Gi-media.com Surabaya, 2 September 2025 – Mobil hybrid semakin menguat sebagai pilihan utama masyarakat Indonesia di tengah transisi menuju kendaraan elektrifikasi (xEV).
Hal ini tercermin dari capaian Astra Financial, yang menyalurkan pembiayaan kendaraan elektrifikasi senilai Rp109 miliar di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2025, dengan 80% di antaranya didominasi mobil hybrid.
Pencapaian tersebut bukan hanya angka, melainkan sinyal kuat bahwa mobil hybrid menjadi jalan tengah paling realistis dalam ekosistem otomotif Indonesia. Di tengah infrastruktur kendaraan listrik murni (BEV) yang masih terbatas, hybrid menghadirkan solusi ramah lingkungan tanpa mengorbankan fleksibilitas.

Mobil Hybrid: Pilihan Realistis di Tengah Transisi xEV
Pameran otomotif tahunan GIIAS Surabaya yang digelar di Grand City Convex, 27–31 Agustus 2025,
memperlihatkan wajah baru industri otomotif nasional. Deretan kendaraan elektrifikasi—mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV),
Plug-in Hybrid (PHEV), Battery Electric Vehicle (BEV), hingga Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV)—ditawarkan kepada pengunjung.
Namun, mobil hybrid (HEV) tetap menjadi primadona. Sekretaris Umum GAIKINDO, Kukuh Kumara, menegaskan bahwa meski insentif untuk hybrid relatif lebih kecil dibanding BEV, minat masyarakat tetap tinggi.
Data GAIKINDO membuktikan, penjualan mobil hybrid Juli 2025 tembus 6.258 unit, naik 4,3% dari Juni 2025 (5.998 unit).
Pernyataan ini diperkuat oleh Ignasius Jonan, Menteri ESDM periode 2016–2019, yang menilai hybrid lebih relevan untuk Indonesia:
“Kalau menurut saya, yang paling cocok untuk 25 tahun ke depan atau satu generasi ke depan, ya hybrid. Lebih fleksibel dan relevan di Indonesia.”
Dengan kombinasi mesin bensin dan motor listrik, hybrid menawarkan efisiensi bahan bakar, emisi lebih rendah, dan jarak tempuh panjang tanpa perlu mengandalkan stasiun pengisian baterai yang masih terbatas di Indonesia.Capaian Astra Financial: Rp109 Miliar Pembiayaan xEV
Di tengah tren tersebut, Astra Financial mencatatkan kinerja gemilang. Menurut Project Director Astra Financial GIIAS 2025, Tan Chian Hok:
“Astra Financial menyalurkan pembiayaan kendaraan elektrifikasi senilai Rp109 miliar. Mobil hybrid tetap menjadi primadona dengan kontribusi 80% dari total pembiayaan.”
Dominasi hybrid pada pembiayaan ini sejalan dengan profil pasar Indonesia: masyarakat mencari kendaraan yang ramah lingkungan, efisien, terjangkau, namun tetap praktis digunakan sehari-hari.
Selain itu, faktor resale value yang lebih stabil menjadikan hybrid semakin menarik. Pasar mobil bekas sudah mulai menerima mobil hybrid dengan harga kompetitif, berbeda dengan BEV yang nilainya masih fluktuatif karena usia baterai.
Menghadirkan One Stop Financial Solution
Astra Financial tidak sekedar menjadi sponsor, tetapi menghadirkan ekosistem finansial terpadu yang memudahkan masyarakat mewujudkan mobil hybrid impian. Melalui tema “One Stop Financial Solution”, sembilan unit bisnis dikerahkan:
FIFGROUP – pembiayaan motor & multiguna.
Astra Credit Companies (ACC) & Toyota
Astra Financial Services (TAF) – pembiayaan roda empat, termasuk mobil hybrid.
Asuransi Astra – perlindungan kendaraan hybrid.
Astra Life – proteksi jiwa & kesehatan pemilik kendaraan.
SEVA – platform digital pembelian & pembiayaan mobil.
AstraPay & Bank Saqu – layanan pembayaran & perbankan digital.
Moxa – aplikasi layanan finansial digital.
Sinergi ini memberi pengalaman menyeluruh: dari pembelian, pembiayaan, proteksi, hingga transaksi harian.
Program & Promo: Dorong Literasi Keuangan
Di GIIAS Surabaya, Astra Financial menghadirkan berbagai program yang tidak hanya menarik dari sisi promosi, tetapi juga mendorong literasi finansial masyarakat.
Kredit Cerdas – pembiayaan dengan bunga kompetitif untuk mobil hybrid dari ACC & TAF.
Trade-in mudah – kolaborasi dengan OLXmobbi untuk mempermudah tukar tambah kendaraan.
Proteksi kendaraan & kesehatan – layanan dari Asuransi Astra & Astra Life.
Solusi digital – SEVA, Moxa, AstraPay, dan Bank Saqu memberikan kemudahan akses finansial digital.
Langkah ini sejalan dengan misi Astra Financial untuk mendorong inklusi keuangan nasional, terutama di era transformasi digital.
Line-up Mobil Hybrid di GIIAS Surabaya
GIIAS Surabaya 2025 memperlihatkan betapa beragamnya pilihan mobil hybrid di Indonesia:
Toyota: Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Yaris Cross Hybrid, Corolla Cross Hybrid, Corolla Altis HEV, Alphard HEV, dan Vellfire HEV.
Lexus: UX 300h, NX 350h, RX 350h, hingga MPV premium Lexus LM.
Daihatsu: Rocky Hybrid yang terjangkau untuk pasar menengah.
BMW: XM dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Line-up ini mencerminkan keseriusan produsen otomotif dalam memperluas portofolio hybrid, sekaligus membuka jalan bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
Tantangan & Momentum Pasar Hybrid
Meski terus tumbuh, pasar hybrid juga menghadapi tantangan. Insentif pemerintah untuk kendaraan impor EV diperkirakan berakhir akhir 2025, yang dapat mempengaruhi harga jual.
Namun, justru di titik inilah hybrid berpotensi semakin kuat sebagai solusi tengah: harga relatif terjangkau, efisiensi tinggi, dan infrastruktur tidak menjadi hambatan utama.
Dari sisi ekosistem, pemerintah tengah mendorong pembangunan infrastruktur SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), namun penetrasi masih terbatas di kota besar. Dalam kondisi ini, hybrid hadir sebagai jembatan transisi menuju elektrifikasi penuh.
Astra Financial sebagai Enabler Transisi Hijau
Di balik angka Rp109 miliar pembiayaan, ada nilai lebih besar: Astra Financial berperan sebagai enabler dalam transisi energi hijau. Dengan mengedepankan:
Edukasi finansial – agar masyarakat bijak mengambil keputusan pembiayaan.
Inklusi keuangan digital – menjangkau lebih banyak kalangan, bahkan generasi muda.
Dukungan ekosistem otomotif – memperkuat rantai nilai dari produsen, pembeli, hingga penyedia layanan finansial.
Langkah ini memperlihatkan peran sektor finansial bukan sekadar “mengalirkan dana”, melainkan aktif membangun kesadaran publik terhadap mobilitas berkelanjutan.
Dominasi mobil hybrid di GIIAS Surabaya 2025 bukanlah fenomena sesaat. Ini adalah cerminan transformasi pasar otomotif Indonesia yang bergerak menuju kendaraan ramah lingkungan dengan cara yang realistis.
Astra Financial, melalui sinergi 9 unit bisnis dan capaian pembiayaan Rp109 miliar, menunjukkan bahwa sektor finansial bisa menjadi motor penggerak transisi energi. Dengan menggabungkan literasi, inklusi, dan inovasi digital,
Astra Financial tidak hanya mendukung industri otomotif, tetapi juga membangun fondasi mobilitas hijau yang berkelanjutan.
























Discussion about this post