Simalungun – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang terletak di Kecamatan Bosar Maligas kabupaten Simalungun semangkin hari semangkin amburadul,hal yang paling miris sampa berserak di mana mana, pantauwan reporter kami pada tanggal 31/1/2026 sekitar pukul 15.30 wib.
Sampah liar menggunung dan dibiarkan berserakan bebas di area belakang Kantor Gedung Inovasi KEK,berbagai jenis sampah plastik, karung bekas, botol minuman, hingga limbah rumah tangga dibuang sembarangan di lahan terbuka
Ironisnya, lokasi ini berada tepat di sekitar pusat aktivitas perkantoran kawasan industri yang seharusnya menjadi contoh penerapan standar lingkungan dan green industry.
Atas kondisi ini, masyarakat secara tegas mendesak Gubernur Sumatera Utara dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI untuk segera turun langsung ke lapangan, melakukan inspeksi mendadak (sidak), serta mengaudit secara menyeluruh pengelolaan lingkungan di KEK Sei Mangkei.
Jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa tindakan nyata, maka KEK Sei Mangkei patut dinilai gagal menjalankan mandat sebagai kawasan industri berkelanjutan, sekaligus menjadi preseden buruk bagi wibawa pemerintah daerah dan pusat dalam penegakan hukum lingkungan.
Seperti dijelaskan oleh pemerhati lingkungan Sumatera Utara KL Simanjuntak S.H mengatakan bawa pejabat yang ada di lingkungan KEK Sei Mangke semua makan gaji buta,pasalnya terlihat untuk mengatasi sampa aja mereka tak becus,konon lagi beberapa pembangunan yang terbengkalai atau belum siap walau masa kontrak telah berahir.
Carut marutnya penataan dan pembangunan di KEK sei mangkei menandakan pejabat yang berkompiten di dalam pengawasa kawasan kayak makan gaji buta saja setiap bulan.
Ada beberapa pekerjaan yang suda selesai masa kontraknya kerjanya namun belum selesai pekerjaanya,untuk itu pihak (BPK) Badan Pengawasan Negara harus harus segera sidak dan melakukan audit nya,Periksa itu para pejabat otorita yang mempunyai tanggung jawab di KEK Sei mangkei ucap KL Simantak S,H.
Sampai berita ini disampaikan pada redaksi,pihak otorita KEK Sei Mangkei belum ada yang bisa kami temui untuk di mintai tanggapan terkait amburadulnya pengawasan Perkerjaan Yang Ada di KEK Sei Mangkei.(*)
























Discussion about this post