• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
Gi Media
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Gi Media
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Ekonomi

MENDESAIN PASAR BERKEADILAN Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

redaksi by redaksi
Januari 24, 2026
in Ekonomi
0
MENDESAIN PASAR BERKEADILAN Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jakarta,Gi-media.com,

Di manakah interaksi ekonomi terbesar dilakukan? Jawabannya satu, pasar. Di pasarlah, semua kepentingan bertemu. Tetapi, di zaman modern, pasar tidak hadir dan tumbuh secara natural. Sebaliknya, ia dihadirkan, dibentuk dan disepakati sebagai “daerah bebas nilai” untuk interaksi bisnis.

ADVERTISEMENT

Tetapi, pada kenyataannya, pasar bukan ruang netral. Ia selalu mencerminkan siapa yang berkuasa dan untuk siapa pertumbuhan ekonomi bekerja. Ketika pasar diserahkan sepenuhnya pada logika liberal, yang tumbuh bukan kesejahteraan kolektif, melainkan konsentrasi kekayaan. Mereka menawarkan pertumbuhan, akumulasi dan kesejahteraan semu/segmented, sebab yang stabil hanya ketimpangan akut.

BeritaTerkait

Dari Kampung ke Panggung Internasional Inspirasi UMKM Indonesia di IMA Sharing Session

Dari Kampung ke Panggung Internasional Inspirasi UMKM Indonesia di IMA Sharing Session

2 minggu ago
Ketua KPTIK Dukung Arah Presiden Lakukan Efisiensi Lewat WFH, Melalui Warung Digital dan Maestro Teacher

Ketua KPTIK Dukung Arah Presiden Lakukan Efisiensi Lewat WFH, Melalui Warung Digital dan Maestro Teacher

2 minggu ago
APBN TERTEKAN, EKONOMI STAGFLASI

APBN TERTEKAN, EKONOMI STAGFLASI

3 minggu ago
Bobibos: Semangat Energi Anak Bangsa yang Mengundang Harapan Baru

Bobibos: Semangat Energi Anak Bangsa yang Mengundang Harapan Baru

3 minggu ago

Karena itu, model pasar yang relevan bagi negara berdaulat adalah pasar keadilan distributif: pasar yang secara sadar diatur untuk menjamin keadilan, keberlanjutan, dan kepentingan warga negara secara luas. Negara kita hadir untuk mengoreksi berjalannya pasar liberal menjadi pasar berkeadilan. Para pemikir dan pemimpin republik sejak awal sadar hal ini dan kemudian menjalankan sistem ekonomi berkeadilan, bersentosa dan bersejahtera bersama.

Tentu saja, pasar berkeadilan distributif bertolak dari prinsip konstitusional bahwa cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak dan bersifat strategis harus dikuasai negara. Energi, pangan pokok, air, transportasi publik, dan sumber daya alam utama, tidak boleh tunduk pada spekulasi dan motif rente.

Di sektor-sektor ini, kehadiran BUMN bukan sekadar pemain bisnis, melainkan instrumen negara untuk menjaga stabilitas harga, akses yang adil, dan ketahanan nasional. Penguasaan BUMN atas sektor strategis bukan anti-pasar, tetapi anti-eksploitasi. BUMN berfungsi menutup celah kegagalan pasar yang secara struktural tidak mampu menjamin keadilan. Tanpa penguasaan negara, sektor strategis akan mudah disandera oligarki, kartel, dan kepentingan jangka pendek yang merusak kepentingan jangka panjang warga negara.

Di sisi lain, pasar keadilan distributif tidak menutup ruang bagi swasta. Justru sebaliknya, sektor non-aset strategis seharusnya dikuasai dan digerakkan oleh swasta dengan inovasi, efisiensi, dan kreativitas. Industri manufaktur non-esensial, jasa, teknologi, ekonomi kreatif, dan UMKM adalah ruang alami bagi swasta untuk tumbuh dan bersaing. Di sinilah kompetisi sehat dan inovasi memberi nilai tambah nyata bagi perekonomian.

Namun, kompetisi tidak pernah lahir dengan sendirinya. Negara wajib hadir sebagai pelindung dari kecurangan pasar. Praktik monopoli, predatory pricing, manipulasi harga, insider trading, dan perusakan lingkungan adalah bukti bahwa pasar tanpa negara bukan pasar bebas, melainkan pasar liar. Regulasi yang tegas, penegakan hukum yang konsisten, dan otoritas pengawas yang independen adalah prasyarat mutlak agar pasar bekerja adil.

Lebih dari sekadar regulator, negara juga berperan membangun tatanan sosial. Pasar keadilan distributif mengakui bahwa ekonomi tidak berdiri di ruang hampa. Ia berkelindan dengan relasi sosial, ketimpangan wilayah, dan akses pendidikan. Kebijakan pasar harus terhubung dengan perlindungan tenaga kerja, penguatan koperasi, afirmasi UMKM, dan pembangunan daerah tertinggal agar pertumbuhan tidak terpusat di segelintir aktor dan wilayah.

Keberlanjutan menjadi pilar terakhir yang tidak bisa ditawar. Pasar yang merusak lingkungan pada dasarnya sedang menggerogoti masa depan warga negara. Negara wajib memastikan bahwa aktivitas pasar tunduk pada batas ekologis, internalisasi biaya lingkungan, dan transisi menuju ekonomi hijau. Keuntungan jangka pendek tidak boleh mengorbankan daya dukung alam dan generasi mendatang.

Model pasar keadilan distributif menolak dua ekstrem sekaligus: pasar bebas yang menyerahkan segalanya pada modal, dan etatisme yang mematikan inovasi. Ia menempatkan negara sebagai penguasa sektor strategis, swasta sebagai motor inovasi di sektor non-strategis, dan hukum sebagai penjaga keadilan. Inilah pasar yang sadar berpihak, bukan netral palsu.

Pada akhirnya, pertanyaan kuncinya sederhana: untuk siapa pasar dibangun. Jika jawabannya adalah warga negara, maka pasar harus diatur, diawasi, dan diarahkan. Bukan untuk mengekang, tetapi untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi bukan sekadar angka, melainkan keadilan yang dirasakan.

Singkatnya, pasar berkeadilan adalah konsep ekonomi pancasila yang menekankan pada keadilan dan kesetaraan dalam transaksi ekonomi. Ini berarti semua pelaku ekonomi, baik besar maupun kecil, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan bersaing tetapi bertujuan “keadilan semesta.”

Dalam pasar berkeadilan, hak-hak produsen dan konsumen dilindungi. Semua pihak diperlakukan dengan adil. Ini berarti bahwa negara dan pemerintah memiliki peran penting dalam mengatur dan mengawasinya untuk memastikan bahwa keadilan dan kesetaraan selalu terjaga.

Beberapa ciri pasar berkeadilan adalah, kesempatan yang sama; selalu bertumpu pada keadilan; dilakukan dengan transparansi tinggi; dipenuhi dengan informasi asli; dan dalam pengawasan pemerintah secara terus-menerus. Ini penting sebab pasar berkeadilan bekerja membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memeratakan kesentosaan sambil menghabisi kesenjangan ekonomi, menihilkan kemiskinan dan mengakhiri pengangguran.(*)

Previous Post

SMP Negeri 2 Wonomulyo Rutin Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Torehkan Berbagai Prestasi

Next Post

Menteri Fadli Zon Akan Letakkan Batu Pertama Museum Siber di Banten

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

BOBIBOS Disebut Berpotensi Tekan Impor Energi Nasional, Konsep Integrasi Sawah dan Energi Jadi Sorotan
Ekonomi

BOBIBOS Disebut Berpotensi Tekan Impor Energi Nasional, Konsep Integrasi Sawah dan Energi Jadi Sorotan

by redaksi
April 1, 2026
0

Gi-media.com Jakarta — Gagasan pengelolaan lahan sawah berbasis energi yang diusung program BOBIBOS mulai menarik perhatian publik setelah beredar infografik...

Read more
Wakapolda PMJ Minta Personel Layani Warga Secara Humanis di Pasar Murah Monas

Wakapolda PMJ Minta Personel Layani Warga Secara Humanis di Pasar Murah Monas

Maret 28, 2026
JK Soroti Ketimpangan Gaji Pejabat dan BUMN, Dorong Evaluasi Sistem Remuner

JK Soroti Ketimpangan Gaji Pejabat dan BUMN, Dorong Evaluasi Sistem Remuner

Maret 27, 2026
AKANKAH KITA MENEMUKAN SOEMITRONOMICS?

AKANKAH KITA MENEMUKAN SOEMITRONOMICS?

Maret 20, 2026
Dari Kampung ke Panggung Internasional Inspirasi UMKM Indonesia di IMA Sharing Session

Dari Kampung ke Panggung Internasional Inspirasi UMKM Indonesia di IMA Sharing Session

Maret 18, 2026
Ketua KPTIK Dukung Arah Presiden Lakukan Efisiensi Lewat WFH, Melalui Warung Digital dan Maestro Teacher

Ketua KPTIK Dukung Arah Presiden Lakukan Efisiensi Lewat WFH, Melalui Warung Digital dan Maestro Teacher

Maret 16, 2026
Next Post
Menteri Fadli Zon Akan Letakkan Batu Pertama Museum Siber di Banten

Menteri Fadli Zon Akan Letakkan Batu Pertama Museum Siber di Banten

Discussion about this post

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

Februari 13, 2025

Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

November 6, 2023

Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

November 21, 2023
Peredaran Sabu Dipematang Bandar Semangkin Marak,Diduga Ada Oknum APH Trima Stabil Dari Para Bandar

Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

Januari 29, 2025
12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

0

Terkait Penampungan CPO Tanpa Ijin Dibatu 10,Ini Kata Kapolres Tebingtinggi

0
Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

0

Uji Ketangkasan Giur Pengunjung Pasar Malam Tebingtinggi

0
Vonis 2 Bulan, Nyawa Melayang AMI Sebut Pengadilan Negeri Surabaya Gagal Total

Vonis 2 Bulan, Nyawa Melayang AMI Sebut Pengadilan Negeri Surabaya Gagal Total

April 2, 2026
Bahas Somasi terhadap Media Online Jejak Terkini awak media Makassar adakan rapat

Bahas Somasi terhadap Media Online Jejak Terkini awak media Makassar adakan rapat

April 2, 2026
Musrenbang Jakarta Timur Himpun 2.888 Usulan, Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Prioritas

Musrenbang Jakarta Timur Himpun 2.888 Usulan, Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Prioritas

April 2, 2026
Patron DJ School: Tempat Lahirnya DJ Profesional dengan Konsep Edukasi Modern dan Strategi Karier Nyata

Patron DJ School: Tempat Lahirnya DJ Profesional dengan Konsep Edukasi Modern dan Strategi Karier Nyata

April 2, 2026

Recent News

Vonis 2 Bulan, Nyawa Melayang AMI Sebut Pengadilan Negeri Surabaya Gagal Total

Vonis 2 Bulan, Nyawa Melayang AMI Sebut Pengadilan Negeri Surabaya Gagal Total

April 2, 2026
Bahas Somasi terhadap Media Online Jejak Terkini awak media Makassar adakan rapat

Bahas Somasi terhadap Media Online Jejak Terkini awak media Makassar adakan rapat

April 2, 2026
Musrenbang Jakarta Timur Himpun 2.888 Usulan, Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Prioritas

Musrenbang Jakarta Timur Himpun 2.888 Usulan, Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Prioritas

April 2, 2026
Patron DJ School: Tempat Lahirnya DJ Profesional dengan Konsep Edukasi Modern dan Strategi Karier Nyata

Patron DJ School: Tempat Lahirnya DJ Profesional dengan Konsep Edukasi Modern dan Strategi Karier Nyata

April 2, 2026
Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

PT Gerbang Informasi Media

Follow Us

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (74)
  • Daerah (2,355)
  • DPD/DPRD/DPR RI (9)
  • Ekonomi (236)
  • Fashion (20)
  • Hiburan (46)
  • Hukum (1,083)
  • Internasional (86)
  • Kesehatan (87)
  • Korupsi (46)
  • Kriminal (166)
  • Nasional (586)
  • Olahraga (43)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (92)
  • Politik (104)
  • REDAKSI (304)
  • Sumut (1,061)
  • TNI/POLRI (39)
  • IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengawas Proyek SLB Negeri 25 Sintang Inisial DM Abaikan Konfirmasi Awak Media

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara