Tolak Omnibuslaw, Elemen Masa Sambangi DPRD kota Tebingtinggi

1 0
Read Time1 Minute, 36 Second

Gi-media.com Tebingtinggi — Elemen mahasiswa, buruh dan masyarakat Longmarch menuju gedung DPRD kota Tebingtinggi sampaikan Aspirasi tolak UU Omnibuslawa Cipta kerja , Senin (12/10/2020)

Bergerak dari Taman Revolusi Mental, sekira pukul 10.30 WIB. Para pelaku aksi berbekal alat peraga poster dan belasan spanduk berisi tulisan protes terhadap UU cipta kerja yang baru di sah kan DPR-RI, 5 Oktober lalu

Longmarch menuju gedung DPRD kota Tebingtinggi Jl. Dr. Sutomo pagi itu di kawal petugas gabungan TNI-POLRI pada setiap persimpangan seperti jalan D.I Panjaitan, dan Jalan Gereja

Sebelum menyampaikan aspirasinya didepan kantor DPRD, petugas polisi Polres Tebingtinggi menghimbau agar masa pengunjuk rasa tetap disiplin protokol kesehatan.

Pantauan media, dalam orasinya, Masa meneriakkan penolakan terhadap rancangan UU Omnibuslaw Cipta Kerja juga meminta Legislatif dan Eksekutif kota Tebingtinggi sepakat berkomitmen menolak UU cipta kerja dan bersurat ke pemerintah pusat menyampaikan penolakan terhadap UU cipta kerja tersebut .

Masa meminta agar DPRD dan Pemerintah bersama secara resmi kelembagaan menolak rancangan UU Omnibuslow Cipta kerja yang dianggap merugikan kaum Buruh

Ketua DPRD Tebingtinggi Basyaruddin Nasution SH saat menemui pengunjuk rasa, meminta agar sikap protes terhadap rancangan itu disampaikan secara matang.

“Mari Kita duduk bersama, membahas poin2 apa yang harus kita sampaikan secara matang, di ruang utama gedung DPRD bersama Walikota Tebingtinggi,” ungkap Basarudin.

Masih dalam Pantauan, para pengunjuk rasa lanjut menyampaikan alasan penolakan UU cipta kerja tersebut, di ruang Utama DPRD, pembahasan itu berlanjut bersama Walikota Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM yang sebelumnya di teriaki untuk menemui masa

Walikota Ir H Umar yang hadir duduk bersama para legislator kota lemang itu menerima sikap mahasiswa dan buruh atas penolakan cipta kerja itu, dan meminta mahasiswa membahas bersama secara matang, apa yang perlu disampaikan ke pemerintah pusat

Hingga akhir pertemuan sekira pukul 13:30 wib, tidak ada aksi anarkis yang terlihat, dan pembahasan tuntutan menolak UU Omnibuslow Cipta kerja oleh masa akan lanjut dibahas secara bersama antara legislatif eksekutif dan mahasiswa (report-red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan