Dalam persentasi pitching pikiran terbaik negeri, Dari Pasir dan Sagu, Papua Siap Guncang Ekonomi Dunia dengan “Baterai Open Source”!
Ketika dunia sedang sibuk mencari energi terbarukan, Papua sudah punya jawabannya: baterai dari sagu dan pasir. Inovasi ini diperkenalkan oleh Galilea Sagu Wani Yinyo House lewat pitching pikiran terbaik negeri, dan siap membuka era baru ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal.
Proyek ini tidak hanya soal energi. Ia juga soal pemberdayaan. Perempuan Papua menjadi motor utama penggerak, membangun ekosistem baru yang tidak hanya berfokus pada pangan, tapi juga teknologi energi.
Yang paling revolusioner: konsepnya open source. Artinya, siapa saja bisa mengakses, mempelajari, dan mengembangkan teknologi ini. Dengan demikian, inovasi tidak berhenti di Papua, tapi bisa menyebar ke seluruh Indonesia bahkan dunia.
Pasar energi global diprediksi akan mencapai nilai ribuan triliun rupiah. Jika baterai sagu bisa masuk ke rantai pasok, maka Papua bisa menjadi pemain utama dalam perekonomian dunia.
Papua bukan lagi “tanah di ujung timur” yang dipandang sebelah mata. Dengan sagu, Papua sedang menyalakan lampu masa depan energi dunia.























Discussion about this post