Gi-media.com. Serdang Bedagai — Pekerjaan proyek drainase di Desa Kayu Besar Kecamatan Bandar Kalifah kabupaten Serdang Bedagai menjadi Sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat GMASI SUMUT, diduga pekerjaan tersebut asaljadi tidak sesuai Bestek dan meminta dinas terkait melakukan pengawasan serius
Hal itu disampaikan Gerson Tambunan Ketua Bidang Investigasi Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (GMASI) Sumut dibilangan jalan Sutoyo Tebingtinggi Selasa siang (18/06/2024) kepada beberapa awak media
Pembangunan fasilitas umum yang jelas menggunakan Anggaran Daerah seharusnya mengutamakan kuantitas untuk mendapatkan kwalitas pembangunan yang baik dan berkelanjutan untuk kepentingan umum
“Setiap pembangunan fasilitas umum harus memenuhi standar dasar bisa dihitung dengan bentuk dan jumlahnya dan ada tolak ukur nya, agar tercapai mutu dari setiap pekerjaan yang ditargetkan” jelas Gerson
Menurut Gerson Tambunan pekerjaan yang telah berjalan kurang lebih hampir satu minggu itu, sesuai informasi faktual di lapangan terlihat ada kejanggalan dalam pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai Bestek
“Kerjaan tersebut diduga menggunakan batu ber-kwalitas rendah alias batu koreng, selanjutnya campuran pasir dalam pantauan kita hanya berbanding empat dengan satu sak semen” cecar nya
Lanjut nya menerus kan komentar, Gerson mengatakan pada pemasangan batu belah hanya sebelah menempel di galangan sawah sehingga menurut nya dari pekerjaan tersebut tidak rapi dan tidak akan bertahan lama, bahkan para pekerja tidak di lengkapi alat pelindung diri (APD) sebagaimana seharusnya
Untuk itu Gerson meminta dinas terkait dalam hal ini PUPR Kabupaten Serdang Bedagai pro aktif dalam pengawasan, terhadap perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut, agar pembangunan fasilitas umum yang dibiayai negara tidak terkesan asaljadi dan memenuhi standar mutu kualitas
Dari hasil penelusuran informasi yang diterima awak media, seorang tenaga kerja di lapangan saat di mintai keterangan terkait dugaan kejanggalan tersebut mengatakan
“saya hanya sebatas kerja aja kang, kalau pengen tau lebih jelas langsung aja temui pelaksana, kebetulan beliau belum datang ke lokasi kegiatan” ucap nya .
Sampai berita ini dipublish pihak PUPR Kabupaten Serdang Bedagai maupun pelaksana pekerjaan dalam hal ini CV “Radot Jaya” belum terkonfirmasi.

(Red/tim)























Discussion about this post