GI-media.com Tebing Tinggi — Tolak Presiden Jokowi tiga Priode, Elemen masyarakat kota Tebingtinggi atas nama “Gerakan Peduli Rakyat” gabungan Mahasiswa dan unsur Masyarakat menggelar Aksi Damai Unjuk Rasa menyuarakan tuntutan didepan kantor DPRD kota Tebing Tinggi senin pagi (11/04/2022) sekira pukul 10:30wib

Aksi Unras Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia yang di jadwalkan secara serentak (11/04) disambut dan disahuti sejumlah elemen masyarakat “Gerakan Peduli Rakyat kota Tebing Tinggi” dengan Damai menyampaikan 6 poin tuntutan untuk disampaikan dalam waktu 7 hari kepada DPR-RI
.
Beberapa poin tuntutan tersebut di suarakan Elemen “Garakan Peduli Rakyat” didepan Gedung DPRD dan disambut Ketua DPRD kota Tebing Tinggi Basaruddin Nst yang didampingi Ketua komisi III Drs Jonner Sitinjak asal partai NasDem ,dan ketua komisi 1 Anda Yasser dari partai Partai Keadilan, di kawal pengamanan dari satuan Polres kota Tebing Tinggi
.
Pada Orasinya, Koordinator Aksi, Dimas Menyampaikan kalau mereka sepakat menolak Presiden Jokowi tiga Priode, dan penundaan Pemilu yang dianggap inkonstitusional juga menolak kenaikan harga BBM, harga bahan pokok, hingga kenaikan PPN 11 persen.
.
Mereka ingin DPRD kota Tebing Tinggi sebagai perwakilan didaera menyampaikan tuntutan itu ke DPR RI dalam waktu 7 hari
.
Menanggapi hal tersebut, ketua DPRD kota Tebing Tinggi Basaruddin Nst menerima dan menandatangani surat tuntutan Aksi untuk menyampaikannya ke DPR RI, seperti harapan para pelaku aksi “Gerakan Peduli Rakyat”.
.
“Dalam waktu 7 hari DPRD kota Tebing Tinggi akan menyampaikan tuntutan Aksi ke DPR RI” ucap Basaruddin tegas
.
Basaruddin juga mengapresiasi aksi damai yang dilakukan para Mahasiswa dan masyarakat “Gerakan Peduli Rakyat” tersebut
.
Pantauan media Aksi Damai dikawal puluhan personel gabungan dari Polres kota Tebing Tinggi, Satpol PP dan Damkar hingga petugas Hansip kota Tebing Tinggi dengan peralatan lengkap dan persiapan Siaga penuh
.
(laporan Sari)





















Discussion about this post