• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
Gi Media
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Gi Media
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Fashion

Uang, Emosi, dan Makna Hidup: Idayanti Sudiro Ajak Masyarakat Hidup Lebih “Fun” Lewat Kebijaksanaan Finansial

Hidup "FUN" Lewat Kebijaksanaan Finansial

redaksi by redaksi
November 13, 2025
in Ekonomi, Kesehatan, Pendidikan
0
Uang, Emosi, dan Makna Hidup: Idayanti Sudiro Ajak Masyarakat Hidup Lebih “Fun” Lewat Kebijaksanaan Finansial
0
SHARES
81
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Gi-media.com Jakarta, 11 November 2025 — Bagaimana jika uang bukan sekadar alat transaksi, melainkan sarana menuju kesejahteraan lahir dan batin? Inilah pesan utama yang disampaikan Idayanti Sudiro, penulis buku “Financial Wisdom with Emotional Intelligence” sekaligus Founder Financial Wisdom Academy (FWA), dalam acara Bedah Buku “Financial Wisdom with Emotional Intelligence” di Perpustakaan Jakarta.
.
Buku ini lahir dari pengalaman pribadi dan refleksi panjang Idayanti tentang hubungan antara emosi, perilaku, dan keputusan keuangan. Ia mengungkapkan bahwa inspirasi utama buku ini berangkat dari realitas masa pensiun — masa yang seharusnya menjadi waktu menikmati hasil kerja keras, namun kerap menjadi masa penuh kecemasan bagi banyak orang.

.

“Uang itu hanya alat, tapi cara kita menggunakannya sangat dipengaruhi oleh kondisi emosional dan spiritual,” ujar Idayanti. “Ketika seseorang sedang marah, kecewa, atau merasa rendah diri, keputusan keuangannya bisa sangat berbeda dari saat ia tenang. Karena itu, kecerdasan emosional menjadi kunci dalam pengelolaan finansial.”

.

ADVERTISEMENT

*Mengolah Emosi, Menemukan Makna*

BeritaTerkait

Berhasil meraih predikat,SMKN 1 Sidenreng jadi sekolah pusat keunggulan

Berhasil meraih predikat,SMKN 1 Sidenreng jadi sekolah pusat keunggulan

3 hari ago
Bobibos Inovasi Energi Lokal, Antara Harapan Kemandirian dan Pentingnya Kewaspadaan Publik  Di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat dan dorongan menuju sumber yang lebih ramah lingkungan, nama Bobibos mulai mencuri perhatian.   Dikenal sebagai gagasan bahan bakar berbasis jerami, Bobibos menghadirkan narasi baru: bahwa limbah pertanian pun berpotensi menjadi energi masa depan.  Lebih dari sekadar inovasi teknis,   Bobibos membawa pesan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari—tentang efisiensi, keberlanjutan, dan peran keluarga dalam memilih sumber energi yang lebih bijak. Dari Jerami Menjadi Energi  Bobibos dikembangkan dari pemanfaatan jerami, limbah pertanian yang selama ini kerap terbuang.   Dengan pendekatan teknologi tertentu, bahan ini diolah menjadi bahan bakar alternatif yang diklaim memiliki kualitas tinggi. Gagasan ini sejalan dengan upaya global dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis sumber daya lokal.   Di sisi lain, konsep ini juga memberi ruang bagi masyarakat untuk lebih memahami bahwa solusi energi bisa lahir dari lingkungan terdekat.  Menyentuh Kehidupan Keluarga  Dalam perspektif yang lebih luas, energi bukan hanya soal industri besar, tetapi juga tentang rumah tangga.   Perempuan, sebagai pengelola kebutuhan sehari-hari, memiliki peran penting dalam menentukan pilihan yang lebih hemat dan ramah lingkungan.  Bobibos hadir dengan pendekatan yang membumi—mengajak masyarakat melihat energi bukan sebagai sesuatu yang jauh, melainkan bagian dari keputusan sehari-hari yang berdampak jangka panjang.  Antusiasme Publik dan Tantangan Informasi  Seiring meningkatnya perhatian publik, muncul pula berbagai informasi yang beredar di media sosial, termasuk klaim distribusi dan kerja sama yang belum tentu terverifikasi.  Sejumlah konten bahkan telah mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan Bobibos.   Hal ini menjadi pengingat bahwa di balik peluang inovasi, selalu ada risiko misinformasi yang perlu disikapi secara kritis.  Edukasi dan Transparansi   Jadi Kunci Hingga saat ini, Bobibos masih dalam tahap pengembangan dan belum dipasarkan secara luas. Karena itu, masyarakat diimbau untuk: Mengakses informasi dari sumber resmi Tidak mudah tergiur tawaran investasi atau distribusi instan  Memastikan kejelasan legalitas sebelum melakukan transaksi Langkah ini penting agar antusiasme terhadap inovasi tidak berujung pada kerugian . Menjaga Harapan Tetap Rasional  Bobibos adalah simbol dari semangat inovasi lokal—tentang bagaimana ide sederhana bisa berkembang menjadi solusi besar.   Namun, seperti halnya semua teknologi baru, proses menuju implementasi membutuhkan waktu, pengujian, dan validasi.  Dengan pendekatan yang jernih dan edukatif, masyarakat dapat tetap membuka diri terhadap perkembangan ini tanpa kehilangan kewaspadaan.  Pada akhirnya, masa depan energi tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh cara kita menyikapi informasi. Bobibos menawarkan harapan—dan harapan itu akan tetap hidup jika dibangun di atas kesadaran, bukan sekadar euforia.

Bobibos Inovasi Energi Lokal, Antara Harapan Kemandirian dan Pentingnya Kewaspadaan Publik

4 hari ago
KUD Rantau Pasaman dan Poktan Elang Laut Bersinergi Amankan Aset dan Kesejahteraan Anggota

KUD Rantau Pasaman dan Poktan Elang Laut Bersinergi Amankan Aset dan Kesejahteraan Anggota

4 hari ago
FIFGROUP Rayakan Hari Kartini dengan Aktivasi Interaktif di MRT Blok M, Ajak Perempuan Kenali Potensi Diri

FIFGROUP Rayakan Hari Kartini dengan Aktivasi Interaktif di MRT Blok M, Ajak Perempuan Kenali Potensi Diri

7 hari ago

Menurut Idayanti, banyak orang terjebak dalam ilusi status sosial dan gaya hidup kompetitif. Dari perasaan ingin terlihat “setara” hingga dorongan untuk membeli sesuatu hanya demi menenangkan emosi sesaat, semuanya menunjukkan betapa kuatnya pengaruh emosi terhadap perilaku keuangan.

.

Ia mencontohkan, seseorang yang dididik dengan pola pikir “uang itu susah didapat” atau “uang itu sumber masalah” akan cenderung memandang finansial dengan rasa takut, bukan rasa syukur. “Mindset seperti itu akan membentuk perilaku konsumsi dan investasi kita. Karena itu, financial wisdom harus berangkat dari memahami diri sendiri secara holistik — mencakup fisik, mental, emosional, dan spiritual,” tuturnya.

.

*Menerapkan Prinsip Holistik ala FWA*

Sebagai lembaga edukasi finansial, Financial Wisdom Academy (FWA) secara konsisten terus mengadakan berbagai program pelatihan dan seminar gratis ataupun berbayar, online atau offline, secara rutin; dan memiliki program CSR FWA Berbagi sebagai bentuk kepedulian FWA untuk membantu sebanyak mungkin orang meraih hidup yang lebih baik, lebih sejahtera secara fisik, mental ataupun spiritual. Program FWA tidak hanya membahas manajemen keuangan, tetapi juga mengenal diri, membangun mindset positif, mengelola emosi, menyiapkan masa pensiun yang tenang dan baik, hingga mewariskan harta/aset kepada orang-orang yang dicintai dengan tenang dan damai.

.

“FWA fokus pada pertumbuhan diri dan lingkungan. Kami ingin membantu masyarakat memahami bahwa kesejahteraan tidak bisa dicapai hanya dengan besarnya angka, tapi dengan keseimbangan hidup,” jelas Idayanti.

.

*“Fun Finance”: Menikmati Hidup Lewat Keuangan yang Sadar*

Melalui konsep “Fun Finance”, FWA mengajak masyarakat untuk memandang keuangan sebagai bagian dari kebahagiaan hidup, bukan beban. “Hidup lebih fun itu bukan berarti boros, tapi mampu menikmati hidup tanpa tekanan finansial. Dengan mengolah emosi dan bijak mengatur uang, kita bisa bahagia tanpa kehilangan arah,” katanya.

.

*Pesan Kehidupan: Sejahtera Lahir Batin, Bukan Sekadar Kaya*

Menutup sesi bedah buku, Idayanti mengingatkan pentingnya hidup dengan tujuan jangka panjang. “Hiduplah seolah-olah kita masih akan terus hidup lama. Jangan hanya ingin terlihat kaya, tapi jadilah orang yang tetap sejahtera,” ujarnya. Menurutnya, kesuksesan sejati bukan hanya diukur dari banyaknya harta, tetapi dari keseimbangan antara fisik, emosi, mental, dan spiritual.

.

“Kalau emosi dan mentalnya sehat, finansial akan mengikuti. Dan pada akhirnya, semua kembali kepada Tuhan. Uang hanyalah alat untuk hidup dengan bermakna,” tambahnya.

.

*Perspektif dari Pembedah Buku: Lahyanto Nadie*

.

Drs. Lahyanto Nadie, pembedah buku sekaligus tokoh literasi dari Pustaka Kaji, menilai buku ini memiliki pendekatan yang unik dan reflektif. “Idayanti tidak hanya bicara soal angka dan strategi keuangan, tetapi menyentuh aspek psikologis dan spiritual yang sering diabaikan. Ini membuat Financial Wisdom with Emotional Intelligence berbeda dari buku finansial lain,” ungkap Lahyanto.

.

Ia juga menegaskan pentingnya lembaga seperti Perpustakaan Jakarta untuk terus mendukung literasi finansial yang membangun kesadaran emosional masyarakat. “Gerakan literasi tidak cukup dengan membaca, tapi juga memahami makna di balik perilaku manusia terhadap uang,” ujarnya.

.

*Langkah FWA ke Depan*

.

FWA berkomitmen melanjutkan misi edukasi finansial berbasis nilai positif melalui kelas daring, podcast, dan kolaborasi dengan lembaga pendidikan maupun perusahaan. Tujuannya: menanamkan budaya literasi finansial yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga menenangkan secara emosional.

.

“Melalui Financial Wisdom Academy, Idayanti Sudiro mengajak masyarakat untuk tidak sekadar cerdas secara finansial, tapi juga tenang secara emosional — karena kesejahteraan sejati bukan hanya soal angka, tapi juga rasa.”

.

*Tentang Financial Wisdom Academy (FWA)*

.

FWA adalah lembaga edukasi finansial yang mengusung pendekatan holistik, dengan memadukan kecerdasan emosional dan energi diri untuk mendapatkan kebijaksanaan finansial sebagai jalan menuju kesejahteraan. Berdiri atas semangat untuk membantu masyarakat mencapai keseimbangan hidup, FWA aktif menyelenggarakan seminar online/offline, pelatihan korporasi, dan program literasi keuangan berbasis nilai-nilai dan kebijaksanaan agar orang bisa hidup sejahtera lahir batin dalam jangka panjang.

Source: Kecerdasan financial
Via: Keuangan
Tags: FWAka okkykecerdasan financialkeuangan
Previous Post

Yudha Priyono Laporkan Developer dan Notaris ke Polisi, Sertifikat Tanah Kliennya Diduga Digelapkan

Next Post

Pentas Seni GALXVlOR 2026: Siswa SMAN 9 Gowa Tunjukkan Kreativitas Anggun dan Inspiratif

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

18 Pasar Kondisi Parah Jadi Prioritas Rehabilitasi, Tunggu Anggaran Kementerian
Ekonomi

18 Pasar Kondisi Parah Jadi Prioritas Rehabilitasi, Tunggu Anggaran Kementerian

by Hj kul Indah
April 29, 2026
0

18 Pasar Kondisi Parah Jadi Prioritas Rehabilitasi, Tunggu Anggaran Kementerian Watampone –Gi Media -Com- (29/4/2026) Dinas Perdagangan Kabupaten Bone, Sulawesi...

Read more
Inovasi berkelanjutan: SMPN 6 Watampone ubah lahan terbengkalai jadi pusat pembelajaran dan konservasi lingkungan

Inovasi berkelanjutan: SMPN 6 Watampone ubah lahan terbengkalai jadi pusat pembelajaran dan konservasi lingkungan

April 29, 2026
SMK 7 Bone satu-satunya memiliki jurusan perhotelan bukan hanya belajar tapi langsung diterapkan di dunia usaha

SMK 7 Bone satu-satunya memiliki jurusan perhotelan bukan hanya belajar tapi langsung diterapkan di dunia usaha

April 29, 2026
Pendidikan bukan hanya soal nilai SMAN 2 Soppeng utamakan pembentukan karakter pemimpin

Pendidikan bukan hanya soal nilai SMAN 2 Soppeng utamakan pembentukan karakter pemimpin

April 28, 2026
Berhasil meraih predikat,SMKN 1 Sidenreng jadi sekolah pusat keunggulan

Berhasil meraih predikat,SMKN 1 Sidenreng jadi sekolah pusat keunggulan

April 27, 2026
Bobibos Inovasi Energi Lokal, Antara Harapan Kemandirian dan Pentingnya Kewaspadaan Publik  Di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat dan dorongan menuju sumber yang lebih ramah lingkungan, nama Bobibos mulai mencuri perhatian.   Dikenal sebagai gagasan bahan bakar berbasis jerami, Bobibos menghadirkan narasi baru: bahwa limbah pertanian pun berpotensi menjadi energi masa depan.  Lebih dari sekadar inovasi teknis,   Bobibos membawa pesan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari—tentang efisiensi, keberlanjutan, dan peran keluarga dalam memilih sumber energi yang lebih bijak. Dari Jerami Menjadi Energi  Bobibos dikembangkan dari pemanfaatan jerami, limbah pertanian yang selama ini kerap terbuang.   Dengan pendekatan teknologi tertentu, bahan ini diolah menjadi bahan bakar alternatif yang diklaim memiliki kualitas tinggi. Gagasan ini sejalan dengan upaya global dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis sumber daya lokal.   Di sisi lain, konsep ini juga memberi ruang bagi masyarakat untuk lebih memahami bahwa solusi energi bisa lahir dari lingkungan terdekat.  Menyentuh Kehidupan Keluarga  Dalam perspektif yang lebih luas, energi bukan hanya soal industri besar, tetapi juga tentang rumah tangga.   Perempuan, sebagai pengelola kebutuhan sehari-hari, memiliki peran penting dalam menentukan pilihan yang lebih hemat dan ramah lingkungan.  Bobibos hadir dengan pendekatan yang membumi—mengajak masyarakat melihat energi bukan sebagai sesuatu yang jauh, melainkan bagian dari keputusan sehari-hari yang berdampak jangka panjang.  Antusiasme Publik dan Tantangan Informasi  Seiring meningkatnya perhatian publik, muncul pula berbagai informasi yang beredar di media sosial, termasuk klaim distribusi dan kerja sama yang belum tentu terverifikasi.  Sejumlah konten bahkan telah mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan Bobibos.   Hal ini menjadi pengingat bahwa di balik peluang inovasi, selalu ada risiko misinformasi yang perlu disikapi secara kritis.  Edukasi dan Transparansi   Jadi Kunci Hingga saat ini, Bobibos masih dalam tahap pengembangan dan belum dipasarkan secara luas. Karena itu, masyarakat diimbau untuk: Mengakses informasi dari sumber resmi Tidak mudah tergiur tawaran investasi atau distribusi instan  Memastikan kejelasan legalitas sebelum melakukan transaksi Langkah ini penting agar antusiasme terhadap inovasi tidak berujung pada kerugian . Menjaga Harapan Tetap Rasional  Bobibos adalah simbol dari semangat inovasi lokal—tentang bagaimana ide sederhana bisa berkembang menjadi solusi besar.   Namun, seperti halnya semua teknologi baru, proses menuju implementasi membutuhkan waktu, pengujian, dan validasi.  Dengan pendekatan yang jernih dan edukatif, masyarakat dapat tetap membuka diri terhadap perkembangan ini tanpa kehilangan kewaspadaan.  Pada akhirnya, masa depan energi tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh cara kita menyikapi informasi. Bobibos menawarkan harapan—dan harapan itu akan tetap hidup jika dibangun di atas kesadaran, bukan sekadar euforia.

Bobibos Inovasi Energi Lokal, Antara Harapan Kemandirian dan Pentingnya Kewaspadaan Publik

April 26, 2026
Next Post
Pentas Seni GALXVlOR 2026: Siswa SMAN 9 Gowa Tunjukkan Kreativitas Anggun dan Inspiratif

Pentas Seni GALXVlOR 2026: Siswa SMAN 9 Gowa Tunjukkan Kreativitas Anggun dan Inspiratif

Discussion about this post

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

Februari 13, 2025

Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

November 6, 2023

Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

November 21, 2023
Peredaran Sabu Dipematang Bandar Semangkin Marak,Diduga Ada Oknum APH Trima Stabil Dari Para Bandar

Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

Januari 29, 2025
12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

0

Terkait Penampungan CPO Tanpa Ijin Dibatu 10,Ini Kata Kapolres Tebingtinggi

0
Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

0

Uji Ketangkasan Giur Pengunjung Pasar Malam Tebingtinggi

0
Di dukung sekolah atlet muda Sinjai ukir Prestasi di DBL CAMP 2006

Di dukung sekolah atlet muda Sinjai ukir Prestasi di DBL CAMP 2006

April 30, 2026
Industrialisasi ala Soemitro: Negara yang Merancang, Pasar yang Digerakkan

Industrialisasi ala Soemitro: Negara yang Merancang, Pasar yang Digerakkan

April 30, 2026
Peringati Hari Kartini 2026, Kongres Wanita Indonesia Kukuhkan Posisi Strategisnya, Sebagai Lokomotif Diplomasi Budaya

Peringati Hari Kartini 2026, Kongres Wanita Indonesia Kukuhkan Posisi Strategisnya, Sebagai Lokomotif Diplomasi Budaya

April 29, 2026
Prananda Surya Paloh Reses di Tebing Tinggi, NasDem Target Menang Pemilu 2029

Prananda Surya Paloh Reses di Tebing Tinggi, NasDem Target Menang Pemilu 2029

April 29, 2026

Recent News

Di dukung sekolah atlet muda Sinjai ukir Prestasi di DBL CAMP 2006

Di dukung sekolah atlet muda Sinjai ukir Prestasi di DBL CAMP 2006

April 30, 2026
Industrialisasi ala Soemitro: Negara yang Merancang, Pasar yang Digerakkan

Industrialisasi ala Soemitro: Negara yang Merancang, Pasar yang Digerakkan

April 30, 2026
Peringati Hari Kartini 2026, Kongres Wanita Indonesia Kukuhkan Posisi Strategisnya, Sebagai Lokomotif Diplomasi Budaya

Peringati Hari Kartini 2026, Kongres Wanita Indonesia Kukuhkan Posisi Strategisnya, Sebagai Lokomotif Diplomasi Budaya

April 29, 2026
Prananda Surya Paloh Reses di Tebing Tinggi, NasDem Target Menang Pemilu 2029

Prananda Surya Paloh Reses di Tebing Tinggi, NasDem Target Menang Pemilu 2029

April 29, 2026
Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

PT Gerbang Informasi Media

Follow Us

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (74)
  • Daerah (2,379)
  • DPD/DPRD/DPR RI (10)
  • Ekonomi (250)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (48)
  • Hukum (1,116)
  • Internasional (92)
  • Kesehatan (88)
  • Korupsi (46)
  • Kriminal (169)
  • Nasional (591)
  • Olahraga (46)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (98)
  • Politik (108)
  • REDAKSI (306)
  • Sumut (1,064)
  • TNI/POLRI (52)
  • IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengawas Proyek SLB Negeri 25 Sintang Inisial DM Abaikan Konfirmasi Awak Media

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara