu saja, Sementara mereka Penegak Hukum yang tau hukum” Beber Ponirin.

Lanjut Ponirin ” Saya merasa Aneh sekelas penyidik polda untuk kasus sederhana kok bisa sampai begitu rumit mendudukkan Perkara ini, dalam pertemuan di kantor Desa (27/05/2021) Penyidik bilang 170 dan 406 nya Jelas”.

“Dan yang membuat saya lebih bingung lagi Pihak Penyidik Bidkrimum Polda-Sumut Meminta Surat Asli Milik saya! Ada apa ini? Mereka bilang untuk penyidikan, kok bukan surat Marisa yang di telusuri, karena batas timur di SKT 21/2004 milik Marisa ada nama Sumardi yang kata Penyidik Hilang jejak” kata Ponirin dengan raut kesal atas apa yang dialaminya.

Kasus Pengrusakan lahan yang sempat mendapat perhatian Kapolri pada 30 September 2020 lalu itu Saat dijabat Jendral Kepala Polisi Republik Indonesia Idham Azis hingga kini belum selesai, tidak hanya itu, Kasus ini juga sudah mendapat Sorotan Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara, dan sudah merekomendasikan hasil RDP dengan pihak Poldasu, Belum juga selesai (report-red)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PPKM Level 4 Kota Medan dan Siantar Diperpanjang, Polda sumut Terus Tingkatkan Operasi Yustisi |

Gi-media.com,Medan – Di tengah situasi PPKM kota Medan yang masih berada pada level 4, Polda Sumut terus meningkatkan Ops Yustisi dalam penegakan Protokol kesehatan di tengah – tengah masyarakat. Hal ini di lakukan agar masyarakat memahami bahwa saat ini situasi penyebaran covid -19 di kota Medan masih tinggi. Personil gabungan […]

Subscribe Kami Dong !

Email address: