• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
Gi Media
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Gi Media
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Nasional

PESAN KEBANGSAAN DEWAN NASIONAL PERGERAKAN INDONESIA MAJU (DN-PIM) Wujudkan Tahun 2026 untuk Indonesia Maju, Adil, Beradab, dan Bermartabat

redaksi by redaksi
Januari 5, 2026
in Daerah, Nasional
0
PESAN KEBANGSAAN DEWAN NASIONAL PERGERAKAN INDONESIA MAJU (DN-PIM) Wujudkan Tahun 2026 untuk Indonesia Maju, Adil, Beradab, dan Bermartabat
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jakarta, Gi-media.com, 5 Januari 2026

Bertempat di hotel Ambhara Jakarta Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju mengadakan jumpa pers  dan menyampaikan pernyataan : Dengan Nama Tuhan Yang Maha Esa

ADVERTISEMENT

Atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, bangsa Indonesia telah melalui Tahun 2025 dengan berbagai capaian yang bermanfaat, namun masih menyisakan banyak hal terkait aspirasi dan kebutuhan rakyat yang belum terwujud. Menjalani tahun 2026 dalam nuansa penuh harapan dan sekaligus ada rasa cemas akan masa depan. Gembira karena berbagai capaian telah diraih oleh pemerintah dan masyarakat, namun cemas dan prihatin karena bangsa ini masih dihadapkan pada beragam cobaan, persoalan, tantangan, bahkan ancaman yang tidak ringan. DN-PIM mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk meninggalkan Tahun 2025 dengan mengambil pelajaran berharga dari keberhasilan maupun kegagalan, serta memasuki Tahun 2026 dengan semangat baru, optimisme yang rasional, dan kerja keras yang berkesinambungan dalam menghadapi masa depan.

BeritaTerkait

VinFast Resmi Membuka Pemesanan VF MPV 7 di Indonesia

VinFast Resmi Membuka Pemesanan VF MPV 7 di Indonesia

16 jam ago
Kebakaran Gudang Pestisida di Tangerang Selatan Cemari Kali Jalatreng, Ratusan Ikan Dilaporkan Mati

Kebakaran Gudang Pestisida di Tangerang Selatan Cemari Kali Jalatreng, Ratusan Ikan Dilaporkan Mati

21 jam ago
MERDEKA TAPI KERE

MERDEKA TAPI KERE

22 jam ago
KPH Bandung Utara Lepas Mahasiswa UT Usai Rampungkan PKL

KPH Bandung Utara Lepas Mahasiswa UT Usai Rampungkan PKL

2 hari ago

Dengan mengharapkan rahmat, hidayah, dan ridho Tuhan Yang Maha Esa, DN-PIM menyatakan Pokok-Pokok Pikiran DN-PIM dalam Mengisi Tahun 2026 untuk Mewujudkan Indonesia Maju, Adil, Beradab, dan Bermartabat, sebagai berikut:

1. Musibah banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera —Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratmerupakan Duka Nasional yang dirasakan oleh seluruh warga bangsa. DN-PIM memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang telah menunjukkan solidaritas dan siliditas sosial kebangsaan melalui aksi-aksi kemanusiaan nyata bagi para korban yang terdampak bencana. Namun demikian, duka tersebut belum berakhir, karena musibah serupa juga terjadi di berbagai wilayah lain seperti Kalimantan, Papua, dan sejumlah daerah di Pulau Jawa.

DN-PIM memandang bahwa berbagai musibah yang menimpa bangsa merupakan ujian dan cobaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Akan tetapi, tidak dapat disangkal bahwa banyak di antaranya merupakan akibat langsung dari ulah manusia. Kerusakan lingkungan hidup yang meluas adalah manifestasi dari praktik ekonomi ekstraktif yang rakus dan tidak berkelanjutan, termasuk penggundulan hutan dan eksploitasi sumber daya alam tanpa kendali.

Alam yang seharusnya dijaga untuk kemaslahatan generasi penerus justru dirusak oleh keserakahan segelintir pihak yang mencari keuntungan di atas penderitaan rakyat. lronisnya, negara kerap tidak hadir secara memadai, sementara hukum terlihat lemah di hadapan kekuatan ekonomi-politik yang menjarah sumber daya alam secara sistematis, terstruktur, dan masif.

Karena itu, DN-PIM menegaskan bahwa musibah yang berulang harus menjadi seruan nurani bersama. Jika kerusakan dan pengrusakan terus dibiarkan, maka musibah akan berkembang menjadi malapetaka nasional, dan duka nasional akan berubah menjadi nestapa berkepanjangan.

Dalam konteks ini, DN-PIM mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menyelamatkan hutan dan menindak tegas para pelaku perusakan lingkungan, serta meminta agar komitmen tersebut diwujudkan secara sungguh-sungguh, konsisten, dan nyata.

2. DN-PIM menilai bahwa solidaritas sosial kebangsaan yang muncul pada saat musibah merupakan ekspresi positif dari kemajemukan bangsa Indonesia. Nilai ini perlu ditumbuhkembangkan secara berkelanjutan ke dalam seluruh ranah kehidupan berbangsa, termasuk sosial, ekonomi, dan politik.

Namun demikian, DN-PIM tidak menutup mata terhadap gejala retaknya “perahu besar” kebangsaan. Keretakan tersebut bersumber dari egoisme sektoral, baik yang berakar pada sentimen primordial — suku, agama, ras, dan antar golongan —maupun yang dipicu oleh kepentingan politik dan ekonomi. Dalam praktiknya, kepentingan politik dan ekonomi kerap menjadi pemantik bangkitnya sentimen primordial, dan ketika keduanya bertemu, disintegrasi nasional menjadi ancaman nyata.

Pertentangan dan permusuhan berkembang karena berbagai persoalan tidak diselesaikan secara adil dan tuntas. Pembiaran masalah, penyangkalan atas keberadaan masalah, atau keyakinan keliru bahwa masalah akan selesai dengan sendirinya, justru menumpuk persoalan dan menjadikannya bom waktu.

Fenomena tersebut tampak jelas dalam persoalan korupsi yang merajalela dan nyaris membudaya. Kegagalan pemberantasan korupsi —baik akibat lemahnya penegakan hukum maupun ketiadaan keteladanan penyelenggara negara — telah melahirkan budaya permisif yang membuat korupsi menggurita lintas cabang kekuasaan.

Di sisi lain, kegaduhan politik yang terus berulang, penanganan kasus yang terbungkus kepalsuan, serta penegakan hukum yang terkesan memihak telah menggumpalkan kekecewaan publik. Kondisi ini melahirkan ketidakpercayaan (distrust) yang berpotensi berujung pada ketidakpatuhan sosial! (social disobedience).

Atas dasar itu, DN-PIM mengetuk nurani para penegak hukum untuk menegakkan keadilan tanpa pandang bulu. Kebenaran harus dikatakan dan ditegakkan, meskipun pahit.

3. DN-PIM berpandangan bahwa banyak persoalan struktural bangsa —mulai dari ketimpangan sosial, konflik agraria, kerusakan lingkungan, hingga kemiskinan kronisberakar pada penyimpangan arah pembangunan ekonomi dari amanat konstitusi.

Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, dengan cabangcabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara, serta bumi, air, dan kekayaan alam dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Namun dalam praktiknya, telah terjadi pergeseran menuju ekonomi ekstraktif dan oligarkis, Penguasaan tanah dan sumber daya alam dalam skala sangat besar oleh segelintir kelompok usaha — baik untuk pertambangan, perkebunan monokultur, maupun property — telah menciptakan ketimpangan struktural yang tajam. Negara lebih sering tampil sebagai fasilitator kepentingan pemodal besar, alih-alih sebagai pelindung kepentingan rakyat.

Model ekonomi semacam itu tidak hanya menyingkirkan petani, nelayan, dan masyarakat adat dari ruang hidupnya, tetapi juga melahirkan kerusakan ekologis sistemik. Banjir, tanah longsor, kekeringan, dan krisis pangan bukan semata-mata takdir alam, melainkan konsekuensi kebijakan ekonomi yang mengabaikan keberlanjutan dan keadilan sosial.

Karena itu, DN-PIM menegaskan perlunya koreksi arah pembangunan menuju ekonomi konstitusional, ekonomi kerakyatan, dan ekonomi berkelanjutan. Negara harus kembali menjalankan peran aktif sebagai pengelola amanat rakyat melalui reforma agraria sejati, penataan perizinan sumber daya alam, penguatan koperasi dan UMKM, serta perlindungan lingkungan hidup.

4. DN-PIM memandang bahwa ancaman terbesar terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI bukan terutama datang dari luar, melainkan tumbuh dari dalam akibat akumulasi persoalan yang dibiarkan tanpa penyelesaian yang adil dan bermartabat.

Ketimpangan ekonomi, ketidakadilan hukum, korupsi yang mengakar, serta praktik politik yang menghalalkan segala cara telah menggerogoti kepercayaan rakyat terhadap institusi negara. Apabila rasa keadilan publik terus dilukai dan aspirasi rakyat tidak menemukan saluran yang sah, maka ikatan kebangsaan akan melemah.

Ketika negara dipersepsikan hanya melayani kepentingan segelintir elite, sementara mayoritas warga merasa terpinggirkan, benih-benih disintegrasi sosial akan tumbuh. Ekspresi ketidakpuasan dapat bermetamorfosis menjadi konflik horizontal, radikalisme, separatisme, atau penolakan terhadap otoritas negara.

Menjaga persatuan bangsa tidak cukup hanya dengan slogan dan simbol. Persatuan sejati hanya dapat dibangun melalui kebijakan nyata yang menghadirkan keadilan sosial, kehadiran negara yang adil di seluruh wilayah, serta penegakan hukum yang konsisten tanpa diskriminasi. Persatuan yang kokoh hanya berdiri di atas fondasi keadilan, bukan paksaan.

5. Agenda Kebangsaan untuk Mengisi Tahun 2026

Berdasarkan pandangan tersebut, DN-PIM memandang perlu adanya agenda kebangsaan yang mendasar dan berjangka panjang dalam mengisi Tahun 2026, yaitu:

a. Negara harus ditegakkan kembali sebagai Negara Konstitusi yang berlandaskan hukum dan keadilan, bukan negara kekuasaan yang tunduk pada tekanan politik dan ekonomi.

b. Bangsa Indonesia perlu melakukan mawas diri kolektif atas kesalahan, penyimpangan, dan dosa-dosa politik masa lalu, sebagai prasyarat pembaruan yang jujur dan berkelanjutan.

c. DN-PIM menyerukan pentingnya saling memaafkan antar kelompok bangsa, bukan untuk meniadakan keadilan, melainkan untuk membuka jalan rekonsiliasi yang berkeadaban.

d. Seluruh komponen bangsa diajak membangkitkan semangat kerja sama, kerja keras, dan kerja cerdas dalam menghadapi dinamika zaman yang semakin kompleks.

Dengan tekad bersama dan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, DN-PIM meyakini bahwa Tahun 2026 dapat menjadi momentum kebangkitan menuju Indonesia yang benar-benar maju, adil, beradab, dan bermartabat.

Previous Post

Hadapi Banjir Rob, Dinas SDA DKI Siagakan Pompa dan Tanggul Darurat

Next Post

Tiga Kasus Kriminal Menonjol Terjadi di Makassar, Polrestabes Rilis di Awal 2026

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Skandal Nikel di Malut: Shanty Alda Nathalia Diduga Kendalikan 4 Perusahaan Tambang Ilegal
Daerah

Skandal Nikel di Malut: Shanty Alda Nathalia Diduga Kendalikan 4 Perusahaan Tambang Ilegal

by redaksi
Februari 10, 2026
0

Secara regulasi nasional, pulau kecil yang memiliki luas terbatas seperti Pulau Fau seharusnya mendapatkan perlindungan khusus dari pemerintah dan dilindungi...

Read more
Hadiri Rapim TNI–Polri 2026, Pangkogabwilhan III Soroti Arahan Presiden soal Stabilitas Nasional

Hadiri Rapim TNI–Polri 2026, Pangkogabwilhan III Soroti Arahan Presiden soal Stabilitas Nasional

Februari 10, 2026
Kasau Hadiri Rapim TNI-Polri 2026 di Istana Merdeka

Kasau Hadiri Rapim TNI-Polri 2026 di Istana Merdeka

Februari 10, 2026
Rapim Polri 2026, Kapolri Tindak Lanjut 18 Catatan Presiden Prabowo

Rapim Polri 2026, Kapolri Tindak Lanjut 18 Catatan Presiden Prabowo

Februari 10, 2026
VinFast Resmi Membuka Pemesanan VF MPV 7 di Indonesia

VinFast Resmi Membuka Pemesanan VF MPV 7 di Indonesia

Februari 10, 2026
Kebakaran Gudang Pestisida di Tangerang Selatan Cemari Kali Jalatreng, Ratusan Ikan Dilaporkan Mati

Kebakaran Gudang Pestisida di Tangerang Selatan Cemari Kali Jalatreng, Ratusan Ikan Dilaporkan Mati

Februari 10, 2026
Next Post
Tiga Kasus Kriminal Menonjol Terjadi di Makassar, Polrestabes Rilis di Awal 2026

Tiga Kasus Kriminal Menonjol Terjadi di Makassar, Polrestabes Rilis di Awal 2026

Discussion about this post

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

Februari 13, 2025

Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

November 6, 2023

Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

November 21, 2023
Peredaran Sabu Dipematang Bandar Semangkin Marak,Diduga Ada Oknum APH Trima Stabil Dari Para Bandar

Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

Januari 29, 2025
12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

0

Terkait Penampungan CPO Tanpa Ijin Dibatu 10,Ini Kata Kapolres Tebingtinggi

0
Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

0

Uji Ketangkasan Giur Pengunjung Pasar Malam Tebingtinggi

0
Perhutani Bandung Utara Raih Penghargaan Zero Accident dari Disnakertrans

Perhutani Bandung Utara Raih Penghargaan Zero Accident dari Disnakertrans

Februari 11, 2026
MUSRENBANG KECAMATAN MENDAHARA ULU Ediyanto.SPd Sampaikan 126 usulan dari Kelurahan dan Desa se Kecamatan Mendahara Ulu

MUSRENBANG KECAMATAN MENDAHARA ULU Ediyanto.SPd Sampaikan 126 usulan dari Kelurahan dan Desa se Kecamatan Mendahara Ulu

Februari 10, 2026
Skandal Nikel di Malut: Shanty Alda Nathalia Diduga Kendalikan 4 Perusahaan Tambang Ilegal

Skandal Nikel di Malut: Shanty Alda Nathalia Diduga Kendalikan 4 Perusahaan Tambang Ilegal

Februari 10, 2026
Hadiri Rapim TNI–Polri 2026, Pangkogabwilhan III Soroti Arahan Presiden soal Stabilitas Nasional

Hadiri Rapim TNI–Polri 2026, Pangkogabwilhan III Soroti Arahan Presiden soal Stabilitas Nasional

Februari 10, 2026

Recent News

Perhutani Bandung Utara Raih Penghargaan Zero Accident dari Disnakertrans

Perhutani Bandung Utara Raih Penghargaan Zero Accident dari Disnakertrans

Februari 11, 2026
MUSRENBANG KECAMATAN MENDAHARA ULU Ediyanto.SPd Sampaikan 126 usulan dari Kelurahan dan Desa se Kecamatan Mendahara Ulu

MUSRENBANG KECAMATAN MENDAHARA ULU Ediyanto.SPd Sampaikan 126 usulan dari Kelurahan dan Desa se Kecamatan Mendahara Ulu

Februari 10, 2026
Skandal Nikel di Malut: Shanty Alda Nathalia Diduga Kendalikan 4 Perusahaan Tambang Ilegal

Skandal Nikel di Malut: Shanty Alda Nathalia Diduga Kendalikan 4 Perusahaan Tambang Ilegal

Februari 10, 2026
Hadiri Rapim TNI–Polri 2026, Pangkogabwilhan III Soroti Arahan Presiden soal Stabilitas Nasional

Hadiri Rapim TNI–Polri 2026, Pangkogabwilhan III Soroti Arahan Presiden soal Stabilitas Nasional

Februari 10, 2026
Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

PT Gerbang Informasi Media

Follow Us

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (66)
  • Daerah (2,181)
  • Ekonomi (206)
  • Fashion (9)
  • Hiburan (42)
  • Hukum (1,013)
  • Internasional (81)
  • Kesehatan (85)
  • Korupsi (46)
  • Kriminal (146)
  • Nasional (584)
  • Olahraga (43)
  • Pendidikan (89)
  • Politik (97)
  • REDAKSI (210)
  • Sumut (1,057)
  • IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengawas Proyek SLB Negeri 25 Sintang Inisial DM Abaikan Konfirmasi Awak Media

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara