Gegara Nasi Kotak , Oknum DPRD Tebingtinggi , Diduga Terlibat Kasus Penganiayaan ; Korban Minta Kepastian Hukum

redaksi
0 0
Read Time2 Minute, 17 Second

Gi-media.com Tebingtinggi — Gawat!! Gegara Nasi Kotak Dalam Kegiatan Orientasi Kepalangmerahan PMI kota Tebingtinggi, Ketua PMI yang merupakan Oknum DPRD kota Tebingtinggi Diduga Terlibat Penganiayaan

Korban Dugaan Penganiayaan yang dilakukan oleh sejumlah pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) kota Tebingtinggi yang terjadi pada (19/02/2021) Lalu, saat ini meminta kepastian terhadap Penegakan Hukumnya

” Kasus ini sudah hampir 7 bulan namun sampai saat ini para pelaku belum ditahan, saya hanya minta kepastian hukum terhadap kasus penganiayaan ini ” Ungkap korban

Hal ini disampaikan korban bersama Kuasa Hukumnya, Nasiruddin SH di Legato usai mengikuti pra rekonstruksi yang digelar Polres Tebingtinggi di Kantor PMI Jl Veteran Kel Badak Bejuang Kota Tebingtinggi, Selasa (7/9/2021).

Sebelumnya Seorang pria yang diketahui bernama Reza Matondang (34) tahun warga kelurahan Bandar Utama Tebingtinggi menjadi korban dugaan penganiayaan oleh sejumlah pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tebingtinggi pada 19 Februari 2021 lalu

Menurut Reza (korban) kasus penganiyaan terhadap dirinya berawal dari masalah sepele

“Hanya persoalan nasi kotak, dan pasca kejadian HA sempat mendatangi saya untuk minta maaf ” ucapnya kepada awak media.

Akibat kejadian tersebut Korban membuat Laporan Polisi dengan Nomor : LP/155/II/2021 /SU/RES .T.TINGGI /SP KT ,TT pada 19 Februari 2021

Kepada awak media Reza menyampaikan peristiwa dugaan penganiayaan terhadap dirinya terjadi beberapa bulan lalu, tepatnya pada hari Jumat (19/2/2021) di Kantor PMI Kota Tebingtinggi

Saat itu korban yang diduga merasa telah dianiaya MA (43) bersama sepupunya HA (40) selaku Ketua PMI Tebingtinggi yang juga salah satu Anggota DPRD Tebingtinggi.

Korban yang juga sebagai anggota PMI saat itu, menceritakan kronologis kejadian dugaan penganiayaan yang dialaminya, hingga sempat dirawat di RS Bhayangkara kota Tebingtinggi

Kejadian bermula saat kegiatan orientasi kepalangmerahan PMI Kota Tebingtinggi di aula Lab sekolah, dimana pada saat itu korban selaku panitia dalam bagian logistik.

Singkat cerita saat adanya perdebatan tentang nasi kotak peserta dan panitia, korban kembali ke kantor PMI dan menceritakan permasalahan nasi kotak kepada HA, Ketua PMI dimana pada saat itu MA juga di kantor tersebut.

Selang beberapa waktu, tiba tiba MA menggebrak meja dan korban terkejut serta langsung mendekatkan wajahnya, namun saat itu terduga pelaku MA spontan memukul/melayangkan tinju ke wajah korban, dan korban sempat membalasnya.

Dari pengakuan korban, HA juga ikut menarik bajunya (korban) hingga koyak dan terjatuh yang akhirnya korban dikeroyok hingga babak belur.
Usai itu korban membuat pengaduan ke Mapolres Tebingtinggi, dan menjalankan perawatan di RS Bayangkari Tebingtinggi

Sebelumnya saat dilakukan pra rekonstruksi oleh Polres Tebingtinggi di Kantor PMI, Selasa (07/09/2021) sekira pukul 10.00 wib beberapa awak media dilarang masuk untuk meliput dengan alasan protokol kesehatan.

Hingga berita ini dilansir terduga pelaku HA yang diduga terlibat dalam kasus Penganiayaan tersebut belum Menjawab konfirmasi wartawan via WhatsApp

Berita di kutip dari Indometro.com.

(Tim Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wakil Walikota Oki Doni Siregar Buka Kegiatan Wawasan Kebangsaan Dan Bela Negara

Gi-mediacom Tebingtinggi — Pemko Tebingtinggi bekerja sama dengan Kodim 0204/DS menggelar kegiatan pemantapan pemahaman pelaksanaan kebijakan di bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara dengan tema “Generasi Muda Menghadapi New Normal di Masa Pandemi Covid-19 Dalam Aktualisasi Nilai-Nilai Kebangsaan”. Kegiatan digelar di Gedung Mangampu Tua Jl. Prof. Dr. Hamka Kota […]

Subscribe Kami Dong !

Email address: