• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Daerah

Upacara Sasi di Losa & Piliana, Simbol Perlawanan Rakyat Seram Terhadap “Mafia Karbon’

redaksi by redaksi
Februari 21, 2026
in Daerah
0
Upacara Sasi di Losa & Piliana, Simbol Perlawanan Rakyat Seram Terhadap “Mafia Karbon’
0
SHARES
54
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gi-media.com MALUKU, SERAM – 09 Februari 2026 Suasana di pedalaman hutan Dusun Losa dan Negeri Piliana, Pulau Seram, mendadak berubah mencekam sekaligus khidmat.

Puluhan masyarakat adat dengan ikat kepala merah (Kain Berkat) dan senjata tradisional parang di pinggang, turun ke hutan bukan untuk berburu, melainkan untuk menjaga nafas anak cucu mereka dari ancaman komersialisasi hutan yang dilakukan secara diam-diam.

Puncaknya terjadi pada 4 Februari 2026, di mana masyarakat adat di bawah komando Raja Negeri Piliana resmi melaksanakan Upacara Sasi Adat.

ADVERTISEMENT

Langkah ekstrem ini diambil sebagai respon atas dugaan pengkhianatan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Maluku yang dituding telah menjual kedaulatan hutan ulayat melalui skema perdagangan karbon (Carbon Trading) kepada pihak asing..

BeritaTerkait

GEPENTA Dorong Peran Masyarakat dalam Pencegahan Narkoba dan Aksi Anarkis

GEPENTA Dorong Peran Masyarakat dalam Pencegahan Narkoba dan Aksi Anarkis

6 hari ago
Komisioner BP Tapera Dampingi Kunjungan Komisi V DPR RI ke Rusun TOD Samesta Mahata Serpong

Komisioner BP Tapera Dampingi Kunjungan Komisi V DPR RI ke Rusun TOD Samesta Mahata Serpong

1 minggu ago
Barantin dan Chile Perkuat Kerja Sama SPS, Buka Peluang Perluas Perdagangan Komoditas   

Barantin dan Chile Perkuat Kerja Sama SPS, Buka Peluang Perluas Perdagangan Komoditas  

1 minggu ago
Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Menggelar Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 Yang Berlangsung Pada Tanggal 27–29 Agustus 2026 Di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Menggelar Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 Yang Berlangsung Pada Tanggal 27–29 Agustus 2026 Di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten

1 minggu ago

Patok “Hutan Lindung”: Perlindungan atau Penjualan?

Penelusuran di lapangan menunjukkan maraknya pemasangan patok bertuliskan “Hutan Lindung” di wilayah mencari masyarakat. Namun, warga mencium aroma konspirasi.

“Ini bukan tanda perlindungan negara, ini adalah cara mereka mengunci akses kami agar mereka bisa menjual kredit karbon ke perusahaan luar tanpa gangguan,” ujar salah satu warga saat prosesi sasi.

Skema yang diduga dijalankan oleh oknum di Dinas Kehutanan Maluku bersama perusahaan pendamping seperti PT Berlian Berdikari Mandiri ini mencakup:

* Privatisasi Udara: Menguangkan oksigen dari pohon di tanah adat melalui sertifikat karbon internasional.

* Eksklusi Masyarakat: Melarang warga masuk ke hutan dengan dalih konservasi, padahal nilai finansial karbonnya dikelola secara gelap oleh oknum.

* Ketiadaan Transparansi: Tidak ada sosialisasi maupun bagi hasil yang adil bagi masyarakat adat sebagai pemilik ulayat.

Perlawanan di Losa dan Piliana
Dalam foto-foto yang berhasil dihimpun, terlihat para pejuang adat berdiri kokoh di tengah rimbunnya hutan bambu dan pakis haji Pulau Seram. Upacara Sasi yang dilakukan bukan sekadar ritual, melainkan hukum adat tertinggi yang melarang siapapun, termasuk pemerintah, menyentuh wilayah tersebut sebelum masalah hukum dan hak ulayat diselesaikan..

“Kami tidak butuh label ‘Hutan Lindung’ jika itu artinya kami menjadi asing di tanah sendiri. Nenek moyang kami sudah melindungi hutan ini jauh sebelum dinas-dinas itu ada,” tegas pimpinan adat setempat.

Desakan kepada Gubernur Hendrik Lewerissa
Aksi massa dan sasi adat ini mengirimkan pesan kuat kepada Gubernur Maluku yang baru, Hendrik Lewerissa. Rakyat menuntut langkah nyata:

* Audit Total: Periksa semua kontrak karbon yang telah ditandatangani oleh Dinas Kehutanan Provinsi Maluku dalam dua tahun terakhir.

* Bekukan Izin: Cabut keterlibatan perusahaan perantara yang beroperasi tanpa persetujuan masyarakat adat.
* Pembersihan Internal: Pecat oknum yang terbukti menjadi “makelar karbon” di tubuh pemerintahan.

Analisis Jurnalisme: Kedaulatan di Ujung Tanduk
Jika praktik perampokan berkedok konservasi ini dibiarkan, Pulau Seram akan menjadi contoh nyata “Kolonialisme Hijau” (Green Colonialism). Di mana rakyat dilarang menebang satu pohon pun untuk bertahan hidup, sementara oknum di kota besar meraup jutaan dolar dari hasil menjual hak emisi karbon ke perusahaan pencemar di luar negeri.

Upacara Sasi di Losa dan Piliana adalah peringatan terakhir. Rakyat Seram telah bersatu. Sekarang bola panas ada di tangan Gubernur: Berpihak pada rakyat, atau membiarkan mafia terus menguras oksigen Maluku demi kepentingan kantong pribadi.

Tags: maluku
Previous Post

Vape Mengandung Narkoba Marak, Capt. Hakeng: Pelaut Bisa Jadi Korban Tak Sadar dan Terancam Pidana serta Karir Kandas

Next Post

Yonif TP 806/SI Laksanakan Acara Pelepasan Prajurit Ke Kesatuan Baru

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Forwaka Tebing Tinggi Sambangi Polres, Perkuat Sinergi Media dan Kepolisian Jaga Kamtibmas
Daerah

Forwaka Tebing Tinggi Sambangi Polres, Perkuat Sinergi Media dan Kepolisian Jaga Kamtibmas

by redaksi
September 2, 2026
0

Gi-media.com Tebing Tinggi — Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Kota Tebing Tinggi melakukan kunjungan silaturahmi ke Polres Tebing Tinggi, Rabu (2/8/2026),...

Read more
Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., Dalam Keikutsertaan Pameran APKASI 2026, Terus Mendorong Pengembangan Ekonomi daerah Pemkab Minahasa Utara Melalui Sektor Kuliner, UMKM, Pariwisata Dan Investasi

Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., Dalam Keikutsertaan Pameran APKASI 2026, Terus Mendorong Pengembangan Ekonomi daerah Pemkab Minahasa Utara Melalui Sektor Kuliner, UMKM, Pariwisata Dan Investasi

Agustus 29, 2026
Presiden Prabowo kunjungi hunian baru untuk warga pinggir rel kereta api Senen

Presiden Prabowo kunjungi hunian baru untuk warga pinggir rel kereta api Senen

Agustus 29, 2026
GEPENTA Dorong Peran Masyarakat dalam Pencegahan Narkoba dan Aksi Anarkis   

GEPENTA Dorong Peran Masyarakat dalam Pencegahan Narkoba dan Aksi Anarkis  

Agustus 30, 2026
GEPENTA Dorong Peran Masyarakat dalam Pencegahan Narkoba dan Aksi Anarkis

GEPENTA Dorong Peran Masyarakat dalam Pencegahan Narkoba dan Aksi Anarkis

Agustus 29, 2026
Komisioner BP Tapera Dampingi Kunjungan Komisi V DPR RI ke Rusun TOD Samesta Mahata Serpong

Komisioner BP Tapera Dampingi Kunjungan Komisi V DPR RI ke Rusun TOD Samesta Mahata Serpong

Agustus 28, 2026
Next Post
Yonif TP 806/SI Laksanakan Acara Pelepasan Prajurit Ke Kesatuan Baru

Yonif TP 806/SI Laksanakan Acara Pelepasan Prajurit Ke Kesatuan Baru

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,449)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (283)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,401)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (90)
  • Korupsi (51)
  • Kriminal (176)
  • Nasional (612)
  • Olahraga (49)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (103)
  • Politik (117)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,066)
  • TNI/POLRI (139)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara