Pematangsiantar,Sumut – Kenapa tidak digrebek,padahal setiap hari ada saja penangkapan yang dirilis polresta Pematangsiantar di sejumlah lokasi dan diberitakan oleh media online lokal, ternyata penangkapan hanya para pemakai dan bandar – bandar ketengan.

Para tersangka bahkan tidak dikenali mantan pemain sabu Siantar,dari berbagai sumber diperoleh, bahkan penangkapan bandar – bandar ‘ketengan’ ini sering kali merupakan ‘request’ bandar Genk Bajigur, Genk Banjar dan Genk Teratai.
Para Bandar memang sangat lihai untuk dapat berkomunikasi dengan oknum Polisi dan BNN,diduga ada upeti rutin setiap minggu di ke kedua Instansi itu termasuk dalam kategori lancar dan lumayan besar, jadi wajar kalau terkadang mereka request ke oknum aparat untuk menangkap bede – bede kecil yang mengganggu pasar mereka.
Kekhawatiran kalangan masyarakat terhadap aksi pelaku peredaran narkotika jenis sabu-sabu saat ini semestinya menjadi perhatian khusus pihak Aparat Penegak Hukum.
Begitu bebasnya para pelaku pengedar sabu-sabu yang meraup keuntungan besar,akibatnya masa depan generasi penerus bangsa mengalami kerusakan mental.
Beredar informasi,aktivitas peredaran sabu-sabu tersebut dikendalikan bandar sabu berinisial UH bersama Dhln dan Hdra alias LLK, ” si UH bandarnya,dua bulan ini si Dhln dan si LLK di gang itu mainnya,datangi aja ke lokasi, lihat sendiri bagaimana situasinya.ungkap di akun Pacebook Pappa Raz.(27/09/2022)

Terpisah,M Simarmata mengamini apa yang di posting Akun FB Pappa Raz, ” benarnya itu Lae peredaran sabu-sabu saat ini memang bepindah – pindah,cuman pemainnya ya itu – itu juga,dari dulu si UH itu memang bandar sabu,si DHLN dan LLK saat ini kaki tanganya,kalau APH ya gampang kali mereka atur lae,hepeng mangatur semua,mana ada yang tak mau uang.
Kalau Satuan Narkoba dan BNN disiantar ini dianggap loyo dan tak berdaya menghadapi UH dan Kroninya,mana mungkin APH tak tau peredaran Narkoba yang semangkin hari semangkin marak,cuman apa daya lah kita lae, kita hanya tukang becak,yang punya wewenang memberantas Narkoba aja diam,ya paling kita jaga aja anak kita masing-masing aja lae.ucapnya Selasa 4/10/2022.
Sampai berita ini si sampaikan pada redaksi,reporter kami belum dapat menemui Kasat Narkoba dan Kapolres Pematangsiantar untuk dimintai tanggapan terkait maraknya peredaran Sabu yang diduga dikendalikan oleh UH,DHLN dan LLK. (*)





















Discussion about this post