BONTANG – Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang menjadi ruang konsolidasi sosial saat ratusan anggota Himpunan Majelis Ta’lim Bontang (HMTB) mengikuti pengajian rutin, Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga wadah mempererat jejaring masyarakat lintas kelurahan.
Pengajian tersebut dihadiri Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, pengurus HMTB, serta tokoh agama dan masyarakat. Kehadiran para pemangku kebijakan memberi warna tersendiri dalam forum yang didominasi kaum ibu tersebut.
Neni menegaskan, majelis ta’lim memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan sosial masyarakat. Menurutnya, penguatan nilai keagamaan di lingkungan keluarga berbanding lurus dengan kualitas generasi yang akan datang.
“Ketika keluarga kuat secara spiritual, maka masyarakat juga akan kokoh. Di situlah peran ibu-ibu majelis ta’lim menjadi sangat penting,” ujar Neni.
Pemkot Bontang juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan capaian pembangunan selama 2025 melalui tayangan kaleidoskop. Sejumlah program prioritas disampaikan, mulai dari kebijakan sekolah gratis, bantuan perlengkapan pendidikan, hingga dukungan biaya pendidikan bagi mahasiswa.
Tak hanya itu, Pemkot turut memaparkan rencana pengembangan infrastruktur sosial, termasuk penataan kawasan permukiman di wilayah Tanjung Laut. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan, fasilitas umum, serta kenyamanan hunian warga.
Melalui kegiatan ini, pengajian HMTB tidak sekadar menjadi forum ibadah, tetapi juga jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelaraskan pembangunan dengan kebutuhan warga.
























Discussion about this post