• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Medan Jadi Laboratorium Transformasi Bus Rapid Transit (BRT) Pertama di Luar Jakarta dengan Investasi Rp 1,9 Triliun

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
Agustus 5, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
65
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Gi-media.com, 4 Agustus 2026 – Perhatian publik di tengah pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Transportasi Nasional (RUU Sistranas) tertuju pada Kota Medan yang menjadi lokasi percontohan transformasi transportasi publik di luar Jakarta. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kementerian Perhubungan tengah membangun Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang—sebuah sistem angkutan massal berbasis bus listrik yang menghubungkan Kota Medan, Binjai, dan Kabupaten Deliserdang dengan investasi mencapai Rp 1,9 triliun.

Proyek strategis nasional yang didukung pembiayaan dari Bank Dunia dan Agence Française de Développement (AFD) Perancis ini ditargetkan rampung pada Juni 2027 dan menjadi bagian dari program Angkutan Umum Massal Perkotaan (AUMP) yang direncanakan untuk 20 kota di seluruh Indonesia dengan total kebutuhan pendanaan mencapai Rp 43,3 triliun hingga 2029.

—

ADVERTISEMENT

12 rute , 273 Unit Bus, dan Waktu Tunggu 15 Menit

BeritaTerkait

Pemprov DKI, TNI-Polri Gelar Karya Bakti Bersihkan Sungai Bidara Cina

2 hari ago

Wali Kota Munjirin Letakkan Batu Pertama Pembangunan Balai Warga Cilangkap

2 hari ago

DPD PGR Kab. Sukabumi Gelar Silaturahmi dan Koordinasi Penguatan Organisasi

2 hari ago

Merah Putih Berkibar di Habitat Hiu Paus, Pesan Kemerdekaan dari Teluk Cenderawasih

3 hari ago

Ir.Malik Assalih Harahap,ST,MM.IPM ,ASEAN Eng Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, mengungkapkan bahwa BRT Mebidang akan melayani 12 rute pada tahap awal operasional. Sebanyak 10 rute berada di wilayah Kota Medan, sedangkan dua rute lainnya dikelola oleh Pemprov Sumut bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan.

Dua rute yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Sumut meliputi:

· Rute Binjai–Medan–Carrefour
· Rute Lubukpakam–Amplas–Simpang Pelangi

“Harapan kita dengan adanya angkutan massal ini mengurangi kemacetan, mengurangi emisi gas karbon, kemudian transportasi hijau,” ujar Malik di sela-sela Seminar Nasional Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Sistem BRT Mebidang akan didukung hingga 273 unit armada bus dengan waktu tunggu sekitar 15 menit, dilengkapi teknologi Intelligent Transport System (ITS) dan Area Traffic Control System (ATCS)—sebuah lompatan teknologi yang selama ini hanya dinikmati di kota-kota besar seperti Jakarta.

—

Uji Coba Bus Listrik Perdana 18 Agustus 2026

Malik Harahap menyampaikan bahwa uji coba perdana bus listrik BRT Mebidang akan dilakukan pada 18 Agustus 2026 mendatang dengan 3 unit bus yang melayani dua rute awal:

· Medan–Terminal Lubuk Pakam
· Medan–Terminal Ikan Paus

“Kita akan uji coba pada tanggal sekitar 18 Agustus, 3 unit, yaitu rute Medan–Terminal Lubuk Pakam kemudian Medan–Terminal Ikan Paus. Harapan kita akan dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana untuk bepergian sehari-hari,” jelas Malik.

Ia menambahkan bahwa di kawasan Mebidang, mobilitas masyarakat masih didominasi oleh kendaraan pribadi. Angka okupansi kendaraan pribadi yang tinggi menjadi salah satu penyebab kemacetan dan polusi udara yang semakin parah di kawasan metropolitan ini.

“Harapan kita dengan adanya BRT ini, bus listrik ini, minimal 60-80% sudah kita pindahkan menjadi angkutan umum,” tegasnya.

Bus yang dioperasikan merupakan bus listrik murni (pool listrik), sejalan dengan komitmen Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution untuk mendorong transportasi hijau sebagai bagian dari agenda pengendalian emisi karbon dan peningkatan kualitas udara di kawasan Mebidang.

—

Tantangan Koordinasi Antarwilayah dan Skema Subsidi

Salah satu tantangan utama pengembangan BRT Mebidang adalah koordinasi lintas wilayah, mengingat sistem ini melintasi tiga daerah otonom: Kota Medan, Kota Binjai, dan Kabupaten Deliserdang.

“Masalahnya bukan rumit, tapi koordinasinya juga memang karena dari World Bank sendiri. Yang membangun koridor, halte, dan lain-lain dibangun oleh Kementerian,” ujar Malik.

Terkait pembiayaan operasional, akan diterapkan skema subsidi sharing antara Pemprov Sumut dan kabupaten/kota yang dilalui.

“Berapa yang menjadi disubsidi oleh Pemprov, berapa Medan, berapa Deli Serdang, berapa Binjai. Saya pikir ini akan settle, akan duduk bersama,” jelasnya.

Model subsidi sharing ini menjadi krusial mengingat BRT Mebidang melintasi wilayah dengan kapasitas fiskal yang berbeda-beda. Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota harus duduk bersama untuk menentukan porsi subsidi yang adil dan berkelanjutan.

—

Kelembagaan Pengelola: BUMD dan BLUD

Malik Harahap mengungkapkan bahwa pada 2027, setelah infrastruktur selesai dibangun, akan dibentuk satu manajemen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersendiri yang mengelola transportasi publik di kawasan Mebidang.

“Begitu nanti infrastruktur sudah selesai dibangun, di Juli itu sudah ada satu manajemen BUMD tersendiri yang mengelola transport publik,” ujar Malik.

Saat ini, konsultan pendamping untuk dua koridor yang menjadi kewenangan Pemprov Sumut adalah PT Surveyor Indonesia. Untuk operatornya menggunakan Skema buy the service(BTS)

“Harapan kita di tahun 2026 sudah terbentuk BUMD tersendiri untuk Mengelola BRT Mebidang Artinya, apa yang kita lakukan atau PSD-nya Pak Gubernur Sumatera ini bisa menjadi salah satu percontohan untuk transportasi publik yang ramah lingkungan, menggunakan listrik, nyaman, dan keamanannya dijamin,” pungkas Malik.

—

Mentransformasi Keberhasilan Jakarta ke Daerah

Kehadiran BRT Mebidang menandai upaya serius untuk mentransformasi keberhasilan transportasi publik Jakarta ke daerah. Berbeda dengan Jakarta yang berada dalam satu kawasan DKI, BRT Medan harus melintasi kabupaten dan kota dengan koordinasi yang lebih kompleks.

“Jakarta bedanya mungkin dia di satu kawasan saja di DKI. Kalau BRT Medan itu kan ada kabupaten dan kotanya,” jelas Malik.

Meski demikian, ia optimistis kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota akan berjalan baik. Dengan target operasional penuh pada 2027, BRT Mebidang diharapkan menjadi model bagi pengembangan transportasi massal di kota-kota metropolitan lainnya di Indonesia.

Kehadiran BRT Mebidang juga membuka peluang bagi peningkatan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM di sekitar halte, pengurangan biaya logistik, dan peningkatan aksesibilitas masyarakat terhadap pusat-pusat kegiatan ekonomi. Dari sisi lingkungan, pengurangan emisi karbon diperkirakan mencapai puluhan ribu ton CO₂ per tahun seiring dengan peralihan dari kendaraan pribadi ke angkutan massal berbasis listrik ujar Malik Harahap yang juga PII Kota Medan

Previous Post

Polri Kerahkan 372 Taruna Akpol Dampingi Siswa di 73 Sekolah Rakyat Bersama Taruna Akademi TNI

Next Post

Kapusdokkes Polri Pimpin Upacara Pelantikan Jabatan Sespusdokkes Polri, Karodokpol Pusdokkes Polri dan Karumkit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri.

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

Hukum

Diplomasi Budaya di Istana: Ketua Umum Majelis Adat Sumedanglarang Soroti Perlindungan Cagar Budaya

by Muhammad Dimas Aditya
Agustus 17, 2026
0

  Jakarta, Gi-media.com, Di bawah kibaran Sang Saka Merah Putih di episentrum kekuasaan bangsa, sebuah langkah bersejarah ditorehkan oleh benteng...

Read more
Luhut Binsar Panjaitan dan KASAD Maruli Simanjuntak Kunjungi Alm. Kenan Simanjuntak di Rumah Duka   

Luhut Binsar Panjaitan dan KASAD Maruli Simanjuntak Kunjungi Alm. Kenan Simanjuntak di Rumah Duka  

Agustus 16, 2026

Kerusakan di SMAN 1 Jakarta: Toilet Mampet, Atap Jebol, Kanopi Bocor, dan Renovasi Tertunda

Agustus 16, 2026

Dokumen Persetujuan DPRD Muncul, GASI Minta Polres Sampang Usut Polemik Tanah Eks Percaton

Agustus 16, 2026

Pemprov DKI, TNI-Polri Gelar Karya Bakti Bersihkan Sungai Bidara Cina

Agustus 15, 2026

Wali Kota Munjirin Letakkan Batu Pertama Pembangunan Balai Warga Cilangkap

Agustus 15, 2026
Next Post
Kapusdokkes Polri Pimpin Upacara Pelantikan Jabatan Sespusdokkes Polri, Karodokpol Pusdokkes Polri dan Karumkit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri.

Kapusdokkes Polri Pimpin Upacara Pelantikan Jabatan Sespusdokkes Polri, Karodokpol Pusdokkes Polri dan Karumkit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri.

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,429)
  • DPD/DPRD/DPR RI (12)
  • Ekonomi (271)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,190)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (90)
  • Korupsi (51)
  • Kriminal (174)
  • Nasional (608)
  • Olahraga (48)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (103)
  • Politik (114)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,066)
  • TNI/POLRI (102)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara