Pelalawan|Bentrokan antara kubu SPSI NIBA AGN dan SPSI NIBA sepakat cabut laporan masing-masing.
Bentrokan terjadi di sektor Nagodang PT. NWR di Desa Segati kecamatan Langgam kabupaten Pelalawan,(16/2 ) kejadian bermula PUK SPSI NIBA Segati M. Imron Simbolon menerima laporan dari Sektor Nagodang PT. NWR bahwa ada pihak SPSI lain akan melakukan kegiatan bongkar muat yang selama ini telah menjalin hubungan kerja sama bongkar muat dari tahun 2021.
M Imron Simbolon Ketua PUK SPSI NIBA Segati datang ke lokasi bersama buruh bongkar muat lainnya untuk pembicaraan masalah bongkar muat di Sektor Nagodang PT. NWR karena tidak mendapat kesepakatan kedua belah pihak terlibat adu mulut yang mengakibatkan terjadi bentrok fisik antara ke dua belah pihak.
Akibat kejadian tersebut kedua belah pihak masing-masing membuat laporan dari pihak SPSI NIBA AGN membuat pengaduan ke Polsek Langgam dengan bukti laporan STPL/05/II/2022/RIAU/PLLWN/Sek.
Sedangkan dari Pihak SPSI NIBA membuat pengaduan ke POLRES Pelalawan dengan bukti laporan nomor LP/B/84/II/2022/SPKT/POLRES PELALAWAN/POLDA RIAU.
Pada selasa tanggal 22/02 kedua belah pihak sepakat melakukan perdamaian antara Anton Dikson Tinambunan(34) Waldimar Hasugian(36)Tigor Tinambunan(42)dari PUK SPSI NIBA Segati dan Boyo Nababan(43) Mulyadi(34)Syaifullah(23)dari SPSI NIBA AGN dengan memberikan ganti perobatan sebesar Rp.500.000 kepada pihak kubu SPSI NIBA AGN untuk biaya perobatan dan kedua belah pihak bersedia mencabut laporan masing-masing setelah ada nya kesepakatan antara kedua belah pihak.
Saat di konfirmasi Polres Pelalawan AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK dan Kapolsek Langgam Iptu M Fadillah STrK, MH membenarkan adanya perdamaian dan pencabutan pelaporan dari Pihak SPSI NIBA AGN di Polsek Langgam dan pencabutan Laporan SPSI NIBA di POLRES Pelalawan.
Saat di temui awak media ketua SPSI NIBA PUK Segati M Imron Simbolon, Harapan kedepan nya dapat menjadi pelajaran dan mengambil hikmah dari kejadian ini agar saling menahan diri dan kedepanya dapat menjalin hubungan dengan baik dan tidak ada lagi saling mempersalahkan antara kedua kubu buruh pekerja “ujarnya’.
Jofriadi















Discussion about this post