Gi-media.com Tebing Tinggi — Kamis (09/06/2022) sekira pukul 16:00 wib Lintas Fraksi DPRD kota Tebing Tinggi melakukan Sidak ke Rumah sakit Kumpulan Pane (RSKP) dan Terminal Bandar Kajum, dalam rangka penanganan pemulihan tempat pelayanan kesehatan publik maupun Aset tinggal Terminal Bandar Kajum agar meningkatkan Pendapatan Daerah
Kunjungan mendadak yang dilakukan para legislator lintas fraksi Nasdem, DAK dan PDI-P ke dua pusat pelayanan publik, RSKP dan Bekas Terminal Bandar Kajum, itu setelah menindaklanjuti rapat dengan eksekutif di gedung DPRD
.
Kunjungan tersebut disambut direktur RSKP Irwansyah, beserta jajaran staf di Rumah sakit milik kota lemang itu sementara Kadishub Tebingtinggi Guntur, juga didampingi sekretaris dan seluruh kabid maupun kasi di Jajaran Dinas Perhubungan

Pada keterangan nya direktur RSKP Irwansyah yang baru 4 bulan menjabat mengatakan RSKP masa peralihan dari direktur yang lama meninggalkan hutang sebesar 22 milyar, dan sudah dibayarkan sebesar lebih kurang 6 milyar, saat ini hutang Rskp, 16 milyar, kepada beberapa produsen obat
.
Pada tahun 2022, pengajuan anggaran 5 milyar untuk Rskp di setujui DPRD, ketika ditanyakan kemana uangnya, direktur Rskp menyampaikan uang tersebut 3 milyar membayar tunjangan tenaga medis, dan 2 milyar untuk kebutuhan obat obatan, juga biaya perawatan gedung dan fasilitas lainnya
.
Rskp yang saat ini adalah tipe B dengan tingkatan dasar (madya) tidak bisa langsung menampung pasien rujukan dari puskesmas, karena terganjal aturan Pemerintah terkait rujukan berjenjang, dari puskesmas harus ke tipe C dahulu, baru nanti ke RS seperti RSKP tipe B, namun karena berbagai hal RS tipe C Tebing Tinggi merujuknya ke luar daerah
.
Irwansyah berharap RSKP tetap di tipe B tetapi akreditasi nya “Paripurna” agar masuk skala prioritas nasional yang bisa secara otomatis dapat perhatian pemerintah pusat jelasnya kepada wartawan
.
Pantauan wartawan dari 380 ruang rawat inap Secara keseluruhan hanya ada 20 an pasien Umum dan BPJS, dengan berbagai kendala seperti di ruang rawat BPJS yang panas karena tidak ada AC
.
Wakil ketua II DPRD Iman Irdian Saragih yang turun pada sidak tersebut menyampaikan mirisnya keadaan rumah sakit milik pemerintah kota itu, dan akan membentuk pansus membicarakan kembali masalah Rskp dengan komisi 1,agar kembali sehat dan bisa benar benar bermanfaat bagi masyarakat luas
.
Usai dari RSKP para anggota DPRD lanjut meninjau terminal bandar kajom yang sudah tidak berfungsi lagi dan hanya ada tempat Kir Kendaraan milik Dinas Perhubungan kota Tebingtinggi
.
Disana para anggota DPRD disambut kepala dinas perhubungan Guntur dan kepala dinas PUPR Reza Aghista dan kata Kadishub memang menunggu momen hadirnya DPRD ke sana
Pada pemaparan nya Guntur menyampaikan akan merangkai 3 program di Eks Terminal Bandar Kajum tersebut, Tempat Kir kendaraan seperti yang ada saat ini, dan memindahkan loket yang di pinggiran jalan yosudarso, dengan menata tempat di Eks Terminal tersebut, dan berencana akan membangun gudang disewakan ke pengusaha untuk tempat bongkar muat semua prodak yang masuk ke kota Tebingtinggi, dilengkapi dengan fasilitas umum, seperti Caffe dan lainnya tempat nyantai.
.

Dan untuk semuanya Kadishub Guntur akan membuat perencanaan dan uji kelayakan dengan Konsultan
Menanggapi penyampaian Kepala RSKP dan Kadishub, Wakil ketua 1 DPRD H.M.Azwar Ssi MM, mengatakan buat lah perencanaan yang matang, agar apa yang kita bangun tidak sia sia sebab ini akan menyerap anggaran APBD kita, siap kan grain disain, agar jelas studi kelayakan nya dan bermanfaat bagi masyarakat, jadi tidak sia-sia apa yang kita bangun
.
Hadir dalam kunjungan tersebut Wakil ketua DPRD H.M.Azwar Ssi MM, Iman Irdian Saragih, Drs Jonner Sitinjak, M.Erwin Harahap, Tamsil Husni, M.Doni Damanik, Waris, Zainal Arifin Tambunan, Anda Yasser, Abdul Rahman.
(Sari)

















Discussion about this post