• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
Gi Media
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Gi Media
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Agama

Meskipun Pemimpin Ummat, Rasullulah Juga Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga |

redaksi by redaksi
Mei 9, 2020
in Agama
0
Meskipun Pemimpin Ummat, Rasullulah Juga Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga |
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

GI-Media.com, Tebingtinggi| Berbagai cerita yang tertulis mengabadikan kisah kisah tentang keteladanan Rasullulah  dimasa ketika beliau masih hidup, agar ummatnya yang akan datang meneladani nya sebagai panduan hidup, dari kisah singkat maupun kisah riwayat hidup nya

Diantara kisah kisah tersebut, salah satunya kisah yang ditulis ini .

ADVERTISEMENT

Dilansir dari Bersama Dakwah Net, Diriwayatkan pada saat itu Rasulullah baru tiba dari perang Tabuk, Banyak sahabat yang ikut beserta Nabi dalam peperangan ini. Tidak ada yang tertinggal kecuali orang-orang yang berhalangan dan ada uzur.

BeritaTerkait

Ribuan Warga Tebing Tinggi Ikuti Doa Dan Dzikir Bersama

Ribuan Warga Tebing Tinggi Ikuti Doa Dan Dzikir Bersama

2 bulan ago
PEMERINTAH TETAPKAN 1 RAMADAN 1447 H JATUH PADA 19 FEBRUARI 2026

PEMERINTAH TETAPKAN 1 RAMADAN 1447 H JATUH PADA 19 FEBRUARI 2026

2 bulan ago
Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Wali Kota Tebing Tinggi Jaga Ukhuwah Islamiah

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Wali Kota Tebing Tinggi Jaga Ukhuwah Islamiah

2 bulan ago
Maxone Hotel Kota Harapan Indah Bekasi Luncurkan Program Iftar Ramadhan “Gema Swarna Ramadhan 1447 H

Maxone Hotel Kota Harapan Indah Bekasi Luncurkan Program Iftar Ramadhan “Gema Swarna Ramadhan 1447 H

2 bulan ago

Ketika mendekati kota Madinah, di salah satu sudut jalan, Rasulullah bersua dengan seorang tukang batu. Ketika itu Rasulullah melihat tangan buruh tukang batu tersebut melepuh, kulitnya merah kehitam-hitaman seperti terpanggang matahari.

Rasulullah bertanya, “Kenapa tanganmu kasar sekali?”

Si tukang batu menjawab, “Ya Rasulullah, pekerjaan saya ini membelah batu setiap hari, dan belahan batu itu saya jual ke pasar, lalu hasilnya saya gunakan untuk memberi nafkah keluarga saya, karena itulah tangan saya kasar.”

Rasulpun menggenggam tangan itu, dan menciumnya seraya bersabda, “Hadzihi yadun la tamatsaha narun abada”, ‘inilah tangan yang tidak akan pernah disentuh oleh api neraka selama-lamanya‘.

Begitulah tentang gambaran betapa mencari nafkah adalah hal yang sangat mulia. Terutama hal ini diwajibkan kepada seorang laki-laki sebagai kepala keluarga. Namun begitu, bukan berarti ketika sampai di rumah hanya bisa berleha-leha, dan menyerahkan semua pekerjaan rumah kepada istri serta banyak kegiatan di luar saja. Rasulullah sendiri juga orang ‘rumahan’.

Ketika sedang di rumahnya Muhammad SAW adalah seorang manusia seperti manusia lainnya sebagaimana kata ‘Aisyah: “Rasulullah SAW membersihkan bajunya, memberi minum kambingnya, dan melayani dirinya sendiri.”

‘Aisyah juga berkata : “Rasulullah SAW menjahit baju dan sandalnya sendiri.” Ketika ditanyakan kepada ‘Aisyah, “apa yang Rasulullah SAW lakukan dalam keluarganya?” ‘Aisyah menjawab: “Rasulullah SAW memenuhi kebutuhan keluarganya. Apabila waktu shalat tiba, beliau keluar untuk shalat.”

Dalam sebuah riwayat dikatakan: “Rasulullah SAW menjahit sandal dan bajunya sebagaimana seseorang di antara kamu berbuat di rumahnya.”

‘Aisyah berkata: ‘Rasulullah SAW adalah selembut-lembut manusia dan semulia-mulia manusia. Beliau tertawa juga tersenyum.”

Dari Anas ra., ia berkata : “Aku tidak pernah melihat seseorang yang lebih menyayangi keluarganya dari Rasulullah SAW.” Aisyah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “sebaik-baik kamu adalah yang paling baik kepada keluarganya dan aku adalah orang yang paling baik kepada keluargaku.”

Abu Hurairah ra berkata: “Rasulullah SAW sama sekali tidak pernah mencela makanan. Jika beliau suka, beliau memakannya. Jika tidak suka, beliau meninggalkannya.”

Salawat dan salam kepada Rasullulah semoga kita mendapat syafaatnya di akhirat kelak .

 

Penulis : Ari kibo

 

 

 

Tags: Kisah Nabi Muhammad S.A.WRasullulah
Previous Post

Anas Maruf KKP Bandara Sukarno-Hatta “40 penumpang terindikasi virus Corona” |

Next Post

Prediksi Sri Mulyani, penurunan belanja akan sangat terasa di bidang jasa transportasi dan jasa yang terkait |

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA TEBING TINGGI LAKSANAKAN SHALAT IDUL FITRI 1447 H BERSAMA RIBUAN WARGA
Agama

WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA TEBING TINGGI LAKSANAKAN SHALAT IDUL FITRI 1447 H BERSAMA RIBUAN WARGA

by redaksi
Maret 21, 2026
0

    Gi-Media.com Tebing tinggi, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih dan Wakil Wali Kota, H. Chairil Mukmin...

Read more

ULP Tebing Tinggi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematang Siantar Berbagi Takjil Buka Puasa Bersama Kaum Muda dan Awak Media

Maret 11, 2026
Iman Irdian Saragih Terima Audensi Pengurus MUI Tebing Tinggi

Iman Irdian Saragih Terima Audensi Pengurus MUI Tebing Tinggi

Maret 4, 2026
Ekspedisi Ramadan untuk Aceh: SalamAid Kirim Paket Lebaran bagi Penyintas Bencana

Ekspedisi Ramadan untuk Aceh: SalamAid Kirim Paket Lebaran bagi Penyintas Bencana

Maret 2, 2026
Ribuan Warga Tebing Tinggi Ikuti Doa Dan Dzikir Bersama

Ribuan Warga Tebing Tinggi Ikuti Doa Dan Dzikir Bersama

Februari 18, 2026
PEMERINTAH TETAPKAN 1 RAMADAN 1447 H JATUH PADA 19 FEBRUARI 2026

PEMERINTAH TETAPKAN 1 RAMADAN 1447 H JATUH PADA 19 FEBRUARI 2026

Februari 17, 2026
Next Post
Prediksi Sri Mulyani, penurunan belanja akan sangat terasa di bidang jasa transportasi dan jasa yang terkait |

Prediksi Sri Mulyani, penurunan belanja akan sangat terasa di bidang jasa transportasi dan jasa yang terkait |

Discussion about this post

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

Februari 13, 2025

Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

November 6, 2023

Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

November 21, 2023
Peredaran Sabu Dipematang Bandar Semangkin Marak,Diduga Ada Oknum APH Trima Stabil Dari Para Bandar

Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

Januari 29, 2025
12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

0

Terkait Penampungan CPO Tanpa Ijin Dibatu 10,Ini Kata Kapolres Tebingtinggi

0
Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

0

Uji Ketangkasan Giur Pengunjung Pasar Malam Tebingtinggi

0
Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Rutan Tanjung Pura Berikan Bantuan Gerai Gerobak kepada Keluarga Warga Binaan

Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Rutan Tanjung Pura Berikan Bantuan Gerai Gerobak kepada Keluarga Warga Binaan

April 27, 2026
Berhasil meraih predikat,SMKN 1 Sidenreng jadi sekolah pusat keunggulan

Berhasil meraih predikat,SMKN 1 Sidenreng jadi sekolah pusat keunggulan

April 27, 2026
Meriah di TMII, Festival Walet Emas Satukan Ribuan Warga Kebumen se-Jabodetabek

Meriah di TMII, Festival Walet Emas Satukan Ribuan Warga Kebumen se-Jabodetabek

April 27, 2026
Bobibos Inovasi Energi Lokal, Antara Harapan Kemandirian dan Pentingnya Kewaspadaan Publik  Di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat dan dorongan menuju sumber yang lebih ramah lingkungan, nama Bobibos mulai mencuri perhatian.   Dikenal sebagai gagasan bahan bakar berbasis jerami, Bobibos menghadirkan narasi baru: bahwa limbah pertanian pun berpotensi menjadi energi masa depan.  Lebih dari sekadar inovasi teknis,   Bobibos membawa pesan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari—tentang efisiensi, keberlanjutan, dan peran keluarga dalam memilih sumber energi yang lebih bijak. Dari Jerami Menjadi Energi  Bobibos dikembangkan dari pemanfaatan jerami, limbah pertanian yang selama ini kerap terbuang.   Dengan pendekatan teknologi tertentu, bahan ini diolah menjadi bahan bakar alternatif yang diklaim memiliki kualitas tinggi. Gagasan ini sejalan dengan upaya global dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis sumber daya lokal.   Di sisi lain, konsep ini juga memberi ruang bagi masyarakat untuk lebih memahami bahwa solusi energi bisa lahir dari lingkungan terdekat.  Menyentuh Kehidupan Keluarga  Dalam perspektif yang lebih luas, energi bukan hanya soal industri besar, tetapi juga tentang rumah tangga.   Perempuan, sebagai pengelola kebutuhan sehari-hari, memiliki peran penting dalam menentukan pilihan yang lebih hemat dan ramah lingkungan.  Bobibos hadir dengan pendekatan yang membumi—mengajak masyarakat melihat energi bukan sebagai sesuatu yang jauh, melainkan bagian dari keputusan sehari-hari yang berdampak jangka panjang.  Antusiasme Publik dan Tantangan Informasi  Seiring meningkatnya perhatian publik, muncul pula berbagai informasi yang beredar di media sosial, termasuk klaim distribusi dan kerja sama yang belum tentu terverifikasi.  Sejumlah konten bahkan telah mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan Bobibos.   Hal ini menjadi pengingat bahwa di balik peluang inovasi, selalu ada risiko misinformasi yang perlu disikapi secara kritis.  Edukasi dan Transparansi   Jadi Kunci Hingga saat ini, Bobibos masih dalam tahap pengembangan dan belum dipasarkan secara luas. Karena itu, masyarakat diimbau untuk: Mengakses informasi dari sumber resmi Tidak mudah tergiur tawaran investasi atau distribusi instan  Memastikan kejelasan legalitas sebelum melakukan transaksi Langkah ini penting agar antusiasme terhadap inovasi tidak berujung pada kerugian . Menjaga Harapan Tetap Rasional  Bobibos adalah simbol dari semangat inovasi lokal—tentang bagaimana ide sederhana bisa berkembang menjadi solusi besar.   Namun, seperti halnya semua teknologi baru, proses menuju implementasi membutuhkan waktu, pengujian, dan validasi.  Dengan pendekatan yang jernih dan edukatif, masyarakat dapat tetap membuka diri terhadap perkembangan ini tanpa kehilangan kewaspadaan.  Pada akhirnya, masa depan energi tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh cara kita menyikapi informasi. Bobibos menawarkan harapan—dan harapan itu akan tetap hidup jika dibangun di atas kesadaran, bukan sekadar euforia.

Bobibos Inovasi Energi Lokal, Antara Harapan Kemandirian dan Pentingnya Kewaspadaan Publik

April 26, 2026

Recent News

Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Rutan Tanjung Pura Berikan Bantuan Gerai Gerobak kepada Keluarga Warga Binaan

Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Rutan Tanjung Pura Berikan Bantuan Gerai Gerobak kepada Keluarga Warga Binaan

April 27, 2026
Berhasil meraih predikat,SMKN 1 Sidenreng jadi sekolah pusat keunggulan

Berhasil meraih predikat,SMKN 1 Sidenreng jadi sekolah pusat keunggulan

April 27, 2026
Meriah di TMII, Festival Walet Emas Satukan Ribuan Warga Kebumen se-Jabodetabek

Meriah di TMII, Festival Walet Emas Satukan Ribuan Warga Kebumen se-Jabodetabek

April 27, 2026
Bobibos Inovasi Energi Lokal, Antara Harapan Kemandirian dan Pentingnya Kewaspadaan Publik  Di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat dan dorongan menuju sumber yang lebih ramah lingkungan, nama Bobibos mulai mencuri perhatian.   Dikenal sebagai gagasan bahan bakar berbasis jerami, Bobibos menghadirkan narasi baru: bahwa limbah pertanian pun berpotensi menjadi energi masa depan.  Lebih dari sekadar inovasi teknis,   Bobibos membawa pesan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari—tentang efisiensi, keberlanjutan, dan peran keluarga dalam memilih sumber energi yang lebih bijak. Dari Jerami Menjadi Energi  Bobibos dikembangkan dari pemanfaatan jerami, limbah pertanian yang selama ini kerap terbuang.   Dengan pendekatan teknologi tertentu, bahan ini diolah menjadi bahan bakar alternatif yang diklaim memiliki kualitas tinggi. Gagasan ini sejalan dengan upaya global dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis sumber daya lokal.   Di sisi lain, konsep ini juga memberi ruang bagi masyarakat untuk lebih memahami bahwa solusi energi bisa lahir dari lingkungan terdekat.  Menyentuh Kehidupan Keluarga  Dalam perspektif yang lebih luas, energi bukan hanya soal industri besar, tetapi juga tentang rumah tangga.   Perempuan, sebagai pengelola kebutuhan sehari-hari, memiliki peran penting dalam menentukan pilihan yang lebih hemat dan ramah lingkungan.  Bobibos hadir dengan pendekatan yang membumi—mengajak masyarakat melihat energi bukan sebagai sesuatu yang jauh, melainkan bagian dari keputusan sehari-hari yang berdampak jangka panjang.  Antusiasme Publik dan Tantangan Informasi  Seiring meningkatnya perhatian publik, muncul pula berbagai informasi yang beredar di media sosial, termasuk klaim distribusi dan kerja sama yang belum tentu terverifikasi.  Sejumlah konten bahkan telah mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan Bobibos.   Hal ini menjadi pengingat bahwa di balik peluang inovasi, selalu ada risiko misinformasi yang perlu disikapi secara kritis.  Edukasi dan Transparansi   Jadi Kunci Hingga saat ini, Bobibos masih dalam tahap pengembangan dan belum dipasarkan secara luas. Karena itu, masyarakat diimbau untuk: Mengakses informasi dari sumber resmi Tidak mudah tergiur tawaran investasi atau distribusi instan  Memastikan kejelasan legalitas sebelum melakukan transaksi Langkah ini penting agar antusiasme terhadap inovasi tidak berujung pada kerugian . Menjaga Harapan Tetap Rasional  Bobibos adalah simbol dari semangat inovasi lokal—tentang bagaimana ide sederhana bisa berkembang menjadi solusi besar.   Namun, seperti halnya semua teknologi baru, proses menuju implementasi membutuhkan waktu, pengujian, dan validasi.  Dengan pendekatan yang jernih dan edukatif, masyarakat dapat tetap membuka diri terhadap perkembangan ini tanpa kehilangan kewaspadaan.  Pada akhirnya, masa depan energi tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh cara kita menyikapi informasi. Bobibos menawarkan harapan—dan harapan itu akan tetap hidup jika dibangun di atas kesadaran, bukan sekadar euforia.

Bobibos Inovasi Energi Lokal, Antara Harapan Kemandirian dan Pentingnya Kewaspadaan Publik

April 26, 2026
Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

PT Gerbang Informasi Media

Follow Us

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (74)
  • Daerah (2,376)
  • DPD/DPRD/DPR RI (9)
  • Ekonomi (249)
  • Fashion (24)
  • Hiburan (48)
  • Hukum (1,110)
  • Internasional (92)
  • Kesehatan (88)
  • Korupsi (46)
  • Kriminal (169)
  • Nasional (590)
  • Olahraga (45)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (95)
  • Politik (108)
  • REDAKSI (306)
  • Sumut (1,062)
  • TNI/POLRI (51)
  • IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengawas Proyek SLB Negeri 25 Sintang Inisial DM Abaikan Konfirmasi Awak Media

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara