416 KK di Kelurahan Bonto Langkasa Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng
PANGKEP,Gi-Media Com-16/12/2025- Pemerintah Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), menyalurkan bantuan pangan kepada 416 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat. Bantuan yang disalurkan berupa beras untuk dua bulan serta minyak goreng sebanyak 2 liter per bulan, sehingga total yang diterima warga adalah dua karung beras dan 4 liter minyak goreng.
Penyaluran bantuan tersebut telah berjalan selama lebih dari satu pekan dengan sistem pembagian per RW, sesuai jadwal yang telah ditetapkan pihak kelurahan. Namun demikian, waktu penyaluran tidak selalu menentu karena menyesuaikan kondisi lapangan.
“Pembagian kita atur per RW. Kalau pada jadwalnya warga tidak berada di tempat, kami beri kesempatan untuk menyusul datang mengambil bantuan di kelurahan,” ujar Sekretaris Camat Minasatene, Ansar, A., S.M mewakili
Lurah Bonto Langkasa, Agustini, S.E
saat ditemui di lokasi penyaluran, Selasa (16/12/2025).
Ansar menjelaskan, bagi penerima yang sakit atau lansia, bantuan akan diantarkan langsung ke rumah masing-masing. Penyaluran tidak dapat diwakilkan karena penerima wajib menunjukkan Kartu Keluarga (KK) dan KTP sesuai ketentuan.
Terkait data penerima, pihak kelurahan menegaskan bahwa data sepenuhnya berasal dari Dinas Sosial, sementara kelurahan hanya bertugas membantu proses penyaluran. “Kami tidak mengubah data. Data penerima sudah ditetapkan dari dinas sosial,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa bantuan pangan ini bersifat sementara dan tidak serta-merta meningkatkan perekonomian masyarakat. Kondisi ekonomi warga Bonto Langkasa dinilai masih bergantung pada sektor pertanian, tambak, serta pekerjaan serabutan, sementara tingkat kemiskinan di wilayah tersebut masih tergolong tinggi.
“Bantuan beras ini tidak secara langsung mempengaruhi peningkatan ekonomi masyarakat, karena sifatnya hanya membantu sementara,” ungkap Ansar.
Selama proses penyaluran, kata dia, tidak ditemukan gejolak atau protes berarti dari masyarakat. Penyaluran bantuan juga dikawal oleh petugas, bersamaan dengan pendistribusian bantuan sosial lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH), serta menggunakan sistem barcode untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
bahwa setiap bantuan yang diterima di kelurahan akan segera disalurkan kepada masyarakat tanpa penundaan.
“Semua tergantung distribusi dari pemerintah. Jika bantuan sudah tiba di kelurahan, kami langsung menyalurkannya, baik untuk satu bulan maupun dua bulan sekaligus,” tutupnya.
Reporter”,(Kul indah)























Discussion about this post