Bontang – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menghadiri kegiatan buka puasa bersama calon jemaah haji Kota Bontang tahun 2026 di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Senin (2/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan khidmat tersebut diikuti sebanyak 112 calon jemaah haji beserta pendamping dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan Tim Pemandu Haji Indonesia (TPIHI).
Momentum ini menjadi ajang silaturahmi antara Pemerintah Kota Bontang dan para calon tamu Allah sekaligus penguatan kesiapan spiritual menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bontang Najmuddin Tamini, serta Kasi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kota Bontang Ali Mustofa.
Dalam sambutannya, Neni Moerniaeni menyampaikan rasa syukur dapat bertemu langsung dengan para calon jemaah haji di bulan suci Ramadan.
Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan dari Allah SWT yang patut disyukuri oleh setiap muslim yang mendapat kesempatan menunaikannya.
“Ibadah haji adalah panggilan Allah SWT. Maka patut kita syukuri karena Bapak dan Ibu telah terpilih menjadi tamu Allah,” ujarnya.
Neni juga mengingatkan para calon jemaah agar mulai mempersiapkan diri sejak di Tanah Air, khususnya dalam menjaga kondisi kesehatan.
Menurutnya, ibadah haji memerlukan stamina yang baik karena rangkaian kegiatan ibadah yang cukup panjang dan padat.
Ia mengimbau para jemaah untuk menjaga pola makan, memperbanyak konsumsi air putih, serta melakukan persiapan fisik secara optimal sebelum keberangkatan.
Secara khusus, ia juga menyarankan jemaah perempuan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis guna memastikan kesiapan kesehatan selama pelaksanaan ibadah.
”
Semoga seluruh jemaah diberikan kemudahan, kelancaran, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tambahnya.
Sebelum waktu berbuka, para peserta mendapatkan tausyiah dari Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa kesiapan iman, fisik, dan finansial merupakan faktor penting dalam menjalankan ibadah haji.
Menurutnya, kesehatan menjadi salah satu penentu utama kelancaran ibadah selama berada di Tanah Suci.
“Jangan abaikan pemeriksaan kesehatan. Sampaikan kondisi yang sebenarnya agar dapat ditangani sejak awal. Rutin berolahraga juga penting untuk menjaga kebugaran sebelum keberangkatan,” pesannya.
Ia juga mengingatkan para calon jemaah agar meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT serta menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah.
























Discussion about this post