Jakarta-gi-media.com Perubahan wajah olahraga domino di Indonesia kian terasa.Stigma lama yang selama ini melekat perlahan terkikis, berganti dengan semangat baru sebagai cabang olahraga yang mengasah logika, strategi, dan ketajaman berpikir.
Hal tersebut disampaikan Derry, saat menghadiri kegiatan olahraga domino atas undangan Jhon LBH, Ketua Bidang Humas Federasi Olahraga Domino Nasional.
Menurut Derry, domino adalah olahraga yang memiliki nilai intelektual tinggi dan layak mendapatkan tempat terhormat di dunia olahraga nasional.
“Saya melihat olahraga ini keren. Domino bukan sekadar permainan, tetapi olahraga yang benar-benar mengasah pikiran,” ujarnya.
Derry mengakui, pada masa lalu domino menghadapi tantangan besar. Stigma negatif, terutama identik dengan praktik perjudian, membuat olahraga ini seolah berjalan tanpa arah.
“Dulu belum dioptimasi secara maksimal, bahkan bisa dibilang buta arah karena belum ada pembinaan yang jelas,” jelasnya.
Namun, situasi tersebut kini berubah signifikan. Hadirnya berbagai terobosan, pembinaan terstruktur, serta dukungan pemerintah menjadi titik balik penting.
Derry menilai kehadiran Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam kegiatan domino sebagai sinyal kuat bahwa olahraga ini telah diakui dan mendapat legitimasi negara..
“Ini bukan sekadar acara seremonial. Kehadiran Menpora menunjukkan bahwa domino sudah masuk dalam payung besar olahraga nasional,”
katanya.
Selain dukungan pemerintah, peran tokoh dan pemangku kepentingan juga dinilai sangat strategis. Salah satunya adalah dukungan dari Ali Taher, yang disebut Derry turut memperkuat ekosistem olahraga domino di Indonesia.
Menurutnya, sinergi antara federasi, tokoh masyarakat, dan pemerintah menjadi fondasi penting dalam membangun olahraga yang berkelanjutan.
Keberadaan organisasi dan federasi resmi, termasuk ORADO, dinilai berhasil mengangkat derajat domino ke level yang lebih profesional.
“Dulu domino identik dengan stigma negatif. Sekarang sudah dinaungi pemerintah dalam bentuk federasi. Ini yang membuat domino naik kelas,” tegas Derry.
Ia pun menyampaikan harapan besar ke depan. Derry optimistis domino dapat tumbuh menjadi cabang olahraga prestasi yang mampu melahirkan atlet-atlet unggulan Indonesia.
“Saya berharap domino semakin kuat, pembinaannya konsisten, dan ke depan kita bisa melihat atlet domino Indonesia berprestasi di level nasional bahkan internasional,” tutupnya.
Transformasi domino hari ini bukan hanya tentang perubahan citra, tetapi juga tentang membuka ruang baru bagi olahraga berbasis kecerdasan.
Sebuah langkah maju yang menunjukkan bahwa olahraga tidak selalu soal fisik semata, tetapi juga kekuatan berpikir dan strategi.























Discussion about this post