Salat Berjamaah dan Disiplin Pagi Jadi Fokus Pembinaan di UPT SDN 145 Pinrang
Pinrang,-GI Media Com – UPT SD Negeri 145 Pinrang yang berlokasi di Jl. Pajalele, Desa Binanga Karaeng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, terus memperkuat pembinaan karakter siswa melalui program salat berjamaah dan disiplin pagi yang dilaksanakan secara konsisten. 
Kepala UPT SDN 145 Pinrang, Harpiani, S.Pd, mengatakan bahwa sebagian besar program yang dijalankan saat ini merupakan program yang sudah ada sejak kepemimpinan sebelumnya. Namun, pihaknya menekankan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan agar program benar-benar berdampak pada perubahan perilaku siswa.(26/1/2026)
“Programnya memang program lama, tapi sekarang kami jalankan secara lebih konsisten, terutama salat berjamaah dan pembiasaan disiplin pagi,” ujar Harpiani.
Ia menjelaskan, saat ini siswa kelas 3 hingga kelas 6 diwajibkan mengikuti salat Dzuhur berjamaah sebelum pulang ke rumah. Kebijakan tersebut diterapkan karena jam pulang siswa kelas 3–6 berada pada pukul 12.30 WITA, serta lokasi masjid yang berada dekat dengan sekolah.
“Kalau kelas 3 sampai 6 itu wajib salat berjamaah dulu baru pulang. Ini juga sudah kami sampaikan dan disepakati bersama orang tua murid,” jelasnya.
Sementara itu, untuk kelas 1 dan 2 yang pulang lebih awal sekitar pukul 11.30 WITA, kewajiban tersebut belum diterapkan.Selain kegiatan keagamaan, sekolah juga membiasakan disiplin waktu melalui rutinitas pagi. Setiap hari Senin dilaksanakan upacara bendera pukul 07.00 WITA. Sedangkan hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu diisi dengan kegiatan senam pagi pukul 07.00 WITA. Khusus hari Jumat, kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin bersama. Untuk meningkatkan motivasi siswa, mulai semester ini pihak sekolah juga memberikan hadiah sederhana kepada siswa yang datang paling awal ke sekolah.
“Sudah tiga minggu ini kami beri hadiah, seperti buku atau pulpen. Satu anak satu buku. Anak-anak butuh motivasi, apalagi di usia SD,” kata Harpiani.Menurutnya, kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Siswa yang sebelumnya sering datang terlambat kini mulai hadir lebih awal dan lebih disiplin.
“Alhamdulillah sudah terlihat perubahan. Anak-anak yang dulu datang pas bel masuk, sekarang sudah mulai datang lebih pagi. Kalau satu anak berubah, yang lain biasanya ikut,” tuturnya.
Terkait prestasi, UPT SDN 145 Pinrang pernah meraih juara harapan I lomba FLS3N tingkat kabupaten. Namun Harpiani mengakui masih terdapat kendala, terutama dalam lomba yang menuntut karya mandiri.
“Kendala kami di desa ini adalah pelatih. Lomba-lomba sekarang menuntut karya sendiri, sementara kapasitas guru untuk menciptakan karya baru masih perlu ditingkatkan,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menegaskan semangat guru dan siswa tetap tinggi meski berada di wilayah desa dengan keterbatasan fasilitas.
“Kalau disiplin dan karakter anak-anak sudah terbentuk, insyaallah prestasi dan hal-hal lain akan mengikuti,” pungkasnya.
Jurnalist”,(Kul indah)























Discussion about this post