• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
Gi Media
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Gi Media
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Komisi Keadilan Keuskupan Agung Ende: Flores Tidak Menolak Energi Bersih, tetapi Menuntut Keadilan

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
Agustus 4, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jakarta, Gi-media.com, Polemik pengembangan proyek panas bumi (geothermal) di Flores kembali mendapat sorotan. Anggota Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Pastoral Migran Perantau (KKPPMP) Keuskupan Agung Ende, V. Maximus Mari, menegaskan, masyarakat Flores tidak menolak transisi menuju energi bersih, tetapi mempertanyakan model pembangunan yang dinilai belum sepenuhnya mengedepankan keadilan sosial, perlindungan lingkungan, dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat lokal.

Dalam tulisan bertajuk “Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan”, Maximus menyatakan bahwa Indonesia patut diapresiasi atas komitmennya mengembangkan energi baru dan terbarukan guna mencapai target Net Zero Emission. Namun, menurutnya, keberhasilan transisi energi tidak boleh hanya diukur dari besarnya investasi atau kapasitas listrik yang dihasilkan.

ADVERTISEMENT

“Persoalannya bukan pada tujuan transisi energi, melainkan pada cara mencapainya. Kebijakan yang baik di tingkat nasional belum tentu menghadirkan keadilan ketika diterapkan di tingkat lokal,” tulis Maximus, Selasa (4/8/2026).

BeritaTerkait

Kelurahan Dukuh Perketat Pengawasan Lokasi Penumpukan Sampah Liar Usai Kebakaran

2 hari ago

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H* Saatnya Membahagiakan Anak Yatim

2 hari ago

MENATAP 81 TAHUN ARSITEKTUR EKOPOL PANCASILA

3 hari ago

Pemerintah Responsif Hadapi Kabinet Bayangan, Demokrasi Tetap Terjaga dan Stabilitas Nasional Diutamakan

3 hari ago

Menurut dia, Flores memang memiliki potensi panas bumi yang besar karena berada di jalur cincin api (Ring of Fire). Namun, bagi masyarakat setempat, wilayah yang menjadi sasaran proyek geothermal bukan sekadar kawasan dengan kandungan energi tinggi, melainkan ruang hidup yang selama turun-temurun menjadi sumber penghidupan, budaya, dan identitas masyarakat.

Ia menilai selama ini perdebatan lebih banyak menitikberatkan pada potensi energi dan target bauran energi nasional, sementara dampak sosial, ekologis, dan budaya yang mungkin dirasakan masyarakat belum memperoleh perhatian yang seimbang.

Bukan Anti-Pembangunan

Maximus menegaskan, penolakan terhadap sejumlah proyek geothermal di Flores kerap disalahartikan sebagai sikap anti-investasi atau anti-pembangunan. Padahal, menurutnya, masyarakat tidak pernah menolak kebutuhan akan energi maupun listrik.

“Yang ditolak bukan energi bersih, melainkan model pembangunan yang dianggap mengorbankan masyarakat lokal demi memenuhi target nasional,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa sikap serupa juga telah disampaikan para uskup di Provinsi Gerejawi Ende yang menyatakan keberatan terhadap pengembangan geothermal di Flores. Menurutnya, Gereja Katolik tidak menolak energi terbarukan, tetapi meminta agar pembangunan tidak mengancam tanah, sumber air, pertanian, budaya, dan keberlangsungan hidup masyarakat.

Transisi Energi Harus Berkeadilan

Maximus menilai konsep Just Energy Transition atau transisi energi yang berkeadilan harus menjadi pijakan utama pemerintah. Menurutnya, energi dapat disebut bersih dari sisi emisi karbon, tetapi belum tentu adil apabila proses pembangunannya menyebabkan hilangnya lahan pertanian, terganggunya sumber air, atau memicu konflik sosial.

“Pembangunan tidak cukup diukur dari berapa megawatt listrik yang dihasilkan. Yang lebih penting adalah siapa yang memperoleh manfaat, siapa yang menanggung risiko, dan apakah masyarakat benar-benar dilibatkan dalam pengambilan keputusan,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun kembali kepercayaan publik melalui transparansi, terutama dengan mengevaluasi pengalaman pengembangan geothermal di Mataloko yang hingga kini masih menjadi rujukan masyarakat dalam menyikapi proyek-proyek serupa.

Menurutnya, sebelum memperluas proyek geothermal, pemerintah perlu menjelaskan secara terbuka hasil evaluasi terhadap dampak yang pernah muncul serta langkah-langkah mitigasi yang telah dilakukan.

Alternatif Energi Terbarukan

Selain geothermal, Maximus berpandangan Flores memiliki potensi energi terbarukan lain yang layak dikembangkan, seperti tenaga surya, angin, mikrohidro, biomassa, hingga energi arus laut.

Ia mengusulkan pembangunan sistem energi yang lebih terdesentralisasi dengan memadukan berbagai sumber energi sesuai karakteristik masing-masing wilayah. Pendekatan tersebut dinilai lebih ramah lingkungan, memperluas partisipasi masyarakat, serta meminimalkan risiko ekologis dan konflik sosial.

“Flores sesungguhnya tidak kekurangan pilihan. Yang dibutuhkan adalah keberanian memilih model pembangunan yang lebih menghormati manusia dan alam,” ujarnya.

Pembangunan Harus Menghormati Martabat Manusia

Dalam pandangannya, pembangunan yang demokratis tidak cukup hanya mengantongi izin administratif, tetapi juga harus memperoleh legitimasi sosial dari masyarakat yang terdampak langsung.

Ia mengingatkan bahwa Konstitusi menjamin hak setiap warga negara atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, sekaligus menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Sejarah kelak tidak hanya mencatat berapa banyak pembangkit listrik yang dibangun atau berapa besar emisi karbon yang berhasil dikurangi. Sejarah juga akan bertanya apakah pembangunan itu menghormati manusia, menjaga mata air, melindungi tanah pertanian, dan mempertahankan kebudayaan yang diwariskan kepada generasi berikutnya,” tegasnya.

Menutup tulisannya, Maximus kembali menegaskan bahwa masyarakat Flores tidak sedang menolak agenda transisi energi nasional.

“Flores tidak menolak energi bersih. Flores sedang mengingatkan Indonesia bahwa energi yang benar-benar bersih adalah energi yang lahir dari keadilan,” pungkasnya.

Previous Post

Dibocorkan Kuasa Hukum Hera, Erin Wartia Akan Diperiksa atas Kasus Dugaan Penganiayaan pada Kamis 6 Agustus

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

Dibocorkan Kuasa Hukum Hera, Erin Wartia Akan Diperiksa atas Kasus Dugaan Penganiayaan pada Kamis 6 Agustus
Hukum

Dibocorkan Kuasa Hukum Hera, Erin Wartia Akan Diperiksa atas Kasus Dugaan Penganiayaan pada Kamis 6 Agustus

by Muhammad Dimas Aditya
Agustus 4, 2026
0

Jakarta - Kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan mantan asisten rumah tangga (ART) bernama Herawati terus bergulir. Kini, mantan majikan Hera,...

Read more

ASICS Community Slam 2026 Kembali Hadir Ajak Masyarakat untuk Lebih Aktif Bergerak melalui Tenis dan Padel

Agustus 3, 2026

KEPALA KSP JENDERAL DUDUNG MEMIMPIN PELUNCURAN BUKU DAN DISKUSI UNDANG-UNDANG PEREKONOMIAN NASIONAL

Agustus 3, 2026

Syafrudin Budiman: Wapres Gibran Harus Maksimalkan Kewenangan Otsus Papua, Wujudkan Kesejahteraan di Bumi Cenderawasih

Agustus 3, 2026

Kelurahan Dukuh Perketat Pengawasan Lokasi Penumpukan Sampah Liar Usai Kebakaran

Agustus 2, 2026

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H* Saatnya Membahagiakan Anak Yatim

Agustus 2, 2026

Discussion about this post

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

Februari 13, 2025

Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

November 6, 2023

Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

November 21, 2023
Peredaran Sabu Dipematang Bandar Semangkin Marak,Diduga Ada Oknum APH Trima Stabil Dari Para Bandar

Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

Januari 29, 2025

Terkait Penampungan CPO Tanpa Ijin Dibatu 10,Ini Kata Kapolres Tebingtinggi

0
Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

Presiden PKS Ingatkan DPR Jangan jadi Tukang Stempel

0

Uji Ketangkasan Giur Pengunjung Pasar Malam Tebingtinggi

0

Kabar BBM ( Bahan Bakar Minyak) Naik Adalah Hoax

0

Komisi Keadilan Keuskupan Agung Ende: Flores Tidak Menolak Energi Bersih, tetapi Menuntut Keadilan

Agustus 4, 2026
Dibocorkan Kuasa Hukum Hera, Erin Wartia Akan Diperiksa atas Kasus Dugaan Penganiayaan pada Kamis 6 Agustus

Dibocorkan Kuasa Hukum Hera, Erin Wartia Akan Diperiksa atas Kasus Dugaan Penganiayaan pada Kamis 6 Agustus

Agustus 4, 2026
Kapolda Banten Pimpin Pelepasan Kontingen E-Sport Polda Banten untuk Kapolri Cup 2026

Kapolda Banten Pimpin Pelepasan Kontingen E-Sport Polda Banten untuk Kapolri Cup 2026

Agustus 4, 2026
Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga Korban TPPO dari Libya, Pastikan Perlindungan dan Pemulihan Korban

Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga Korban TPPO dari Libya, Pastikan Perlindungan dan Pemulihan Korban

Agustus 4, 2026

Recent News

Komisi Keadilan Keuskupan Agung Ende: Flores Tidak Menolak Energi Bersih, tetapi Menuntut Keadilan

Agustus 4, 2026
Dibocorkan Kuasa Hukum Hera, Erin Wartia Akan Diperiksa atas Kasus Dugaan Penganiayaan pada Kamis 6 Agustus

Dibocorkan Kuasa Hukum Hera, Erin Wartia Akan Diperiksa atas Kasus Dugaan Penganiayaan pada Kamis 6 Agustus

Agustus 4, 2026
Kapolda Banten Pimpin Pelepasan Kontingen E-Sport Polda Banten untuk Kapolri Cup 2026

Kapolda Banten Pimpin Pelepasan Kontingen E-Sport Polda Banten untuk Kapolri Cup 2026

Agustus 4, 2026
Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga Korban TPPO dari Libya, Pastikan Perlindungan dan Pemulihan Korban

Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga Korban TPPO dari Libya, Pastikan Perlindungan dan Pemulihan Korban

Agustus 4, 2026
Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

PT Gerbang Informasi Media

Follow Us

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,417)
  • DPD/DPRD/DPR RI (11)
  • Ekonomi (265)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,162)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (89)
  • Korupsi (51)
  • Kriminal (173)
  • Nasional (602)
  • Olahraga (48)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (103)
  • Politik (113)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,066)
  • TNI/POLRI (78)
  • IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    IGN-CS Jualan Shabu,Perlanaan Jadi Kampung Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua PNS Kominfo Kabupaten Batu Bara Diduga Selingkuh,Pak Kadis Diminta Segera Beri Sangsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pegawai Kominfo Batu Bara Jalin Hubungan Terlarang ,Pak Kadis Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Info Buat Kasnob Polres Simalungun,IGUN CS Masi Jualan Shabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengawas Proyek SLB Negeri 25 Sintang Inisial DM Abaikan Konfirmasi Awak Media

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara