Gi-media.com posisi “Cina tegas pro-Palestina di PBB, 14 negara menolak resolusi anti-Israel. Simak daftar lengkap negara dan analisis ahli.”
Konflik Panjang, Forum Global
Persoalan Palestina dan Israel telah menjadi salah satu isu paling panas dalam sejarah politik internasional modern. Sejak berdirinya Israel pada 1948, konflik bersenjata, pendudukan wilayah, dan perdebatan status Yerusalem terus mewarnai hubungan internasional. Di tengah konflik yang berulang ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi panggung diplomasi di mana negara-negara menunjukkan sikapnya.
Pada dekade terakhir, Cina mulai menegaskan diri sebagai salah satu negara besar yang bersuara lantang membela Palestina di forum internasional. Hal ini menempatkan Beijing pada posisi yang kerap berseberangan dengan Israel dan sekutu utamanya, Amerika Serikat (AS).i
Cna: Suara Tegas di PBB
Pidato Fu Cong di Dewan Keamanan
Dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB pada 10–11 Agustus 2025, Duta Besar Cina untuk PBB, Fu Cong, mengecam keras rencana Israel mengambil alih Kota Gaza. Menurutnya:
> “Gaza milik rakyat Palestina dan merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah mereka. Setiap upaya mengubah struktur demografis atau wilayah Gaza harus ditolak…”
— Fu Cong, DK PBB
Fu Cong juga menyerukan gencatan senjata segera dan kembali menghidupkan solusi dua negara. Ia menegaskan bahwa “mengakhiri pendudukan adalah kewajiban, bukan pilihan”.
Desakan Geng Shuang
Sebelumnya, pada 6 Agustus 2025, Wakil Perwakilan Tetap Cina di PBB, Geng Shuang, meminta Israel menghentikan “tindakan berbahaya” di Gaza dan membuka jalur kemanusiaan tanpa hambatan. Ia menyoroti bahwa krisis kemanusiaan telah mencapai titik kritis.
Konsistensi Dukungan Pro-Palestina
Sejak lama, Beijing konsisten mendukung resolusi PBB yang memihak Palestina. Pada 19 September 2024, Cina mendukung resolusi Majelis Umum PBB yang meminta Mahkamah Internasional memberi opini hukum tentang pendudukan Israel di wilayah Palestina. Pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Cina menegaskan dukungan pada solusi dua negara dan penolakan terhadap kekerasan.
Negara-Negara yang Menentang Israel atas Palestina
Hasil Pemungutan Suara UNGA 2024
Dalam sidang Majelis Umum PBB pada 19 September 2024, resolusi yang menuntut diakhirinya pendudukan Israel terhadap Palestina didukung oleh 124 negara.
Namun, 14 negara menolak, yaitu:
Amerika Serikat
Argentina
Hungaria
Paraguay
Ceko
Malawi
Negara Pasifik: Palau, Mikronesia, Nauru, Fiji, Tonga, Tuvalu, Papua Nugini
Dukungan Mayoritas Dunia
Negara-negara Arab, Afrika, Asia Selatan, dan Amerika Latin banyak yang secara konsisten mendukung Palestina. Beberapa di antaranya:
Indonesia, Mesir, Yordania, Qatar, Arab Saudi
Senegal, Afrika Selatan, Namibia
Kuba, Venezuela, Bolivia
Mereka kerap menjadi co-sponsor resolusi pro-Palestina dan aktif di forum Non-Blok.
Tren Resolusi di PBB
Menurut UN Watch, dari 2015–2023, UNGA mengeluarkan 154 resolusi yang mengkritik Israel, jauh lebih banyak dibanding 71 resolusi untuk negara lain.
Pada 2024, tercatat 18 resolusi yang menargetkan Israel dan hanya 7 resolusi untuk isu global lainnya.
Perspektif Ahli
William Figueroa – Universitas Groningen
“Tekanan terhadap Israel paling efektif bila datang dari AS. Tanpa dukungan penuh Washington, kebijakan Israel lebih rentan di forum internasional,” ujar Figueroa. Ia menilai posisi Cina masih terbatas pada diplomasi simbolik.
Lin Jing – NUS, Singapura
Peneliti hubungan internasional Lin Jing menyebut Iran melihat Cina lebih sebagai mitra ekonomi daripada sekutu keamanan. “Itu membatasi peran Cina dalam menekan Israel secara langsung,” katanya.























Discussion about this post