Medan,Sumut – Banyak terjadi penggelapan kendaraan bermotor milik pribadi maupun milik jasa rental masuk kategori penggelapan dengan pemberatan seperti yang terdapat pada Pasal 372 KUHP.
Hubungan pelaku dengan pemilik mobil biasanya adanya suatu hubungan komunikasi,artinya pemilik telah memberikan kepercayaan kepada orang yang meminjam mobil tersebut.
Modus operandi terjadinya penggelapan tersebut dapat dilakukan dikarenakan adanya kesempatan untuk melakukan penggelapan,kurangnya pengawasan dari pihak rental/pemilik membuat para pelaku dengan muda menjual barang yang dirental pada penada mobil gelap.
Modus para pelaku biasnya meminjam kendaraan dari rental/pemilik, kemudian di gadaikan atau dijual,bahkan para pelaku dengan muda memalsukan bukti leasing seakan-akan mobil tersebut adalah milik pelaku.
Beredar informasi bahwa AR seorang oknum APH yang diduga bertugas di Polsek Sunggal Kecamatan Medan Sunggal,Sumatera Utara,disebut-sebut sebagai penada mobil rental dan mobil bodong (tanpa surat ).
PR salasatu konsumen AR menjelaskan perna membeli mobil tanpa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dari AR melalui AG,dirinya mengatakan bahwa AR memiliki kaki tangan dilapangan yakni, Sptin dan Dni Almsya.
“Selain menerima penggelapan mobil dari leasing, para mafia ini juga menerima gadai mobil bodong dan gadai mobil, para oknum APH juga ikut terlibat berperan masing2 dari mulai membuat surat jalan palsu,sampai membuat surat keterangan tilang.
Komplotan sindikat mafia mobil ini diduga didukung oleh okunum yang ada di Polda Sumut,adajuga dari Polrestabes medan,sindikat itu suda berjalan bertahun-tahun namun aman2 saja, saat ini hasil kejahatanya mereka,beberapa unit mobil mereka simpan di gudang bengkel Jalan Pesantren, Kelurahan Sei Sikambing, Kecamatan Medan Sunggal,”ucap sumber Kamis 27/01/2022.
Sampai berita ini disampaikan pada redaksi reporter kami belum dapat menemui AR maupun Kapolsek Sunggal untuk meminta keteranganya terkait informasi yang berkembang dikalangam masyarakat,bahwa AR disebut2 yang diduga menjadi penada mobil/bodong.(*)






















Discussion about this post