Diduga Ingin Untung Besar,Pengerjaan Parit Pasangan Di Huta IV Perlanaan Tanpa Libatkan TPK

redaksi
0 0
Read Time2 Minute, 4 Second

Simalungun,GI-Media.com – Proyek parit pasangan Drainase Link yang menggunakan anggaran Dana Desa Tahun 2021 sebesar 156.950.500 (Seratus Lima Puluh Enam Juta,Sembilan Ratus Lima Puluh Ribu,Lima Ratus Rupiah ) dinilai tidak tepat sasaran dan tidak sesui aturan,pembangunan Dranaise sepanjang 407 meter di Huta/Dusun IV Teladan,Nagori Perlanaan Kecamatan Badar,Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara itu,saat ini menuai kritik.

Seperti dijelaskan oleh M.Saleh Giting yang disebut-sebut menjadi TPK dan ikut mengawasi proyek mengatakan,”terkait proyek di Huta IV Teladan saya cuma disuruh Pengulu ikut mengawasi saja bukan selaku TPK ( Tim Pelaksana Kegiatan )

“Pekerja yang digunakan sedikit hanya 8-9 orang saja setiap hari,Pengulu tak mau mengerjakan banyak orang,bahkan para pekerja ada warga luar,ada yang dari Pasar satu,Perdangan II,sementara warga sekitar saat ini banyak yang nggagur dan tidak di pekerjakan oleh pangulu.

Pembelian matrial dan penerimaan matrial urusan Pengulu langsung,begitu juga pembelian alat-alat dan gaji para pekerja,sesui RAB ada 15 HOK ( Harian Orang Kerja ) perhari dan dikerjakan 32 hari,namun suda lebih 32 hari pekerjaan belum selesai,yang pasti aku disitu bukan sebagai TPK,maka aku tidak tau bon-bon pembelian dan matrial yang masuk,begitu juga gaji para pekerja berapa perhari juga aku tidak tau,karena memang tak perna diberitau oleh Pangulu, ucap Ginting Jum’at 29/07/2021.

“Terkait pembangunan Parit Pasangan di Huta IV teladan,saya mendapat laporan dari beberpa orang warga sekitar,para warga mengeluhkan pembangunan tersebut dikerjakan amburadul,diantranya campuran matrial tidak semestinya,ketebalan lantai dan kurangnya penyerapan tenaga kerja warga sekitar,bahkan keberadaan TPK sampai saat ini masi dipertanyakan.

Dalam rapat-rapat yang lalu,kami Mujana Nagori Perlanaan selalu mengingatkan pada Gamot dan Pangulu agar mengutamakan pekerja dari Huta yang bersangkutan dan pengerjaan anggaran Dana Desa harus sesuai aturan yang ada,jangan ada oknum yang berupaya mendapat untung besar pada proyek tersebut,nanti kita cek bang bangunan itu,bila pengerjaanya tidak semestinya kita minta pada Pangulu untuk diperbaiki kembali,ucap Edi Susanto,Ketua Maujana Nagori Perlanaan pada Jum’at 29/8/2021.

Tri Jaka sendiri Selaku Pangulu Nagiri Perlanaan saat dikonfimasi pada Sabtu 31/7/2021,mengatakan bahwa TPK pengerjaan Pembangunan Parit lening di huta Teladan adalah M Saleh Giting,Resja,Iming dan dua orang lain,namun belum menyerahkan SK mereka,”Masi Dikator SK nya bang,kalau pekerja dari Nagori lain itu kernetnya bang ucap Jaka,namun Pangulu bungkam ketika ditanya kenapa pembelian Matrial,alat-alat kerja dan gaji pekerja di kelolah oleh pangulu sendiri.(*)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Judi Togel Di Ujung Padang Semangkin Marak,Kinerja Polsek Bosar Maligas Dikritik

Simalungun,GI-Media.com – Kecamatan Ujung Padang merupakan wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Bosar Maligas Polres Simalungun,saat ini di kecamatan tersebut beredar infomasi bahwa permain judi Togel semangkin marak,dan dinilai diabaikan oleh Polsek Bosar Maligas. Ada beberapa nama agen Togel yang mengais rejeki dari permaianan haram tersebut,diantaranya WR warga Aek/Sei Gerger Kecamatan Ujung […]

Subscribe Kami Dong !

Email address: