• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
Gi Media
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Gi Media
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Ekonomi

Purbaya Tambah TKD Jadi Rp693 Triliun di RAPBN 2026: Upaya Redam Gejolak, tapi Masih Ada Catatan

Dari yang semula direncanakan sebesar Rp 650 triliun, anggaran TKD kini diusulkan menjadi Rp 693 triliun—

redaksi by redaksi
September 18, 2025
in Ekonomi
0
Bawa Kabur 10 Milliar, Pelaku Ditangkap, Mobil Ditemukan, Uang Belum Jelas

Oplus_131072

0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gi-media.com Jakarta — Pemerintah yang dikomandoi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyetujui penambahan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2026. Dari yang semula direncanakan sebesar Rp 650 triliun, anggaran TKD kini diusulkan menjadi Rp 693 triliun—kenaikan sebesar Rp 43 triliun. Keputusan ini muncul dalam rapat kerja antara Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI yang digelar Kamis, 18 September 2025.

Latar Belakang & Pemicu

Kenaikan anggaran TKD ini tidak lepas dari tekanan langsung dari dinamika di tingkat daerah. Beberapa kepala daerah dikabarkan menaikkan pungutan, terutama Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), ke tingkat yang cukup tinggi, yang kemudian memicu protes publik. Salah satu contoh paling menonjol adalah di Kabupaten Pati, di mana kenaikan PBB-P2 mencapai 250%, yang kemudian menyebabkan demonstrasi besar.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Komisi-komisi DPR yang membidangi anggaran juga mengajukan usulan untuk peningkatan TKD setelah adanya masukan dari daerah terkait ketidakcukupan dana dalam menanggung beban operasional dan pelayanan publik. Pemangkasan alokasi sebelumnya sempat membuat banyak pemerintah daerah “gelagapan”, terutama akibat pengurangan dana pusat dan efisiensi yang mengurangi kemampuan daerah untuk menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan dasar.

BeritaTerkait

Prabowo Bisa Nabung Saat Perang

Prabowo Bisa Nabung Saat Perang

2 minggu ago
Perhutani Bersama CV Gilang Kencana Teken Kerja Sama Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Curug Cijalu

Perhutani Bersama CV Gilang Kencana Teken Kerja Sama Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Curug Cijalu

2 minggu ago
Musrenbang Jakarta Timur Himpun 2.888 Usulan, Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Prioritas

Musrenbang Jakarta Timur Himpun 2.888 Usulan, Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Prioritas

2 minggu ago
BOBIBOS Disebut Berpotensi Tekan Impor Energi Nasional, Konsep Integrasi Sawah dan Energi Jadi Sorotan

BOBIBOS Disebut Berpotensi Tekan Impor Energi Nasional, Konsep Integrasi Sawah dan Energi Jadi Sorotan

2 minggu ago

Rincian Keputusan & Dampak Anggaran

Besaran TKD meningkat menjadi Rp 692,995 – Rp 693 triliun, naik dari proyeksi awal Rp 650 triliun.

Belanja negara keseluruhan turut direvisi naik. Belanja pemerintah pusat, termasuk kementerian/lembaga, diminta ditambah juga. Total belanja negara dalam RAPBN 2026 naik dari Rp 3.786,5 triliun menjadi Rp 3.842,7 triliun, bertambah sekitar Rp 56,2 triliun.

Penerimaan negara juga mengalami revisi minor—naik dari target awal menjadi Rp 3.153,6 triliun, dari sebelumnya sekitar Rp 3.147,7 triliun. Kenaikan ini sebagian besar ditopang oleh peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan penerimaan dari cukai dan kepabeanan.

Namun, karena belanja ditambah, defisit APBN 2026 ikut melebar, dipatok menjadi Rp 689 triliun atau sebesar 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dibandingkan angka awal sekitar 2,48 persen PDB atau Rp 638,8 triliun.

 

Pernyataan Pihak Terkait

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut bahwa kenaikan TKD ini penting untuk menjaga stabilitas sosial dan politik di daerah, terutama menyikapi gejolak masyarakat akibat kebijakan pajak daerah yang dianggap memberatkan.

Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, menjelaskan bahwa tambahan Rp 43 triliun adalah respons atas permintaan dari komisi-komisi legislator serta tekanan publik terhadap tingginya beban daerah.

Pemerintah juga menegaskan bahwa meskipun TKD masih lebih rendah dibanding alokasi di 2025 (yang mencapai ~Rp 919 triliun dalam proyeksi awal) akan tetapi manfaat APBN ke daerah tidak akan berkurang. Sebab, program-program melalui belanja pemerintah pusat yang dilakukan di daerah juga cukup besar, sekitar Rp 1.300 triliun.

 

Analisis & Catatan Kritis

1. Turunnya TKD dibandingkan 2025
Meskipun terjadi kenaikan dari target awal 2026, TKD yang diusulkan masih jauh di bawah besaran yang dikucurkan pada 2025 dalam proyeksi awalnya (~Rp 919 triliun). Hal ini menimbulkan pertanyaan: seberapa besar disrupsi pelayanan publik di tingkat daerah bila memang terjadi pemangkasan dibanding tahun lalu.

2. Keselarasan antara pusat dan daerah
Kenaikan TKD diiringi dengan komitmen memonitor belanja daerah agar tidak terlambat (delay) — sebuah persoalan yang selama ini sering menjadi kritik. Ini menunjukkan bahwa tidak hanya alokasi, tapi efisiensi penyaluran dan pelaksanaan menjadi isu penting.

3. Risiko fiskal akibat defisit melebar
Defisit 2,68% dari PDB masih berada dalam batas aman menurut pemerintah, tetapi pelebaran defisit menunjukkan tekanan pada penerimaan atau kebutuhan belanja yang tak bisa ditunda. Ini bisa menimbulkan konsekuensi—keterbatasan ruang fiskal untuk kebutuhan darurat atau proyek mendesak jika kondisi ekonomi memburuk.

4. Potensi efek moral hazard
Bila daerah terus menaikkan pajak lokal secara drastis atau melakukan pemotongan anggaran pelayanan karena kekurangan dana transfer, tekanan publik akan meningkat. Kebijakan pusat yang “merespon” tekanan ini dengan menaikkan TKD bisa dianggap sebagai pengakuan bahwa daerah tidak cukup mandiri atau tidak mampu mengantisipasi perubahan dinamika anggaran. Ini membuka diskursus tentang reformasi desentralisasi fiskal agar daerah memiliki prediktabilitas anggaran yang lebih baik.

 

Kesimpulan

Penambahan TKD menjadi Rp 693 triliun dalam RAPBN 2026 adalah langkah strategis dan sigap dari pemerintah untuk meredam ketidakpuasan masyarakat dan keluhan pemerintah daerah akibat pemangkasan anggaran dan kebijakan pajak lokal yang dianggap memberatkan. Namun demikian, keputusan ini juga mengandung sejumlah risiko fiskal dan mempertanyakan konsistensi alokasi dibandingkan 2025.

Ke depan, kunci keberhasilan kebijakan ini tidak hanya terletak pada nominal alokasi, tetapi pada bagaimana belanja daerah disalurkan dan diimplementasikan secara tepat waktu, serta bagaimana pemerintah pusat dan daerah bisa memperkuat kapasitas daerah agar lebih mandiri — tidak tergantung pada “correction” lewat penambahan anggaran tiap kali terjadi protes publik.

 

Source: https://gi-media.com/2025/09/18/kunjungi-dua-tempat-fasilitas-publik-walikota-iman-irdianpentingnya-perbaikan/
Via: https://gi-media.com/2025/09/18/kunjungi-dua-tempat-fasilitas-publik-walikota-iman-irdianpentingnya-perbaikan/
Tags: #Kemenkeu #Purbaya #APBN2025 #EkonomiIndonesia #DemoMahasiswaEkonomipurnama
Previous Post

Kunjungi Dua Tempat Fasilitas Publik, Walikota Iman Irdian;Pentingnya Perbaikan

Next Post

Badan Penerimaan Negara: Taruhan Prabowo untuk Efisiensi Fiskal, Risiko dan Harapan

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Menu Roti Untuk B3 ,Peserta Didik , Menu Siap Saji Fresh Food Belum Disajikan SPPG, Edaran BGN no 8 Thn 2026 Terbit
Ekonomi

Menu Roti Untuk B3 ,Peserta Didik , Menu Siap Saji Fresh Food Belum Disajikan SPPG, Edaran BGN no 8 Thn 2026 Terbit

by redaksi
April 10, 2026
0

  Lombok - NTB, Gi-media.com,²| Setelah informasi pemberhentian menu makanan kering untuk Penerima manfaat MBG , Serta Informasi Penutupan 300an...

Read more
Omzet Penjualan Menurun Setelah Pasar  Direnovasi

Omzet Penjualan Menurun Setelah Pasar Direnovasi

April 10, 2026
LAMI Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas di Era Ekonomi Digital

LAMI Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas di Era Ekonomi Digital

April 10, 2026
Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak

Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak

April 6, 2026
Prabowo Bisa Nabung Saat Perang

Prabowo Bisa Nabung Saat Perang

April 5, 2026
Perhutani Bersama CV Gilang Kencana Teken Kerja Sama Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Curug Cijalu

Perhutani Bersama CV Gilang Kencana Teken Kerja Sama Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Curug Cijalu

April 3, 2026
Next Post
Badan Penerimaan Negara: Taruhan Prabowo untuk Efisiensi Fiskal, Risiko dan Harapan

Badan Penerimaan Negara: Taruhan Prabowo untuk Efisiensi Fiskal, Risiko dan Harapan

Discussion about this post

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

Februari 13, 2025

Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

November 6, 2023

Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

November 21, 2023
Peredaran Sabu Dipematang Bandar Semangkin Marak,Diduga Ada Oknum APH Trima Stabil Dari Para Bandar

Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

Januari 29, 2025
12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

0

Terkait Penampungan CPO Tanpa Ijin Dibatu 10,Ini Kata Kapolres Tebingtinggi

0
Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

0

Uji Ketangkasan Giur Pengunjung Pasar Malam Tebingtinggi

0
Ketegangan Global Memanas: Kapal Tanker China Putar Balik di Selat Hormuz, Alarm Baru bagi Stabilitas Energi Dunia

Ketegangan Global Memanas: Kapal Tanker China Putar Balik di Selat Hormuz, Alarm Baru bagi Stabilitas Energi Dunia

April 16, 2026
Panitia Pembangunan Mushola Al-Muttaqin Mengharapkan Bantuan Para Donatur

Panitia Pembangunan Mushola Al-Muttaqin Mengharapkan Bantuan Para Donatur

April 16, 2026
Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Raup Keuntungan Hingga Rp25 Miliar

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Raup Keuntungan Hingga Rp25 Miliar

April 15, 2026
Polres Pasbar Gelar Latihan Dalmas, Pastikan Tindakan Profesional di Lapangan

Polres Pasbar Gelar Latihan Dalmas, Pastikan Tindakan Profesional di Lapangan

April 15, 2026

Recent News

Ketegangan Global Memanas: Kapal Tanker China Putar Balik di Selat Hormuz, Alarm Baru bagi Stabilitas Energi Dunia

Ketegangan Global Memanas: Kapal Tanker China Putar Balik di Selat Hormuz, Alarm Baru bagi Stabilitas Energi Dunia

April 16, 2026
Panitia Pembangunan Mushola Al-Muttaqin Mengharapkan Bantuan Para Donatur

Panitia Pembangunan Mushola Al-Muttaqin Mengharapkan Bantuan Para Donatur

April 16, 2026
Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Raup Keuntungan Hingga Rp25 Miliar

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Raup Keuntungan Hingga Rp25 Miliar

April 15, 2026
Polres Pasbar Gelar Latihan Dalmas, Pastikan Tindakan Profesional di Lapangan

Polres Pasbar Gelar Latihan Dalmas, Pastikan Tindakan Profesional di Lapangan

April 15, 2026
Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

PT Gerbang Informasi Media

Follow Us

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (74)
  • Daerah (2,365)
  • DPD/DPRD/DPR RI (9)
  • Ekonomi (243)
  • Fashion (23)
  • Hiburan (48)
  • Hukum (1,101)
  • Internasional (89)
  • Kesehatan (88)
  • Korupsi (46)
  • Kriminal (169)
  • Nasional (589)
  • Olahraga (45)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (92)
  • Politik (106)
  • REDAKSI (304)
  • Sumut (1,062)
  • TNI/POLRI (49)
  • IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengawas Proyek SLB Negeri 25 Sintang Inisial DM Abaikan Konfirmasi Awak Media

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara