Gi-media.com Pemalang, 21 Agustus 2025 — PT PLN (Persero) semakin memperluas ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan menghadirkan empat Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center baru di jalur strategis Trans Jawa. Kehadiran SPKLU Center ini menjadi kado istimewa di momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI, sekaligus bukti nyata komitmen PLN dalam mendukung percepatan transisi energi dan pengurangan emisi karbon.
Empat SPKLU Center tersebut berlokasi di:
- Rest Area 319B Pemalang
- Rest Area 275A Tegal
- Rest Area 228A Cirebon
- PLN UP3 Cirebon
Fasilitas baru ini melengkapi jaringan SPKLU yang sebelumnya sudah beroperasi di Rest Area 38B Tol Jagorawi dan Surapati Bandung.
SPKLU Center: Pengisian Cepat, Praktis, dan Nyaman
Berbeda dengan SPKLU biasa, SPKLU Center hadir sebagai pusat pengisian berskala besar dengan minimal 10 konektor charger di tiap lokasi. Seluruhnya ditempatkan di titik strategis dan dikelola secara terpadu, lengkap dengan SPKLU Lounge untuk memberikan pengalaman pengisian daya yang lebih nyaman bagi pengguna kendaraan listrik (EV).
Di Rest Area 319B Pemalang, misalnya, tersedia 13 konektor dengan dukungan teknologi:
- 6 unit SPKLU DC Ultra Fast Charging
- 1 unit SPKLU AC Medium Charging
- Area lounge khusus pengguna EV
Adapun di lokasi lain, jumlah konektor bervariasi antara 10–12 slot, dengan kombinasi AC Medium, DC Fast Charging, hingga DC Ultra Fast Charging yang memungkinkan pengisian lebih cepat dan serentak.
Apresiasi Pemerintah Daerah & Mitra
Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Heriyanto, mengapresiasi langkah PLN dalam menghadirkan infrastruktur hijau.
“Kehadiran SPKLU Center ini tidak hanya bermanfaat bagi pengguna EV, tetapi juga mendorong inovasi serta investasi hijau di daerah,” ujarnya saat peresmian di Rest Area 319B Pemalang (20/8).
Sementara itu, Wakil Direktur PT Rosalia Indah selaku pengelola Rest Area 319B, Ipong Wiryawan, menegaskan bahwa kolaborasi ini menghadirkan nilai tambah.
“Ini bukan hanya infrastruktur, tetapi juga komitmen bersama menjaga lingkungan dengan mengurangi emisi karbon dan mendukung target transportasi hijau berkelanjutan,” ungkapnya.
PLN: Backbone Transisi Energi
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa SPKLU Center adalah simbol kemajuan transportasi hijau di Indonesia.
“Dengan teknologi lengkap dan layanan nyaman, masyarakat kini semakin mudah beralih ke kendaraan listrik. PLN siap mendukung target Net Zero Emissions 2060 dan memperkuat ekosistem KBLBB di seluruh Indonesia,” jelas Adi.
Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PLN, Ririn Rachmawardini, menambahkan bahwa SPKLU Center mampu melayani banyak kendaraan sekaligus.
“Awalnya hanya ada 1–2 titik charger. Kini, setiap SPKLU Center bisa menampung minimal 10 kendaraan sekaligus di lokasi-lokasi strategis,” ujarnya.
Bahkan, di PLN UP3 Cirebon, tersedia fasilitas khusus SPKLU roda dua dengan 6 konektor untuk motor listrik, sehingga ekosistem kendaraan listrik semakin inklusif.
Sinergi untuk Ekonomi Hijau
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak.
“Pembangunan SPKLU Center tidak lepas dari kolaborasi PLN, pemerintah daerah, dan mitra strategis. Ke depan, kami ingin seluruh pengguna EV dapat mengisi daya dengan mudah, cepat, dan nyaman di mana pun berada,” ungkap Gregorius.
Sebagai bentuk dukungan, PLN juga meluncurkan program insentif berupa diskon hingga 50% atau maksimal Rp175 juta untuk pasang baru dan tambah daya listrik. Program ini ditujukan bagi badan usaha penyedia SPKLU, Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), hingga pemilik instalasi private KBLBB untuk transportasi umum.
Menuju Transportasi Hijau Indonesia
Hadirnya SPKLU Center baru ini semakin memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem kendaraan listrik global. Selain memberikan kenyamanan bagi pengguna EV di jalur tol, fasilitas ini juga menjadi katalis menuju transportasi rendah emisi dan ekonomi hijau berkelanjutan.
Dengan langkah ini, PLN tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga menggerakkan perubahan menuju Indonesia yang lebih bersih, modern, dan berdaya saing tinggi di era energi baru terbarukan.
























Discussion about this post