Wali Murid Sekolah MAN Ujung Padang Keluhkan Kepsek Malas Ngantor

redaksi
0 0
Read Time2 Minute, 9 Second

Simalungun,GI-Media.com – “Kepala sekolah jarang masuk pak, belum tentu sebulan sekali dia datang di Sekolah Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) Ujung padang ini,di sini pak Asnawi kepercayaan,ucap salah seorang murid yang tidak mau disebutkan namanya.

“kami orang tua dan wali siswa jujur kecewa dengan kepala sekolah, saya tidak pernah melihat kepala sekolah ada di tempat,saya selalu konfirmasi ke anak saya soal kehadiran kepala sekolah,dibilang Paling datang kalau ada urusan rapat dan buat aturan pengutipan saja”, ujar orang tua wali siswa kepada reporter kami.

“Masi kata wali murid,kalau kepala sekolah malas datang ke sekolah tempat ia memimpin kenapa masih saja menjabat,kami sebagai orang tua wali merasa heran.

Apa hal seperti ini tidak masuk dalam pelanggaran disiplin? Kami mau melapor ke Kanwil Kemenag Sumut kalau kondisinya tetap begini, seolah-olah kepsek merasa aman-aman saja,”ucapnya Selasa 14/9/2021.

“Bagi Orang Tua Siswa atau Wali Murid Sekolah MAN Ujung Padang yang merasa keberatan atas pungutan sejumlah uang yang dilakukan pihak sekolah, mereka dapat melaporkan hal pada Kakanwil Kemenag Sumut,laporkan juga bahwa kepala sekolahnya jarang masuk kantor,agar Kemenag Sumut bisa ambil sikap.

“Saya mendengar dari beberapa temen media bahwa Kepsek MAN Ujung padang ini selalu Blokir nomor wartawan yang melakukan konfimasi dengannya, artinya sang Kepsek kita anggap tidak beretika dan tindakanya yang tak pantas,tidak memberikan pendidikan yang baik dan tidak tepat menjadi pejabat publik.

Dalam hal ini kita harafkan agar,kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara bpk Drs. H. Syahrul Wirda, MM turun tangan,dan mengabil tindakan, terkait dugaan pungli yang ada di Sekolah MAN Ujung padang,sebab ini suda mencoreng nama baik dunia pendidikan disekolah MAN khususnya,ucap M. Helmy SH.ketua LSM Gerakan Fron Rakyat Anti Korupsi (GEFRAK) Kabupaten Simalungun.

Sebelumnya diberitakan,bahwa sekolah MAN ujung Padang mengharuskan ke 118 siswa baru tahun ajaran 2021 untuk membayar sebesar Rp. 530.000. ( Lima ratus tiga puluh ribu rupiah).

Uang tersebut diperuntukkan sebagai pembayaran,Baju olah raga Rp. 120.000,Uang SPP Rp. 70.000,Baju Batik Sekolah Rp. 85.000,Uang Infak Madrasah Rp. 200.000,Simbol Sekolah Rp. 55.000,dengan total keseluruhannya sebesar Rp. 530.000,ironisnya orang tua siswa masi membayar lembar kerja siswa atau LKS per semester sebesar Rp. 150.000.

Uritam Sendiri yang disebut-sebut sebagai kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ujung Padang, saat dikonfirmasi lansung meblokir nomor ponselnya,bahkan Uritam enggan ditemui untuk dimintai keterangan.

Sampai berita ini disampaikan pada redaksi, Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Uatara Belum dapat ditemui Untuk dimintai tanggapan terkait adanya dugaan pungutan liar di sekolah MAN Ujung Padang.(*)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jokowi Beri Arahan Pada Forkopimda Sumut

Sumut – Joko Widodo (Jokowi) meminta Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut, mendorong percepatan vaksinasi Covid-19. Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat rapat bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Forkopimda se-Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, […]

Subscribe Kami Dong !

Email address: