• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
Gi Media
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Gi Media
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Ekonomi

Respons Pengusaha atas Penolakan Tax Amnesty oleh Menkeu Purbaya: Antara Kredibilitas dan Kepercayaan

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan menolak dilaksanakan tax amnesty jilid III.

redaksi by redaksi
September 23, 2025
in Ekonomi
0
Respons Pengusaha atas Penolakan Tax Amnesty oleh Menkeu Purbaya: Antara Kredibilitas dan Kepercayaan
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Respons Pengusaha atas Penolakan Tax Amnesty oleh Menkeu Purbaya: Antara Kredibilitas dan Kepercayaan

Jakarta, September 2025 — Pemerintah baru-baru ini menimbulkan perdebatan setelah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan menolak dilaksanakan tax amnesty jilid III. Keputusan ini mendapat tanggapan dari pelaku usaha, yang menyambut penolakan tersebut sebagai langkah positif guna menjaga kredibilitas sistem perpajakan dan memperkuat kepatuhan wajib pajak.

Latar Belakang: Apa Itu Tax Amnesty dan Keputusan Purbaya

ADVERTISEMENT

Tax amnesty adalah kebijakan pengampunan pajak di mana wajib pajak memperoleh kesempatan untuk melaporkan dan membetulkan kewajiban pajak yang belum disetorkan, sering kali dengan persyaratan denda yang relatif ringan atau tanpa sanksi tertentu. Tujuannya adalah mengumpulkan pajak terutang dan memperluas basis pajak.

BeritaTerkait

Munjirin Dampingi Pramono Anung Tinjau Pengolahan Sampah Jadi Pupuk Organik di Kramat Jati

Munjirin Dampingi Pramono Anung Tinjau Pengolahan Sampah Jadi Pupuk Organik di Kramat Jati

4 minggu ago
Petinggi Danantara Dinilai “Makan Gaji Buta”, Logis 08: Kinerjanya Belum Terlihat untuk Dongkrak Ekonomi Nasional

Petinggi Danantara Dinilai “Makan Gaji Buta”, Logis 08: Kinerjanya Belum Terlihat untuk Dongkrak Ekonomi Nasional

4 minggu ago
Transaksi Digital Kian Meningkat, Literasi dan Kesadaran Keamanan Jadi Sorotan

Transaksi Digital Kian Meningkat, Literasi dan Kesadaran Keamanan Jadi Sorotan

4 minggu ago
FORRA Laundry Detergent Sheets, Cara Baru Mencuci yang Lebih Praktis dan Bernilai untuk Gaya Hidup Modern

FORRA Laundry Detergent Sheets, Cara Baru Mencuci yang Lebih Praktis dan Bernilai untuk Gaya Hidup Modern

1 bulan ago

Purbaya menolak ide mengadakan tax amnesty jilid III dengan alasan bahwa kebijakan tersebut potensi merusak kredibilitas pemerintah dalam penegakan pajak. Ia menyebutkan bahwa jika tax amnesty dilakukan lagi dan lagi—seperti setiap beberapa tahun—pesan yang dikirim ke masyarakat adalah bahwa pelanggaran pajak diperbolehkan karena suatu saat akan ada amnesty baru.

Sudut Pandang Pengusaha: Dukungan Terhadap Penolakan

Beberapa tokoh pengusaha mengapresiasi sikap Menkeu.

Sarman Simanjorang, Wakil Ketua Umum Bidang Otonomi Daerah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, mengatakan bahwa tax amnesty selama ini belum efektif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Ia menyebut bahwa inovasi dalam sistem pelayanan pajak — khususnya melalui layanan digital seperti CoreTax — yang semakin mudah diakses, mampu menjadi daya tarik agar wajib pajak bersedia memenuhi kewajiban pajaknya.

Bob Azam, Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), menekankan pentingnya membangun sistem perpajakan yang positif dan menghargai wajib pajak. Menurutnya, wajib pajak harus merasa diakui, diberi kepercayaan, bukan merasa “diincar” atau “dipersalahkan.”

Masalah-masalah yang Diangkat

1. Isu kredibilitas dan moral hazard
Dengan tax amnesty berulang kali, menurut Purbaya, muncul risiko moral hazard: orang merasa bahwa pelanggaran pajak bisa ditoleransi karena akan ada kesempatan serupa di masa depan. Ini berpotensi melemahkan kepatuhan sukarela (voluntary compliance) dalam jangka panjang.

2. Efektivitas yang diragukan
Para pengusaha berpendapat bahwa tax amnesty belum terbukti efektif sebagai alat jangka panjang untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Efeknya bisa sementara saja, karena setelah amnesty selesai, kepatuhan bisa kembali menurun.

3. Pelayanan dan kepercayaan
Ditekankan bahwa pelayanan pajak yang mudah, ramah, transparan, dan berbasis digital akan lebih memotivasi wajib pajak daripada insentif tax amnesty semata. Kepercayaan menjadi kata kunci: wajib pajak harus merasa bahwa mereka mendapat layanan yang menghargai, bukan hanya dipaksa atau diintimidasi.

Rekomendasi Alternatif: Apa yang Bisa Dilakukan Sebagai Pengganti Tax Amnesty

Pengusaha dan pelaku negeri menyarankan beberapa strategi yang dianggap lebih sustainable:

Pengembangan sistem digital perpajakan
Peningkatan akses ke sistem seperti CoreTax, yang memudahkan pelaporan, pelacakan, dan pembayaran pajak, dianggap sangat penting. Meminimalisir hambatan administratif akan membantu kepatuhan secara sukarela.

Sosialisasi dan edukasi berkala
Keterbukaan informasi mengenai hak dan kewajiban wajib pajak, serta manfaat dari pajak yang dibayar (misalnya pembangunan, pelayanan publik), bisa meningkatkan rasa memiliki dan kesadaran kepatuhan.

Penciptaan lingkungan yang menghargai wajib pajak
Wajib pajak perlu merasa “dihargai”—tidak hanya sebagai sumber penerimaan negara, tetapi sebagai partner yang memiliki hak mendapat layanan yang baik. Kejelasan prosedur, keadilan dalam penegakan hukum, serta insentif yang realistis bagi yang taat (misalnya pengurangan administratif, penghargaan publik) perlu diperkuat.

Implikasi Kebijakan: Mengapa Ini Penting untuk Masa Depan

1. Stabilitas penerimaan negara
Pajak adalah komponen utama dari APBN. Jika kepatuhan pajak meningkat karena sistem yang baik, digitalisasi yang efisien, dan kepercayaan publik, penerimaan negara akan lebih stabil dan bisa direncanakan dengan lebih baik tanpa harus mengandalkan kebijakan luar biasa seperti amnesty.

2. Keadilan dan persepsi publik
Apabila masyarakat melihat bahwa perlakuan terhadap wajib pajak konsisten dan adil, akan muncul persepsi bahwa sistem perpajakan itu kredibel dan tidak memihak. Sebaliknya, amnesty yang terkesan “pelampiasan” bisa menimbulkan kritik bahwa pemerintah memberi toleransi terhadap pelanggaran.

3. Kepatuhan jangka panjang vs solusi darurat
Tax amnesty seringkali dianggap solusi jangka pendek untuk menambah penerimaan. Namun, tanpa dukungan sistem jangka panjang yang kuat — pendidikan pajak, pelayanan memadai, enforcement yang konsisten — efek positifnya mungkin hanya sementara.

Kesimpulan

Penolakan terhadap tax amnesty jilid III oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat sambutan positif dari kalangan pengusaha. Alih-alih mengulang kebijakan pengampunan pajak, banyak pihak menyarankan bahwa strategi yang lebih efektif adalah memperkuat sistem perpajakan melalui digitalisasi, pelayanan yang baik, serta membangun kepercayaan antara pemerintah dan wajib pajak.

Kebijakan ini menjadi ujian bagi Pemerintah: apakah mampu mewujudkan sistem yang mendorong kepatuhan pajak sukarela, profesional, dan berkelanjutan. Ke depan, fokus pada transparansi, keadilan, dan integritas dalam penegakan pajak akan menjadi kunci penentu suksesnya reformasi perpajakan Indonesia.

 

Source: https://gi-media.com/2025/09/20/https-gi-media-com-2025-09-19-https-gi-media-com-2025-09-18-https-www-instagram-com-prabowo/
Via: : tax amnesty, Purbaya Yudhi Sadewa, kepatuhan pajak, digitalisasi pajak, CoreTax, kredibilitas pemerintah, wajib pajak Indonesia.
Tags: : tax amnestyCoreTaxdigitalisasi pajakkepatuhan pajakkredibilitas pemerintahPurbaya Yudhi Sadewawajib pajak Indonesia.
Previous Post

Tabungan Emas Pegadaian: Jalan Inklusif untuk Pekerja Informal dan Generasi Muda

Next Post

Prabowo Ajukan Opsi Pengakuan Israel Syarat Palestina Merdeka — Saat Dunia Menekan Israel & Amerika atas Tindakan Genosida

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Antisipasi Pencurian Hewan Ternak Menjelang Iduladha, Polres Pasbar Ajak Warga Aktifkan Ronda Malam
Agama

Antisipasi Pencurian Hewan Ternak Menjelang Iduladha, Polres Pasbar Ajak Warga Aktifkan Ronda Malam

by Ajo Uban
Mei 25, 2026
0

PASAMAN BARAT, Gi-Media.com – Meningkatnya risiko tindak kriminalitas berupa pencurian hewan ternak menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menjadi perhatian serius Kepolisian Resor...

Read more
BRI BO Radio Dalam Kolaborasi Gerai Camilan Singapura, OLd Chang Kee Berikan Nasabah Prono Spesial

BRI BO Radio Dalam Kolaborasi Gerai Camilan Singapura, OLd Chang Kee Berikan Nasabah Prono Spesial

Mei 12, 2026
BRI BO Radio Dalam Hadirkan Promo Cashback QRIS BRImo di Gerai Kopi ‘Dibawah Tangga’

BRI BO Radio Dalam Hadirkan Promo Cashback QRIS BRImo di Gerai Kopi ‘Dibawah Tangga’

Mei 12, 2026
Apudsi Dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Mengajak Mahasiswa Jadi Motor Penggerak Pariwisata

Apudsi Dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Mengajak Mahasiswa Jadi Motor Penggerak Pariwisata

Mei 12, 2026
Munjirin Dampingi Pramono Anung Tinjau Pengolahan Sampah Jadi Pupuk Organik di Kramat Jati

Munjirin Dampingi Pramono Anung Tinjau Pengolahan Sampah Jadi Pupuk Organik di Kramat Jati

Mei 11, 2026
Petinggi Danantara Dinilai “Makan Gaji Buta”, Logis 08: Kinerjanya Belum Terlihat untuk Dongkrak Ekonomi Nasional

Petinggi Danantara Dinilai “Makan Gaji Buta”, Logis 08: Kinerjanya Belum Terlihat untuk Dongkrak Ekonomi Nasional

Mei 11, 2026
Next Post
Krisis Gaza: Perempuan dan Anak Perempuan Menanggung Dampak Terberat Konflik

Prabowo Ajukan Opsi Pengakuan Israel Syarat Palestina Merdeka — Saat Dunia Menekan Israel & Amerika atas Tindakan Genosida

Discussion about this post

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

Februari 13, 2025

Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

November 6, 2023

Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

November 21, 2023
Peredaran Sabu Dipematang Bandar Semangkin Marak,Diduga Ada Oknum APH Trima Stabil Dari Para Bandar

Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

Januari 29, 2025

Terkait Penampungan CPO Tanpa Ijin Dibatu 10,Ini Kata Kapolres Tebingtinggi

0
Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

0

Uji Ketangkasan Giur Pengunjung Pasar Malam Tebingtinggi

0

Kabar BBM ( Bahan Bakar Minyak) Naik Adalah Hoax

0
Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Juni 7, 2026
KPK OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, MenImipas Hormati Proses Hukum

KPK OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, MenImipas Hormati Proses Hukum

Juni 5, 2026
Tak Punya Lahan Parkir , PT.Kinra Dan Pemerintahan Kecamatan Bandar Kompak Gusur Para Pedagang UMKM

Tak Punya Lahan Parkir , PT.Kinra Dan Pemerintahan Kecamatan Bandar Kompak Gusur Para Pedagang UMKM

Juni 5, 2026
Kontraktor Lokal Pertanyakan Penerapan Aturan Baru PT MNA, Aksi Mogok Kerja Terjadi di Kuala Tanjung

Kontraktor Lokal Pertanyakan Penerapan Aturan Baru PT MNA, Aksi Mogok Kerja Terjadi di Kuala Tanjung

Juni 5, 2026

Recent News

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Juni 7, 2026
KPK OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, MenImipas Hormati Proses Hukum

KPK OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, MenImipas Hormati Proses Hukum

Juni 5, 2026
Tak Punya Lahan Parkir , PT.Kinra Dan Pemerintahan Kecamatan Bandar Kompak Gusur Para Pedagang UMKM

Tak Punya Lahan Parkir , PT.Kinra Dan Pemerintahan Kecamatan Bandar Kompak Gusur Para Pedagang UMKM

Juni 5, 2026
Kontraktor Lokal Pertanyakan Penerapan Aturan Baru PT MNA, Aksi Mogok Kerja Terjadi di Kuala Tanjung

Kontraktor Lokal Pertanyakan Penerapan Aturan Baru PT MNA, Aksi Mogok Kerja Terjadi di Kuala Tanjung

Juni 5, 2026
Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

PT Gerbang Informasi Media

Follow Us

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,399)
  • DPD/DPRD/DPR RI (11)
  • Ekonomi (262)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (51)
  • Hukum (1,136)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (88)
  • Korupsi (49)
  • Kriminal (172)
  • Nasional (600)
  • Olahraga (46)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (102)
  • Politik (110)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,064)
  • TNI/POLRI (57)
  • IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengawas Proyek SLB Negeri 25 Sintang Inisial DM Abaikan Konfirmasi Awak Media

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara