Arab Saudi Melarang Pesawat Dari Indonesia Mendarat Di Bandaranya |

3 0
Read Time1 Minute, 42 Second

GI-Media.com, Tebingtinggi – Arab Saudi melarang pesawat dari Indonesia mendarat di bandara Arab Saudi .

Larangan ini disampaikan Presiden Otoritas Umum Penerbangan Sipil untuk Kebijakan Ekonomi dan Transportasi Udara Arab Saudi, Mohammad Obaed Al-Otaibi, Jumat (13/3/2020).

Larangan ini sebagai tindakan pencegahan dan perlindungan yang diperlukan untuk mencegah menularnya penyakit Covid-19.

Pihak Saudi mengungkapkan, pesawat rute dari Indonesia dilarang mendarat di bandara-bandara Arab Saudi.

“Per hari ini, Jumat (13/3/2020), pesawat rute dari Indonesia dilarang sementara mendarat di bandara-bandara Arab Saudi,” ujar Mohammad dalam rilis yang di kutip dari Kompas.com pada Jumat (13/3/2020).

Mohammad mengaku, informasi tersebut baru diterimanya dari Konsul Perhubungan.

“Hati-hati mengalihkan bahasanya,” ujar dia.

Disebutkan mulai Jumat ini penerbangan dari sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dilarang sementara mendarat di bandara-bandara Arab Saudi, Dalam edaran itu .

Dan warga Negara Arab Saudi dan penduduk mukim pun dilarang melakukan perjalanan ke Indonesia untuk sementara waktu, per Jumat .

“WN Saudi atau mukim yang masih berada di luar Saudi diberikan tenggang waktu 72 jam dari sejak dikeluarkannya edaran ini untuk masuk kembali ke Arab Saudi,” ujar Mohammad.

Arab Saudi umumkan kasus positif pertama virus corona di negaranya pada 2 Maret 2020 lalu.

Diketahui, penderita disebut dikonfirmasi positif corona setelah melakukan perjalanan dari Iran melalui Bahrain.

Selain dari Indonesia, larangan juga berlaku untuk penerbangan dari negara-negara seperti Filipina, India, Pakistan dan Srilanka.

Penyebaran virus corona semakin merebak di sejumlah negara, termasuk salah satunya di Arab Saudi.

Berdasarkan real time Coronavirus COVID-19 Global Cases by the CSSE at Johns Hopkins University (JHU), Arab Saudi mengonfirmasi ada 62 kasus positif virus corona di negaranya.

Dari angka tersebut, satu pasien dinyatakan sembuh dan 61 pasien masih dalam perawatan rumah sakit.

Secara global, total kasus virus corona di dunia telah mencapai 137.385 kasus yang tersebar di 128 negara di dunia.

Adapun aturan tersebut dikecualikan untuk pesawat yang akan membawa atau mengangkut kembali atau memulangkan warga negara Saudi dan sebaliknya.

 

 

 

 

 

Kantor berita GI-Media.com
Bersama membangun negri

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan