• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Revitalisasi Pancasilanomics Menuju Keadilan Ekonomi Berkelanjutan

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
Agustus 6, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

S Purwadi Mangunsastro (Ketua Yayasan Al Farizi Nusantara).

Jakarta, Gi-Media.com, Apa obat kita memenangkan perang dagang semesta? Merevitalisasi dan merealitaskan konsep Pancasila-nomics. Ini kelanjutan dari hattanomics, sumitronomics dan ekonomi konstitusi.

Metoda ini menawarkan idealisme ekonomi yang memandang manusia bukan sekadar agen profit, melainkan khalifah yang bertanggung jawab atas kesejahteraan dunia dan akhirat. Tentu teorama ini diperuntukkan untuk mendalamkan diskursus kedaulatan ekonomi yang sedang diramaikan oleh Nusantara Centre saat meluncurkan buku “Pikiran Soemitro” dan usaha menyusun Undang-undang Perekonomian Nasional bernapaskan pancasila dan konstitusi.

ADVERTISEMENT

Gagasan ini memposisikan ekonomi keadilan sebagai jalan tengah untuk meluruskan paradigma kapitalisme global yang kerap berorientasi pada pertumbuhan tanpa batas dan eksploitasi.

BeritaTerkait

Rumah Retret Biara Kana Salatiga Disorot, Diduga Beroperasi sebagai Penginapan Umum

1 hari ago

Medan Jadi Laboratorium Transformasi Bus Rapid Transit (BRT) Pertama di Luar Jakarta dengan Investasi Rp 1,9 Triliun

2 hari ago

6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026″ Hadir dengan 150 peserta dari mancanegara Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata di Tanah Air

2 hari ago

Komisi Keadilan Keuskupan Agung Ende: Flores Tidak Menolak Energi Bersih, tetapi Menuntut Keadilan

2 hari ago

Sistem ekonomi konvensional sering kali memicu ketimpangan struktural karena dorongan cinta dunia yang berlebihan (hubbudunnya) dan abai terhadap keberlanjutan bumi.

Tentu saja, ekonomi pancasila bukan hanya sebagai antitesis, tetapi hadir sebagai penyelamat dan pemberdaya pelaku ekonomi riil, seperti UMKM dan petani, dalam menghadapi tekanan oligarki. Dalam kerangka ini, hak milik individu diakui namun dibatasi oleh fungsi sosial, sehingga akumulasi harta terlarang dicegah dan harus beredar ke seluruh lapisan masyarakat.

Gagasan ini dijabarkan melalui tiga pilar utama: 1)Kebebasan Individu: Setiap pelaku usaha diberikan kebebasan profesional untuk berkarya dan berinovasi mengikuti perkembangan modernitas.

2)Fungsi Sosial: Kewajiban penunaian zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) diberlakukan untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan.

3)Penyelarasan Modernitas: Teknologi seperti fintech syariah dioptimalkan untuk penyaluran dana sosial yang lebih cepat dan transparan tanpa unsur riba, menuju kesejahteraan sejati (falah).

Prospek implementasi konsepsi ini di Indonesia sangat menjanjikan. Nilai mulia gotong royong dan kedermawanan bangsa menjadi modal sosial yang kuat untuk mengoptimalkan ekosistem wakaf produktif. Berdasarkan catatan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, total ekosistem keuangan syariah nasional melonjak menembus angka Rp10.257 triliun. Hal ini membuktikan bahwa ekonomi kita kian diminati dan menjadi lokomotif pergeseran paradigma ekonomi dunia yang inklusif.

Di lapangan, perkembangan perbankan syariah di Indonesia tumbuh dengan sangat impresif. Data dari Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan bahwa aset perbankan syariah telah mencapai angka Rp1.067 triliun. Lebih dari itu, inklusi dan minat ekonomi syariah bersifat universal, melampaui sekat demografi, di mana layanan
dan minat ekonomi syariah bersifat universal, melampaui sekat demografi, di mana layanan perbankan syariah kini secara masif diakses oleh nasabah dari berbagai latar belakang agama dan golongan.

Untuk mengakselerasi gagasan ini ke depan, revitalisasi Pancasilanomics harus diselaraskan dengan dokumen strategis negara seperti RPJPN Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, digitalisasi yang masif, serta perluasan pangsa pasar produk halal secara global, Indonesia memiliki peluang emas untuk menjadi pusat episentrum ekonomi syariah dunia, menjadikan ekonomi yang berkeadilan bukan sekadar utopia, melainkan realitas bersama Bank Indonesia.(*)

Previous Post

Aktivis Pemerhati PMI Desak Presiden Rombak Menteri dan Jajaran KP2MI, Penempatan Prosedural Dinilai Terhambat

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

Hukum

Aktivis Pemerhati PMI Desak Presiden Rombak Menteri dan Jajaran KP2MI, Penempatan Prosedural Dinilai Terhambat

by Muhammad Dimas Aditya
Agustus 6, 2026
0

Jakarta, Gi-media.com,  – Forum Aktivis Pemerhati Hak Pekerja Migran Indonesia (PMI) menyoroti kinerja jajaran pejabat struktural di Kementerian Pelindungan Pekerja...

Read more

Arsitektur Perekonomian Abad ke-21, Maklumat Merdeka Barat, dan Jalan Panjang Menuju Kedaulatan Ekonomi

Agustus 6, 2026

Pemkot Jakpus Tertibkan 95 Bangunan di Atas Saluran Air, Normalisasi Drainase Segera Dimulai

Agustus 6, 2026
‎Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Gugat Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan

‎Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Gugat Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan

Agustus 6, 2026

Rumah Retret Biara Kana Salatiga Disorot, Diduga Beroperasi sebagai Penginapan Umum

Agustus 5, 2026

Medan Jadi Laboratorium Transformasi Bus Rapid Transit (BRT) Pertama di Luar Jakarta dengan Investasi Rp 1,9 Triliun

Agustus 5, 2026

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,419)
  • DPD/DPRD/DPR RI (11)
  • Ekonomi (267)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,170)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (90)
  • Korupsi (51)
  • Kriminal (173)
  • Nasional (603)
  • Olahraga (48)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (103)
  • Politik (113)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,066)
  • TNI/POLRI (86)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara