• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
Gi Media
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Gi Media
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Ekonomi

AI Bukan Sekadar Teknologi Raksasa: BUMN Dorong Inovasi Sosial Anak Negeri Lewat Pikiran Terbaik Negeri 2025

Ekosistem Kolaborasi: Dari Ide ke Dampak Sosial Pikiran Terbaik Negeri hadir sebagai sebuah ekosistem kolaborasi

redaksi by redaksi
Agustus 25, 2025
in Ekonomi, Nasional, REDAKSI
0
AI Bukan Sekadar Teknologi Raksasa: BUMN Dorong Inovasi Sosial Anak Negeri Lewat Pikiran Terbaik Negeri 2025
0
SHARES
26
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gi-media.com Jakarta – Di tengah derasnya perkembangan teknologi global, Kementerian BUMN menegaskan bahwa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bukan hanya milik korporasi besar. AI kini hadir di tangan anak-anak muda Indonesia, membawa solusi untuk persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari: mulai dari membantu tunanetra bernavigasi, menjaga ketahanan pangan, hingga mendorong ekonomi kerakyatan.

Pesan itu ditegaskan oleh Sekretaris Kementerian BUMN, Rabin Indrajad Hattari, dalam ajang “Awarding Night – Grand Final Pitching Pikiran Terbaik Negeri” di Jakarta, Minggu (24/8).

ADVERTISEMENT

> “Penting sekali bagi kita untuk menyadari bahwa teknologi sudah menjadi bagian dari hidup kita. AI bisa membentuk inklusi sosial, menghadirkan pemberdayaan, dan membuka ruang kolaborasi baru,” ucap Rabin.

BeritaTerkait

Kepala UPTD Wilayah I Stabat Apresiasi Pemilik Lahan Kembalikan Kawasan Hutan Lindung Kepada Pemerintah

Kepala UPTD Wilayah I Stabat Apresiasi Pemilik Lahan Kembalikan Kawasan Hutan Lindung Kepada Pemerintah

6 hari ago
Bobibos Inovasi Energi Lokal, Antara Harapan Kemandirian dan Pentingnya Kewaspadaan Publik  Di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat dan dorongan menuju sumber yang lebih ramah lingkungan, nama Bobibos mulai mencuri perhatian.   Dikenal sebagai gagasan bahan bakar berbasis jerami, Bobibos menghadirkan narasi baru: bahwa limbah pertanian pun berpotensi menjadi energi masa depan.  Lebih dari sekadar inovasi teknis,   Bobibos membawa pesan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari—tentang efisiensi, keberlanjutan, dan peran keluarga dalam memilih sumber energi yang lebih bijak. Dari Jerami Menjadi Energi  Bobibos dikembangkan dari pemanfaatan jerami, limbah pertanian yang selama ini kerap terbuang.   Dengan pendekatan teknologi tertentu, bahan ini diolah menjadi bahan bakar alternatif yang diklaim memiliki kualitas tinggi. Gagasan ini sejalan dengan upaya global dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis sumber daya lokal.   Di sisi lain, konsep ini juga memberi ruang bagi masyarakat untuk lebih memahami bahwa solusi energi bisa lahir dari lingkungan terdekat.  Menyentuh Kehidupan Keluarga  Dalam perspektif yang lebih luas, energi bukan hanya soal industri besar, tetapi juga tentang rumah tangga.   Perempuan, sebagai pengelola kebutuhan sehari-hari, memiliki peran penting dalam menentukan pilihan yang lebih hemat dan ramah lingkungan.  Bobibos hadir dengan pendekatan yang membumi—mengajak masyarakat melihat energi bukan sebagai sesuatu yang jauh, melainkan bagian dari keputusan sehari-hari yang berdampak jangka panjang.  Antusiasme Publik dan Tantangan Informasi  Seiring meningkatnya perhatian publik, muncul pula berbagai informasi yang beredar di media sosial, termasuk klaim distribusi dan kerja sama yang belum tentu terverifikasi.  Sejumlah konten bahkan telah mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan Bobibos.   Hal ini menjadi pengingat bahwa di balik peluang inovasi, selalu ada risiko misinformasi yang perlu disikapi secara kritis.  Edukasi dan Transparansi   Jadi Kunci Hingga saat ini, Bobibos masih dalam tahap pengembangan dan belum dipasarkan secara luas. Karena itu, masyarakat diimbau untuk: Mengakses informasi dari sumber resmi Tidak mudah tergiur tawaran investasi atau distribusi instan  Memastikan kejelasan legalitas sebelum melakukan transaksi Langkah ini penting agar antusiasme terhadap inovasi tidak berujung pada kerugian . Menjaga Harapan Tetap Rasional  Bobibos adalah simbol dari semangat inovasi lokal—tentang bagaimana ide sederhana bisa berkembang menjadi solusi besar.   Namun, seperti halnya semua teknologi baru, proses menuju implementasi membutuhkan waktu, pengujian, dan validasi.  Dengan pendekatan yang jernih dan edukatif, masyarakat dapat tetap membuka diri terhadap perkembangan ini tanpa kehilangan kewaspadaan.  Pada akhirnya, masa depan energi tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh cara kita menyikapi informasi. Bobibos menawarkan harapan—dan harapan itu akan tetap hidup jika dibangun di atas kesadaran, bukan sekadar euforia.

Bobibos Inovasi Energi Lokal, Antara Harapan Kemandirian dan Pentingnya Kewaspadaan Publik

1 minggu ago
KUD Rantau Pasaman dan Poktan Elang Laut Bersinergi Amankan Aset dan Kesejahteraan Anggota

KUD Rantau Pasaman dan Poktan Elang Laut Bersinergi Amankan Aset dan Kesejahteraan Anggota

1 minggu ago
FIFGROUP Rayakan Hari Kartini dengan Aktivasi Interaktif di MRT Blok M, Ajak Perempuan Kenali Potensi Diri

FIFGROUP Rayakan Hari Kartini dengan Aktivasi Interaktif di MRT Blok M, Ajak Perempuan Kenali Potensi Diri

2 minggu ago

 

Tiga Inovasi AI yang Menyentuh Kehidupan Nyata

Dari puluhan ide yang disaring, Rabin menyoroti tiga inovasi berbasis AI yang paling mencuri perhatian:

1. Peta Netra – Sebuah aplikasi berbasis smartphone yang menggunakan AI untuk membantu penyandang tunanetra mengenali arah jalan, rambu, maupun lingkungan sekitar. Aplikasi ini memanfaatkan image recognition dan voice assistant sehingga tunanetra bisa lebih mandiri.

2. TernakAja – Platform digital untuk peternak yang memanfaatkan AI dalam memprediksi pakan, kesehatan hewan, hingga potensi harga pasar. Tujuannya bukan sekadar meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat rantai ketahanan pangan nasional.

3. Kulkita – Solusi cerdas berbasis AI yang memantau kualitas penyimpanan bahan pangan. Dengan sensor dan analisis data, platform ini bisa mendeteksi potensi kerusakan stok lebih dini, sehingga mengurangi pemborosan dan menjaga harga tetap stabil di tingkat konsumen.

Menurut Rabin, hadirnya inovasi semacam ini membuktikan bahwa AI bukan hanya soal robot atau industri 4.0 berskala raksasa, melainkan alat pemberdayaan yang bisa menyentuh kehidupan masyarakat kecil.

Ekosistem Kolaborasi: Dari Ide ke Dampak Sosial

Pikiran Terbaik Negeri hadir sebagai sebuah ekosistem kolaborasi, mempertemukan inventor sosial dengan mentor, investor, korporasi, hingga regulator. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Yayasan BUMN dengan ElevAte, dan tahun ini berhasil menyaring puluhan inovator muda dari berbagai daerah.

“BUMN punya dua fungsi: menciptakan keuntungan sekaligus menciptakan nilai sosial. Penciptaan nilai tidak melulu soal uang, tapi juga tentang kebermanfaatan,” ujar Rabin.

Dengan kata lain, inovasi sosial berbasis AI bukan sekadar proyek teknologi, melainkan jawaban terhadap isu krusial seperti kesehatan mental, kesehatan ibu dan anak, pengelolaan limbah berkelanjutan, hingga akses pendidikan dan pangan yang lebih adil.

Dukungan Konkret: Rp150 Juta untuk 20 Wirausaha Sosial

Tahun ini, sebanyak 20 wirausaha sosial terpilih sebagai pemenang Pikiran Terbaik Negeri 2025. Masing-masing mendapatkan pendanaan sebesar Rp150 juta untuk mengembangkan ide mereka agar berdampak lebih luas.

Pendanaan ini bukan sekadar hadiah kompetisi, melainkan bentuk investasi sosial dari negara untuk mempercepat transformasi inklusi digital. Harapannya, inovasi yang lahir dari program ini bisa menjadi embrio perusahaan rintisan (startup) yang mandiri, sekaligus solusi nyata bagi persoalan masyarakat.

Mengapa AI Penting untuk Inklusi Sosial?

AI kerap dianggap teknologi “dingin” yang hanya berkutat di laboratorium atau pabrik besar. Padahal, potensi sesungguhnya ada pada pemanfaatannya untuk kelompok rentan.

Di sektor kesehatan, AI bisa membantu menganalisis pola penyakit ibu dan anak di daerah terpencil.

Di sektor pendidikan, AI mampu menyesuaikan metode belajar sesuai kebutuhan siswa, termasuk bagi difabel.

Di sektor lingkungan, AI dapat memantau sampah plastik, mengukur emisi karbon, atau mengoptimalkan daur ulang.

Di sektor pangan, AI membantu petani dan peternak kecil agar punya akses informasi setara dengan pemain besar.

Dengan pendekatan inklusif, teknologi ini bisa menjadi jembatan antara kesenjangan sosial dan pemerataan akses.

Apa jadinya jika tunanetra bisa berjalan mandiri di jalan raya berkat AI? Atau jika petani kecil punya data pasar seakurat korporasi raksasa? Pertanyaan-pertanyaan itulah yang coba dijawab oleh generasi muda melalui Pikiran Terbaik Negeri.

Di tangan anak bangsa, AI bukan sekadar algoritma, melainkan alat untuk meretas ketidakadilan sosial.

Melalui Pikiran Terbaik Negeri 2025, BUMN menunjukkan bahwa inovasi teknologi tidak boleh berhenti di ruang rapat perusahaan besar. AI kini turun ke jalan, sawah, kandang, dan dapur rakyat kecil – memberi daya, harapan, dan peluang baru.

Tags: BUMNBunnGrand final pitching pikiran terbaik untuk negeri
Previous Post

Dari Dapur Mama Papua ke Masa Depan Energi Dunia: Sagu Jadi Baterai Ramah Lingkungan!

Next Post

Wamenaker OTT, Signal Kuat harus Segera Reshuffle Kabinet

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026
Ekonomi

FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026

by redaksi
Mei 3, 2026
0

Gi-media.com Jakarta: PT Federal Internasional Finance (FIFGROUP), anak perusahaan Astra, meraih penghargaan di ajang Top CX Brand Award 2026 yang...

Read more
Bobibos: Karya Anak Bangsa yang Mengubah Jerami Menjadi Energi, Menteri ESDM  akan uji coba Bobibos

Bobibos: Karya Anak Bangsa yang Mengubah Jerami Menjadi Energi, Menteri ESDM akan uji coba Bobibos

Mei 1, 2026
100 Orang Buruh Datangi DPR/MPR dalam Rangka Mayday, Polda Metro Jaya Menyambut dengan Humanis

100 Orang Buruh Datangi DPR/MPR dalam Rangka Mayday, Polda Metro Jaya Menyambut dengan Humanis

Mei 1, 2026
18 Pasar Kondisi Parah Jadi Prioritas Rehabilitasi, Tunggu Anggaran Kementerian

18 Pasar Kondisi Parah Jadi Prioritas Rehabilitasi, Tunggu Anggaran Kementerian

April 29, 2026
Kepala UPTD Wilayah I Stabat Apresiasi Pemilik Lahan Kembalikan Kawasan Hutan Lindung Kepada Pemerintah

Kepala UPTD Wilayah I Stabat Apresiasi Pemilik Lahan Kembalikan Kawasan Hutan Lindung Kepada Pemerintah

April 28, 2026
Bobibos Inovasi Energi Lokal, Antara Harapan Kemandirian dan Pentingnya Kewaspadaan Publik  Di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat dan dorongan menuju sumber yang lebih ramah lingkungan, nama Bobibos mulai mencuri perhatian.   Dikenal sebagai gagasan bahan bakar berbasis jerami, Bobibos menghadirkan narasi baru: bahwa limbah pertanian pun berpotensi menjadi energi masa depan.  Lebih dari sekadar inovasi teknis,   Bobibos membawa pesan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari—tentang efisiensi, keberlanjutan, dan peran keluarga dalam memilih sumber energi yang lebih bijak. Dari Jerami Menjadi Energi  Bobibos dikembangkan dari pemanfaatan jerami, limbah pertanian yang selama ini kerap terbuang.   Dengan pendekatan teknologi tertentu, bahan ini diolah menjadi bahan bakar alternatif yang diklaim memiliki kualitas tinggi. Gagasan ini sejalan dengan upaya global dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis sumber daya lokal.   Di sisi lain, konsep ini juga memberi ruang bagi masyarakat untuk lebih memahami bahwa solusi energi bisa lahir dari lingkungan terdekat.  Menyentuh Kehidupan Keluarga  Dalam perspektif yang lebih luas, energi bukan hanya soal industri besar, tetapi juga tentang rumah tangga.   Perempuan, sebagai pengelola kebutuhan sehari-hari, memiliki peran penting dalam menentukan pilihan yang lebih hemat dan ramah lingkungan.  Bobibos hadir dengan pendekatan yang membumi—mengajak masyarakat melihat energi bukan sebagai sesuatu yang jauh, melainkan bagian dari keputusan sehari-hari yang berdampak jangka panjang.  Antusiasme Publik dan Tantangan Informasi  Seiring meningkatnya perhatian publik, muncul pula berbagai informasi yang beredar di media sosial, termasuk klaim distribusi dan kerja sama yang belum tentu terverifikasi.  Sejumlah konten bahkan telah mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan Bobibos.   Hal ini menjadi pengingat bahwa di balik peluang inovasi, selalu ada risiko misinformasi yang perlu disikapi secara kritis.  Edukasi dan Transparansi   Jadi Kunci Hingga saat ini, Bobibos masih dalam tahap pengembangan dan belum dipasarkan secara luas. Karena itu, masyarakat diimbau untuk: Mengakses informasi dari sumber resmi Tidak mudah tergiur tawaran investasi atau distribusi instan  Memastikan kejelasan legalitas sebelum melakukan transaksi Langkah ini penting agar antusiasme terhadap inovasi tidak berujung pada kerugian . Menjaga Harapan Tetap Rasional  Bobibos adalah simbol dari semangat inovasi lokal—tentang bagaimana ide sederhana bisa berkembang menjadi solusi besar.   Namun, seperti halnya semua teknologi baru, proses menuju implementasi membutuhkan waktu, pengujian, dan validasi.  Dengan pendekatan yang jernih dan edukatif, masyarakat dapat tetap membuka diri terhadap perkembangan ini tanpa kehilangan kewaspadaan.  Pada akhirnya, masa depan energi tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh cara kita menyikapi informasi. Bobibos menawarkan harapan—dan harapan itu akan tetap hidup jika dibangun di atas kesadaran, bukan sekadar euforia.

Bobibos Inovasi Energi Lokal, Antara Harapan Kemandirian dan Pentingnya Kewaspadaan Publik

April 26, 2026
Next Post
Wamenaker OTT, Signal Kuat harus Segera Reshuffle Kabinet

Wamenaker OTT, Signal Kuat harus Segera Reshuffle Kabinet

Discussion about this post

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

Februari 13, 2025

Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

November 6, 2023

Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

November 21, 2023
Peredaran Sabu Dipematang Bandar Semangkin Marak,Diduga Ada Oknum APH Trima Stabil Dari Para Bandar

Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

Januari 29, 2025
12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

12 Bulan Belum Cukup Bagi Polda-Su Tetapkan Tersangka Atas Perusakan Lahan Di Kualatanjung

0

Terkait Penampungan CPO Tanpa Ijin Dibatu 10,Ini Kata Kapolres Tebingtinggi

0
Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

0

Uji Ketangkasan Giur Pengunjung Pasar Malam Tebingtinggi

0
Mancing Bersama Di Pemancingan Kang Ai Sebagai Ajang Silaturahmi

Mancing Bersama Di Pemancingan Kang Ai Sebagai Ajang Silaturahmi

Mei 4, 2026
FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026

FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026

Mei 3, 2026
DPD PGR Kab.Sukabumi Gelar Konsolidasi dan Silaturahmi Dengan DPC Untuk Memperkuat Soliditas Partai

DPD PGR Kab.Sukabumi Gelar Konsolidasi dan Silaturahmi Dengan DPC Untuk Memperkuat Soliditas Partai

Mei 3, 2026
Akibat Parkir Liar Jalan Suryakencana Bogor Macet Parah

Akibat Parkir Liar Jalan Suryakencana Bogor Macet Parah

Mei 3, 2026

Recent News

Mancing Bersama Di Pemancingan Kang Ai Sebagai Ajang Silaturahmi

Mancing Bersama Di Pemancingan Kang Ai Sebagai Ajang Silaturahmi

Mei 4, 2026
FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026

FIFGROUP Raih Digital Channel Customer Experience Award 2026

Mei 3, 2026
DPD PGR Kab.Sukabumi Gelar Konsolidasi dan Silaturahmi Dengan DPC Untuk Memperkuat Soliditas Partai

DPD PGR Kab.Sukabumi Gelar Konsolidasi dan Silaturahmi Dengan DPC Untuk Memperkuat Soliditas Partai

Mei 3, 2026
Akibat Parkir Liar Jalan Suryakencana Bogor Macet Parah

Akibat Parkir Liar Jalan Suryakencana Bogor Macet Parah

Mei 3, 2026
Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

PT Gerbang Informasi Media

Follow Us

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (74)
  • Daerah (2,382)
  • DPD/DPRD/DPR RI (10)
  • Ekonomi (252)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (50)
  • Hukum (1,119)
  • Internasional (92)
  • Kesehatan (88)
  • Korupsi (47)
  • Kriminal (169)
  • Nasional (592)
  • Olahraga (46)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (98)
  • Politik (109)
  • REDAKSI (306)
  • Sumut (1,064)
  • TNI/POLRI (52)
  • IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengawas Proyek SLB Negeri 25 Sintang Inisial DM Abaikan Konfirmasi Awak Media

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara