Jakarta Musyawarah Nasional (Munas) VI Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri resmi dibuka oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri
Komjen Pol. Karyoto di Jakarta, Jumat (15/5). Agenda nasional tersebut menjadi momentum penting bagi KBPP Polri dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas kontribusi sosial di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Karyoto menekankan bahwa soliditas organisasi harus diiringi dengan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, KBPP Polri memiliki posisi strategis sebagai mitra Polri dalam mendukung stabilitas keamanan, menjaga persatuan, serta memperkuat nilai sosial kemasyarakatan.
Ia juga mengajak seluruh kader KBPP Polri untuk aktif mengambil bagian dalam pembangunan nasional melalui program-program yang konstruktif, edukatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat luas. Selain menjaga nama baik institusi, anggota KBPP Polri diharapkan mampu menjadi jembatan yang mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Munas VI KBPP Polri turut menjadi forum pemilihan Ketua Umum periode 2026–2031. Kegiatan tersebut dihadiri pengurus dari 34 provinsi di Indonesia serta sejumlah tokoh nasional, termasuk anggota Komisi III DPR RI dan jajaran Dewan Kehormatan organisasi.
Ketua Umum KBPP Polri, Evita Nursanty, menyampaikan bahwa Munas kali ini menjadi momentum memperkuat organisasi agar semakin modern, solid, dan responsif terhadap tantangan sosial yang berkembang.
Menurutnya, KBPP Polri tidak hanya hadir sebagai organisasi kekeluargaan, tetapi juga harus mampu menjadi wadah pengabdian sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan bangsa
Dengan mengusung semangat “Solid untuk Polri dan Negeri”,
Munas VI KBPP Polri diharapkan melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin adaptif, berdaya guna, serta terus mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat























Discussion about this post