OJK Nilai Ekosistem Jasa Keuangan Indonesia Tetap Solid hingga Juli 2025
JAKARTA – STABILITAS KEUANGAN NASIONAL TERJAGA: REDANYA PERANG DAGANG DAN PROYEKSI GLOBAL CERAHKAN EKONOMI RI
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyampaikan hasil penilaian tersebut dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK yang digelar pada 30 Juli lalu. Dalam konferensi pers daring, Senin (4/8), Mahendra menekankan bahwa kondisi ini tidak datang tiba-tiba, melainkan hasil dari pergeseran tensi geopolitik dan arah kebijakan ekonomi global.
> “Dapat disampaikan bahwa RDKB OJK menilai, stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga,” kata Mahendra.
Apa Penyebab Stabilitas Ini?
Redanya Perang Dagang Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) untuk menurunkan tarif resiprokal terhadap sejumlah negara membawa angin segar. Tensi perang dagang yang sempat menekan pasar global mulai mereda, menciptakan iklim yang lebih bersahabat bagi negara berkembang seperti Indonesia.
Proyeksi Ekonomi Global Naik Lembaga internasional merevisi ke atas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia:
2025: dari semula 2,8% menjadi 3,0%
2026: dari 3,0% menjadi 3,1%
Indikator Ekonomi Global Menguat
Kinerja manufaktur dan perdagangan dunia mulai bangkit
Pertumbuhan ekonomi AS dan Tiongkok kuartal II 2025 lebih tinggi dari ekspektasi
Kebijakan fiskal akomodatif dari berbagai negara menjadi bahan bakar tambahan
Investigasi Ringan: Mengapa Stabilitas Ini Penting?
Stabilitas sistem keuangan bukan hanya soal laporan angka. Di baliknya, terdapat kepercayaan pelaku usaha, investor, dan masyarakat terhadap sistem ekonomi nasional. Ketika stabilitas ini terjaga, berbagai sektor ikut bergerak:
Kredit UMKM lebih lancar
Investasi sektor riil meningkat
Likuiditas perbankan tetap kuat
Risiko gejolak nilai tukar dapat diredam
Apa Dampaknya bagi Kita?
Bagi masyarakat: bunga pinjaman relatif stabil, tabungan dan investasi tetap aman
Bagi pelaku usaha: lebih mudah akses pembiayaan, ekspor-impor lebih kompetitif
Bagi pemerintah: ruang fiskal lebih fleksibel, APBN lebih sehat
Infografis (opsional)
Grafik pertumbuhan ekonomi global 2024–2026
Dampak turunnya tarif dagang AS























Discussion about this post