BONE BOLANGO. Apa yang diklaim sebagai agenda Halal Bi Halal Pemerintah Daerah dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone Bolango bersama masyarakat pada Minggu, 6 Februari 2026, justru memantik kontroversi serius.
Pasalnya, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan syukuran politik atas terpilihnya Bupati Ismet Mile sebagai Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Gorontalo dan digelar di kediaman pribadi sang bupati.

Yang lebih mengejutkan, Sekretaris Daerah Iwan Mustafa tercatat sebagai Ketua Panitia kegiatan. Struktur birokrasi dikerahkan secara penuh yakni Asisten Setda, Staf Ahli, Tenaga Ahli, Pimpinan OPD, para Camat, Lurah, Kepala Desa, Kepala Sekolah TK hingga SMA, hingga Kepala Puskesmas.
Ketua Aliansi Peduli Keadilan dan Pembangunan Daerah (APKPD) Provinsi Gorontalo, Wahyu Pilobu, angkat bicara dengan nada keras.
Kalau ini murni halal bi halal, mengapa dirangkaikan dengan syukuran politik partai? Dan mengapa menggunakan surat resmi pemerintah untuk mewajibkan ASN hadir? Ini bukan netralitas, ini konsolidasi kekuasaan yang dibungkus kegiatan keagamaan,” tegas Wahyu kepada Fakta News.
Menurutnya, jabatan Sekda sebagai Ketua Panitia semakin mempertegas adanya keterlibatan struktural birokrasi.
“Sekda itu pimpinan tertinggi ASN di daerah. Kalau beliau menjadi Ketua Panitia dalam kegiatan yang ada unsur syukuran politik ketua partai, maka pesan yang sampai ke ASN jelas bahwa ini perintah struktural. ASN berada dalam posisi tertekan,” ujarnya.






















Discussion about this post