SMK 7 Bone satu-satunya memiliki jurusan perhotelan bukan hanya belajar tapi langsung diterapkan di dunia usaha
BONE –GI Media -Com (29/4/2026) SMKN 7 Bone yang beralamat di Jl. Lapawawoi Karaeng Sigeriri, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone menjadi satu-satunya sekolah kejuruan di wilayah ini yang membuka jurusan Perhotelan. Berbagai terobosan dan kerja sama strategis terus dilakukan agar siswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap bersaing dan langsung diterima bekerja setelah lulus.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Sekolah SMKN 7 Bone, Syarifah, S.Pd., M.Pd dalam keterangannya. Menurutnya, pembelajaran di sekolah ini dirancang sedekat mungkin dengan kondisi dunia kerja nyata.
“Kami adalah satu-satunya sekolah di sini yang memiliki jurusan Perhotelan. Oleh karena itu, kami menjalin kerja sama erat dengan hotel-hotel ternama di Kabupaten Bone, salah satunya Hotel Helios. Siswa kelas 10 dan 11 saat mengikuti mata pelajaran produktif, kami langsung bawa mereka belajar dan praktik di sana. Bahkan tenaga pengajarnya pun berasal dari praktisi hotel itu sendiri,” jelasnya.
Kerja sama ini terbukti sangat efektif. Banyak alumni jurusan perhotelan yang setelah tamat langsung direkrut dan menjadi karyawan tetap di Hotel Helios, karena kemampuan mereka memang sudah terasah sejak masa sekolah.
“Selain siswa yang praktik, pihak hotel juga sering mengirim stafnya menjadi guru tamu di sekolah kami. Jadi transfer ilmunya dua arah, hasilnya lulusan kami memang sudah siap pakai,” tambahnya.
Saat ini SMKN 7 Bone memiliki lima kompetensi keahlian, yaitu:
1. Perhotelan
2. Pemasaran
3. Desain Komunikasi Visual
4. Desain dan Produksi Busana
5. Broadcasting dan Perfilman
Untuk jurusan Pemasaran, sekolah ini memiliki program unggulan yang menjadi kebanggaan, yaitu Kelas Khusus Alfamidi.
“Ini salah satu perubahan besar yang saya bangun sejak mulai menjabat 3 tahun lalu. Sebelumnya belum ada kerja sama ini, lalu saya inisiasi komunikasi hingga akhirnya Alfamidi bersedia membuka kelas khusus. Anak-anak yang masuk ke kelas ini sudah melalui seleksi khusus dan mendapatkan kurikulum khusus juga. Mulai dari kelas 10 hingga 12 mereka dibekali ilmu sesuai standar perusahaan, sehingga begitu lulus langsung mengikuti pelatihan dan resmi menjadi karyawan Alfamidi,” urai Syarifah.
Kualitas pendidikan yang diberikan juga dibuktikan dengan keberhasilan para lulusan. Tidak sedikit yang berhasil melanjutkan pendidikan tinggi maupun mendapatkan pekerjaan, bahkan sampai ke luar negeri.
“Alhamdulillah ada banyak yang diterima di perguruan tinggi negeri ternama. Ada yang masuk Universitas Negeri Makassar, Universitas Hasanuddin, dari berbagai jurusan yang mereka pilih, bahkan ada juga yang lolos lewat jalur prestasi SBMPTN. Yang paling membanggakan, ada alumni jurusan Pemasaran yang saat ini sudah bekerja di Jepang. Kami sempat berkomunikasi saat keberangkatannya, meskipun sekarang agak sulit terhubung karena lokasinya yang cukup terpencil di sana,” ceritanya.
Dalam masa kepemimpinannya selama 3 tahun, Syarifah mencatat perkembangan yang cukup signifikan. Jumlah siswa terus mengalami peningkatan meski sempat naik turun, dan saat ini tercatat berjumlah 252 siswa. Sementara tenaga pendidik dan kependidikan berjumlah 38 orang guru ditambah 1 orang tenaga administrasi, total 39 orang.
“Kami terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan dan pembelajaran. Target kami ke depan, lebih banyak lagi lulusan yang bisa terserap di dunia kerja, melanjutkan kuliah, bahkan berkarya hingga mancanegara. Semua ini kami lakukan agar kepercayaan masyarakat terhadap SMKN 7 Bone semakin meningkat,” pungkasnya.
Penulis”(Kul indah)























Discussion about this post