RDP Bersama Disperindagkop, DPRD Minta Pemkot Maksimalkan Penanggulangan Covid-19

1 0
Read Time1 Minute, 57 Second

Gi-Media.com || Tebingtinggi komisi II DPRD kota Tebingtinggi gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Disperindagkop Bahas penanggulangan Covid-19 dan Realisasi penggunaan anggaran pada tahap pertama, diruang wakil ketua 1 DPRD kota Tebingtinggi pada Rabu (29/07/2020)

Rapat yang dipimpin wakil ketua DPRD H.M.Azwar Ssi MM sebagai koordinator komisi II, dihadiri ketua komisi II Mengatur Naibaho, beserta anggotanya Fahmi Tanjung, Hendra Gunawan, M.Doni Damanik, bersama para mahasiswa “Geramm” yang sempat mempertanyakan penggunaan Anggaran penanggulangan Covid-19 terhadap pemerintah kota Tebingtinggi

RDP bersama Kadis Perindagkop Gulbahri Siregar, beserta jajarannya UPTD pasar Erwin Sitorus, dicecar pertanyaan terkait anggaran yang digunakan dan yang telah direalisasikan Dinas Perindagkop tersebut

Dalam kesempatan tersebut, Wakil ketua DPRD H.M Azwar Ssi MM mengatakan kalau Dinas perindakop harus memaksimalkan program dan solusi dalam penanggulangan pencegahan Covid-19 mengingat semangkin bertambahnya kasus covid-19 di Tebingtinggi

H.M Azwar mengatakan “Sesuai laporan Gustu dalam pertemuan yang lalu, anggaran yang digunakan masih sekitar 13 milyar, untuk itu pemerintah kota Tebingtinggi harus memaksimalkan upayanya dalam pencegahan covid-19, dan dalam catatan saya Dinas Perindagkop ada dua kali mengajukan anggaran 178 jt dan 127 jt, harapan saya Juga kedepannya Dinas Perindagkop mampu memberi solusi untuk para pedagang yang terdampak covid-19, mengingat situasi ekonomi yang sulit saat ini, ungkap M.Azwar

Menanggapi hal tersebut Kadis Perindagkop Gulbahri Siregar mengatakan kalau dalam upayanya penanggulangan pencegahan covid-19 Dinas Perindagkop pada penggunaan anggaran pertama telah membuat 16 titik Wastafel di beberapa pasar, pembuatan masker melalui sektor ekonomi kreatif yang ada

“Disperindagkop telah membuat 16 titik Wastafel, di pasar kain, Pasar Sakti, pasar Gambir, kita juga melibatkan UMKM dalam pembuatan 25 ribu masker dan telah didistribusikan keberbagai masyarakat dalam setiap kesempatan” kata Gulbahri

Terkait PKL Gulbahri mengatakan, kalau berdagang di Tanah lapang, Taman kota, gedung juang, sesuai hasil rapat bersama Forkopimda tetap melarang berdagang disana, sebab ada Perdanya.

Gulbahri juga menambahkan kalau “Anggaran tahap kedua nantinya Disperindagkop akan membuat masker untuk anak-anak dan sarung tangan, untuk dibagikan ke pedagang di beberapa pasar , sebagai upaya penanggulangan pencegahan covid-19″, jelasnya

Dalam kesempatan itu, pertemuan legislatif dan eksekutif dalam RDP tersebut, juga membahas X Rumah Sakit Herna yang kedepanya direncanakan sebagai pusat jajanan kuliner, seperti yang di sampaikan H.M Azwar

” Semoga kedepannya Bekas Rumah sakit Herna bisa kita buat sebagai pusat jajanan kuliner, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat” harapnya
(report-red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan