• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Sumut

Sejarah Silsilah Dua Raja Batak di Simalungun

redaksi by redaksi
Desember 3, 2024
in Sumut
0
0
SHARES
154
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Gi-Media.com , Dua orang Raja Batak Simalungun dari Sumatera Utara saat menghadiri acara di Kota Pamatang Siantar antara tahun 1930-1940. Sebelah kiri adalah Raja Siantar bernama Tuhan Sawadin Damanik sudah beragama Islam dan sebelah kanan adalah Raja Dolog Silou Tuhan Ragaim Purba masih beragama animisme. Pada zaman dahulu sistem pemerintahan di Simalungun disebut “partuhanon”, raja yang berkuasa bergelar “tuhan” atau sering juga disebut “partongah” artinya orang yang berada di tengah.

Setelah masuknya pengaruh India, partuhanon kemudian berubah jadi kerajaan dan posisi partuhanon kemudian berada di bawah kerajaan. Pusat kerajaan disebut “pamatang” yang artinya badan. Di pusat kerajaan inilah raja bersemayam di sebuah rumah besar bernama “rumah bolon”. Permaisuri raja digelari “puang bolon” (permaisuri utama) dan “puang bona” (permaisuri pertama), selain ini masih ada puang-puang lain yang merupakan para selir raja. Para saudara raja digelari sesuai urutan kelahirannya yaitu:

– Tuhan Kaha (saudara yang sulung)
– Tuhan Tongah (saudara yang tengah)
– Tuhan Anggi (saudara yang bungsu)

ADVERTISEMENT

Putera mahkota sebagai pewaris tahta harus dilahirkan dari permaisuri utama (puang bolon) yang merupakan puteri dari kerajaan atau partuhanon tetangga. Putera yang dilahirkan oleh permaisuri utama yang disahkan sebagai putera mahkota digelari “tuhan naposo” dan para puteri raja bergelar “panak boru”.

BeritaTerkait

Dari Tebing Tinggi Untuk Sumut Pandawa Tebing Tinggi Ramaikan Puncak Milad 27 Pandawa Di Medan

Dari Tebing Tinggi Untuk Sumut Pandawa Tebing Tinggi Ramaikan Puncak Milad 27 Pandawa Di Medan

1 bulan ago
SMA Negeri 3 Tebing Tinggi Raih Juara 1 Liga KOPRA Futsal Competition Se-Sumatera Utara

SMA Negeri 3 Tebing Tinggi Raih Juara 1 Liga KOPRA Futsal Competition Se-Sumatera Utara

1 bulan ago
Mantan Pj Wali Kota Tebing Tinggi Disebut Terima Rp600 Juta dalam Sidang Kasus Smartboard

Mantan Pj Wali Kota Tebing Tinggi Disebut Terima Rp600 Juta dalam Sidang Kasus Smartboard

4 bulan ago
Terlibat Kecelakaan, Mobil Pengangkut Ganja Gagal Berangkat ke Medan

Terlibat Kecelakaan, Mobil Pengangkut Ganja Gagal Berangkat ke Medan

4 bulan ago

Sistem pemerintahan tradisional di Simalungun dibagi ke dalam 3 tingkatan, tingkatan pertama adalah raja dan saudara laki-lakinya, tingkatan kedua adalah dewan kerajaan yang disebut “harajaan” atau “tungkod”, dan tingkatan ketiga adalah “parbapaan”. Kelompok parbapaan umumnya bermukim di luar pusat kerajaan (pamatang). Jabatan-jabatan yang ada di lingkungan kerajaan Simalungun yang berada di bawah raja, antara lain:

– Nagodang/Nabolon (jabatan yang bertugas mengangkat para kepala kampung).
– Guru Huta (jabatan yang mengurusi masalah ritual agama dan pengobatan).
– Anak Boru Huta (jabatan yang mengurusi keamanan).
– Rumah Tongah (jabatan yang bertugas melaporkan hal-hal yang perlu diketahui oleh raja).
– Orang Kaya (jabatan yang bertugas menjaga kas dan yang mengurusi barang-barang yang masuk dan keluar kerajaan).
– Jagoraha (jabatan yang bertugas memimpin perang).
– Partanja (jabatan yang bertugas membawa tombak).
– Partuha (jabatan yang bertugas memimpin pesta, upacara kematian dan mengatur pemotongan kerbau).
– Partahi (jabatan yang mengatur siasat dan membantu raja dalam hubungan dengan para penguasa lain).
– Pandihar (jabatan yang bertugas mengatur pesta dan melakukan atraksi bela diri).
– Bona Taon (jabatan yang mengatur waktu untuk penanaman dan pemanenan).
– Bonani Gonrang (jabatan yang mengurusi kegiatan kesenian).
– Pangulu (jabatan yang memimpin kampung-kampung kecil di bawah Partuhanon).
– Gamot (jabatan bertugas sebagai utusan antar kerajaan, zaman sekarang jabatan gamot ini diperuntukkan untuk kepala dusun).
– Dll.

Dikutip dari cerita berbagai narasumber

Tags: Adat BatakBudaya IndonesiaSiantarSumut
Previous Post

Warga Lelah Buat Laporan Ke Polsek, Musim Pencurian Sepeda Motor Di Desa Blok 10 Kecamatan Dolok Masihul

Next Post

Kasatres Simalungun Janji Sidik Tangkahan Pasir Diduga Ilegal Milik H.Mahmudin Di Simponi

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Aswas Kejati Sumut Tegaskan Profesionalisme dan Integritas Jaksa dalam Penanganan Perkara Pidana
Sumut

Aswas Kejati Sumut Tegaskan Profesionalisme dan Integritas Jaksa dalam Penanganan Perkara Pidana

by redaksi
Oktober 19, 2026
0

Medan, Sumatera Utara | gi-media.com — Asisten Pengawasan (Aswas) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Agung Ardiyanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh...

Read more
Pemukulan Handphone Wartawan Harian SIB Oleh Petugas SPBU Saat Rekam Keluhan Warga Soal Pertalite

Pemukulan Handphone Wartawan Harian SIB Oleh Petugas SPBU Saat Rekam Keluhan Warga Soal Pertalite

Oktober 14, 2026
DOJO GARUDA JUARA UMUM DI KEJUARAAN SIRKUIT ANTAR DOJO PENGCAB TAKO TEBING TINGGI

DOJO GARUDA JUARA UMUM DI KEJUARAAN SIRKUIT ANTAR DOJO PENGCAB TAKO TEBING TINGGI

September 28, 2026
Beredar di Media Sosial, Istri Sah Gerebek Suami Bersama Perempuan di Parkiran THM Medan

Beredar di Media Sosial, Istri Sah Gerebek Suami Bersama Perempuan di Parkiran THM Medan

September 23, 2026
Dari Tebing Tinggi Untuk Sumut Pandawa Tebing Tinggi Ramaikan Puncak Milad 27 Pandawa Di Medan

Dari Tebing Tinggi Untuk Sumut Pandawa Tebing Tinggi Ramaikan Puncak Milad 27 Pandawa Di Medan

September 21, 2026
SMA Negeri 3 Tebing Tinggi Raih Juara 1 Liga KOPRA Futsal Competition Se-Sumatera Utara

SMA Negeri 3 Tebing Tinggi Raih Juara 1 Liga KOPRA Futsal Competition Se-Sumatera Utara

September 17, 2026
Next Post
Kasatres Simalungun Janji Sidik Tangkahan Pasir Diduga Ilegal Milik H.Mahmudin Di Simponi

Kasatres Simalungun Janji Sidik Tangkahan Pasir Diduga Ilegal Milik H.Mahmudin Di Simponi

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,504)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (294)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,796)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (179)
  • Nasional (619)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,072)
  • TNI/POLRI (209)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara